Kehidupan dan Perjalanan Karier Bhanad Shofa Kurniawan, Kepala Rutan Klas IA Solo
Bhanad Shofa Kurniawan adalah sosok yang tak pernah menyangka akan kembali ke kampung halamannya setelah berbagai pengalaman di lembaga permasyarakatan. Pria asal Solo ini kini menjabat sebagai Kepala Rutan Klas IA Solo, sebuah posisi yang ia rasa sangat bermakna baginya.
Awal Mula Karier di Lembaga Permasyarakatan
Awal karier Bhanad dimulai saat ia lulus dari SMA Batik 1 Solo pada tahun 2006. Tanpa ingin memberatkan orangtuanya, ia memilih untuk mendaftar ke Akademi Ilmu Permasyarakatan (AKIP) Kota Depok, Jawa Barat. Dengan niat untuk melanjutkan pendidikan tanpa membebani keluarga, langkah kecil ini akhirnya membawanya ke jalur yang penuh tantangan dan pengalaman berharga.
Pada tahun 2009, Bhanad resmi bergabung dengan Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (Kemenimpas). Di awal masa kerjanya, ia mengaku tidak pernah membayangkan bahwa dirinya akan bekerja di lembaga yang terkenal dengan dinamika dan tantangannya.
Pengalaman Berat di Nusakambangan
Salah satu pengalaman paling berkesan dalam karier Bhanad adalah saat ia ditugaskan ke Nusakambangan. Ia menghabiskan waktu sekitar satu tahun enam bulan di sana, tempat yang dikenal memiliki kondisi yang berbeda dibandingkan lapas atau rutan lainnya.
Di Nusakambangan, Bhanad mengalami banyak hal yang tidak biasa. Misalnya, ia dan rekan-rekannya sering tidur di Poliklinik Batu, tempat jenazah narapidana dipandikan setelah dieksekusi hukuman. Pengalaman seperti ini membuatnya merasa lebih dewasa dan belajar untuk menghadapi tantangan hidup secara langsung.
Konflik Batin dan Perubahan Pandangan
Selain itu, Bhanad juga mengalami konflik batin ketika pertama kali bertugas di lembaga permasyarakatan. Ia merasa sulit untuk memahami tugasnya sebagai petugas yang harus membina para narapidana. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mulai memahami bahwa warga binaan tetap manusia yang memiliki perasaan dan keinginan untuk bersatu dengan keluarga.
Momen-momen seperti kunjungan keluarga yang terpisah oleh hukuman menjadi pengalaman yang menyentuh hatinya. Hal ini memperkuat tekadnya untuk memberikan sentuhan humanis dalam pekerjaannya.
Harapan untuk Bertugas di Solo
Sejak awal, Bhanad selalu berharap bisa kembali ke Solo, kota kelahirannya. Ia mengatakan bahwa keinginan ini muncul karena ia ingin memberikan pendekatan budaya kepada warga binaan. Bahkan, ia sering berdoa saat melewati jalan Slamet Riyadi, salah satu jalan utama di Solo, agar bisa ditugaskan di Rutan Klas I Solo.
Keinginan ini akhirnya terwujud ketika ia ditunjuk sebagai Kepala Rutan Klas I Solo pada tahun 2025. Ini merupakan pencapaian besar bagi Bhanad, yang telah melewati berbagai tahap karier sebelumnya.
Riwayat Jabatan Bhanad Shofa Kurniawan
Berikut adalah riwayat jabatan Bhanad Shofa Kurniawan:
- Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Bogor (2016-2018).
- Kepala Subseksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik, Lembaga Permasyarakatan Kelas IIB Sukabumi (2018-2020).
- Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Lembaga Permasyarakatan Kelas IIB Sukabumi (2020)
- Kepala Subseksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik, Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Bogor (2020-2021).
- Kepala Lapas, Lembaga Permasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang (2021-2023).
- Kepala Rutan, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli (2023-2025).
- Kepala Rutan, Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta (2025-sekarang).
Perjalanan karier Bhanad Shofa Kurniawan menunjukkan betapa pentingnya semangat, ketekunan, dan keinginan untuk memberikan dampak positif bagi sesama. Dari pengalaman di Nusakambangan hingga kembali ke kampung halaman, ia terus belajar dan berkembang sebagai abdi negara yang berkomitmen untuk memperbaiki kehidupan warga binaan.






