Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    DPR Tetapkan RUU P2SK Jadi UU

    12 Juni 2026

    Pemkot Malang Perketat Zonasi Hadapi Kekurangan Siswa, Belum Ada Rencana Penggabungan

    12 Juni 2026

    Motor listrik MBG menumpuk di Bogor, vendor dan harga jadi sorotan

    12 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 12 Juni 2026
    Trending
    • DPR Tetapkan RUU P2SK Jadi UU
    • Pemkot Malang Perketat Zonasi Hadapi Kekurangan Siswa, Belum Ada Rencana Penggabungan
    • Motor listrik MBG menumpuk di Bogor, vendor dan harga jadi sorotan
    • Berita Terkini: BBM Campur Bioetanol E5, VinFast Viper, dan CFMoto 150SC-F
    • Jadwal Kapal Pelni KM Tidar 8-25 Juni: Surabaya-Kupang, Tiket Diskon 30%
    • Mengapa Uang di ATM Menghilang? Ini Penyebab dan Solusinya
    • Eks Kapolda Diperiksa Propam Terkait Kasus Tambang Aseng
    • Makna Hadis Iman yang Tidak Pernah Usang, Cara Menghidupkannya Kembali
    • Daftar 144 Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan
    • 5 Perbedaan Natrium dan Garam yang Sering Disalahpahami, Wajib Diketahui!
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Laba Telkom Anjlok 20% Jadi Rp17,8 Triliun

    Laba Telkom Anjlok 20% Jadi Rp17,8 Triliun

    adm_imradm_imr14 Mei 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), salah satu emiten BUMN, mencatatkan kinerja yang kurang menggembirakan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2025, laba perseroan mencapai Rp 17,81 triliun. Angka ini menurun sebesar 20,48% secara tahunan (year on year) dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu Rp 22,40 triliun.

    Total pendapatan perusahaan juga tercatat turun menjadi Rp 146,74 triliun pada 2025, turun 2,15% dibandingkan Rp 149,96 triliun pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, total beban usaha meningkat menjadi Rp 112,09 triliun dari Rp 108,51 triliun pada 2024. Kenaikan beban tersebut menyebabkan penurunan laba usaha menjadi Rp 34,64 triliun, turun dari Rp 41,45 triliun pada tahun sebelumnya.

    Secara kuartalan, pendapatan Telkom pada kuartal keempat 2025 mencapai Rp 37,12 triliun, turun sekitar 1,65% dibandingkan Rp 37,74 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Beban usaha meningkat sebesar 10,11% menjadi Rp 31,65 triliun dari Rp 28,74 triliun. Akibatnya, laba usaha Telkom turun hingga 39,19% menjadi Rp 5,47 triliun pada Q4 2025, dibandingkan Rp 9 triliun pada Q4 2024.

    Laba sebelum pajak juga turun sebesar 41,49% menjadi Rp 4,68 triliun dari Rp 7,99 triliun. Setelah dikurangi beban pajak penghasilan sebesar Rp 817 miliar, laba bersih tahun berjalan Telkom tercatat Rp 3,86 triliun, turun sekitar 40,35% dari Rp 6,47 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Strategi Transformasi dan Perubahan Kebijakan

    Direktur Utama TLKM Dian Siswarini menyatakan bahwa eksekusi strategi transformasi menjadi fokus utama perseroan sejak 2025 melalui program transformasi jangka menengah TLKM 30. Dalam strategi tersebut, Telkom menjalankan empat pilar utama transformasi:

    • Operational & Service Excellence: Memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
    • Streamlining: Penataan portofolio bisnis non-inti untuk meningkatkan efisiensi operasional.
    • Unlocking Value: Penguatan fondasi bisnis infrastruktur digital, khususnya konektivitas fiber.
    • Modus-operandi Shift: Perubahan dari operating holding menjadi strategic holding dengan delayering untuk memperkuat fokus bisnis di empat segmen.

    Selain itu, Telkom melakukan penyelarasan kebijakan akuntansi sebagai tindak lanjut agenda total governance reset yang diamanatkan Danantara Indonesia. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi penyajian laporan keuangan dan memastikan prinsip yang digunakan dalam menentukan satuan masa manfaat dan klasifikasi aset menjadi lebih tepat.

    Kinerja Segmen Bisnis

    Di segmen B2C, layanan mobile dan fixed broadband masih menjadi kontributor utama pendapatan. Melalui PT Telekomunikasi Selular, perseroan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 109,2 triliun sepanjang 2025. Pertumbuhan trafik data sebesar 15% yoy dan pemulihan positif ARPU sejak paruh kedua 2025 menjadi faktor utama.

    Pada segmen B2B Infrastructure, TelkomGroup terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital nasional melalui jaringan backbone serat optik sepanjang lebih dari 210 ribu kilometer. Pendapatan dari segmen ini tercatat sebesar Rp 8,9 triliun atau tumbuh 9,2% yoy.

    Sementara itu, bisnis menara telekomunikasi dan Fiber-to-the-Tower (FTTT) milik PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk mencatat pendapatan Rp 9,5 triliun dengan net income margin 22,2% dan EBITDA margin 82,2%. Mitratel menjadi perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara.

    Pada bisnis Wholesale & International Service, perseroan mencatat pendapatan Rp10,7 triliun. Hingga kini, TelkomGroup melalui Telin telah tergabung dalam 27 sistem kabel laut internasional.

    Segmen B2B ICT membukukan pendapatan sebesar Rp 15,3 triliun yang berasal dari bisnis konektivitas, managed solution, dan digital. Untuk mendukung pengembangan bisnis, TelkomGroup merealisasikan belanja modal (capex) sebesar Rp 27,5 triliun sepanjang 2025 atau setara 18,8% dari total pendapatan. Sebanyak 93% capex dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur segmen B2C, B2B Infrastructure, dan internasional.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Mengapa Uang di ATM Menghilang? Ini Penyebab dan Solusinya

    By adm_imr12 Juni 20261 Views

    Prospek IHSG Terus Tertekan, Saham Ini Layak Diperhatikan

    By adm_imr12 Juni 20261 Views

    PSN Wanam Papua Selatan Jadi Penopang Ketahanan Pangan dan Penggerak Ekonomi

    By adm_imr12 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    DPR Tetapkan RUU P2SK Jadi UU

    12 Juni 2026

    Pemkot Malang Perketat Zonasi Hadapi Kekurangan Siswa, Belum Ada Rencana Penggabungan

    12 Juni 2026

    Motor listrik MBG menumpuk di Bogor, vendor dan harga jadi sorotan

    12 Juni 2026

    Berita Terkini: BBM Campur Bioetanol E5, VinFast Viper, dan CFMoto 150SC-F

    12 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?