Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jadwal Kapal Pelni KM Labobar Mei-Juni 2026, Terdekat Jakarta, Singgah Makassar dan Fakfak

    17 Mei 2026

    Kronologi Penjaga Perumahan di Malang Tewas Usai Lawan Pencuri

    17 Mei 2026

    Pelajar Indonesia Mulai Ketergantungan pada AI: Pakar Pendidikan Ingatkan Dua Sisi yang Perlu Diwaspadai

    17 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 17 Mei 2026
    Trending
    • Jadwal Kapal Pelni KM Labobar Mei-Juni 2026, Terdekat Jakarta, Singgah Makassar dan Fakfak
    • Kronologi Penjaga Perumahan di Malang Tewas Usai Lawan Pencuri
    • Pelajar Indonesia Mulai Ketergantungan pada AI: Pakar Pendidikan Ingatkan Dua Sisi yang Perlu Diwaspadai
    • TNI AL Siapkan Pangkalan Kapal Induk Garibaldi, Mengapa Surabaya Jadi Kandidat Terkuat?
    • Rumor transfer Persebaya musim depan: Pemain asing datang, waktu kedatangan bocor
    • IPMADO Kecewa, Komnas HAM Belum Ungkap Aparat Penembak 8 Warga Dogiyai
    • 200 Nama Bayi Laki-Laki Islami dari A hingga Z
    • Trump sebut gencatan senjata dengan Iran dalam bahaya, harga minyak melonjak
    • Jateng Percepat Penanganan Sampah, Semarang Raya Jadi Proyek Pertama Pengolahan Sampah Jadi Listrik
    • Jika Suka Teh Daripada Kopi, Ini 9 Ciri Kepribadian Anda Menurut Psikologi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»IPMADO Kecewa, Komnas HAM Belum Ungkap Aparat Penembak 8 Warga Dogiyai

    IPMADO Kecewa, Komnas HAM Belum Ungkap Aparat Penembak 8 Warga Dogiyai

    adm_imradm_imr17 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Aksi Mahasiswa Dogiyai untuk Tuntutan Keadilan dan Perlindungan HAM

    Mahasiswa asal Kabupaten Dogiyai di Kota Jayapura, Provinsi Papua, kembali menggelar aksi mimbar bebas sebagai bentuk protes terhadap dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi di wilayah tersebut. Aksi ini dilakukan di Lingkaran Abepura, Senin (11/5/2026), dengan diikuti oleh puluhan mahasiswa yang membawa poster dan menyampaikan orasi secara bergantian.

    Aksi ini menjadi bentuk tuntutan agar pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta lembaga penegak HAM memberikan perhatian serius terhadap situasi keamanan dan kemanusiaan di Papua, khususnya di Dogiyai. Koordinator Lapangan Umum IPMADO, Fredi Pigai, menjelaskan bahwa aksi tidak hanya berlangsung di Jayapura, tetapi juga digelar secara serentak di sejumlah kota studi lainnya di Indonesia.

    Tuntutan Penyelidikan Kasus Kekerasan

    Dalam orasinya, massa menuntut Komnas HAM Republik Indonesia Perwakilan Papua untuk segera menyelidiki dan mengusut tuntas dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Dogiyai, termasuk kasus yang menimpa anggota polisi berinisial JE dan 8 korban lainnya. Fredi menilai hingga saat ini belum ada kejelasan terkait penanganan kasus-kasus tersebut, sehingga menimbulkan kekecewaan dan keresahan di tengah masyarakat maupun mahasiswa asal Dogiyai.

    Tujuan dari aksi ini adalah untuk meminta keadilan atas berbagai kasus kekerasan yang terjadi di Dogiyai dan Papua secara umum. Massa juga meminta pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan kemanusiaan yang masih terjadi di sejumlah daerah di Papua.

    Kekecewaan Terhadap Ketidakhadiran Komnas HAM

    Fredi mengungkapkan kekecewaannya karena pihaknya sebelumnya telah mengirimkan surat pemberitahuan dan permohonan audiensi kepada kantor Komnas HAM RI Perwakilan Papua. Namun, saat aksi berlangsung, tidak ada pihak Komnas HAM yang hadir menemui massa aksi.

    “Kami kecewa karena surat izin dan pemberitahuan sudah diantar sebelumnya untuk menerima aspirasi kami, tetapi mereka tidak hadir. Ini menjadi catatan penting bagi kami,” ujarnya.

    Ketidakhadiran Komnas HAM membuat mahasiswa merasa aspirasi mereka belum mendapat perhatian serius. Karena itu, IPMADO berencana melakukan evaluasi internal dan kembali menggelar aksi lanjutan dalam waktu dekat.

    Masa Depan Aksi dan Harapan Pemerintah

    Menurut Fredi, mahasiswa pelajar Dogiyai akan kembali evaluasi dan menjadwalkan aksi jilid II di Kota Jayapura dengan massa yang lebih besar. Dalam kesempatan itu, mahasiswa juga mendesak pemerintah daerah hingga pemerintah pusat segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan berbagai dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.

    Massa berharap ada langkah konkret dalam penegakan hukum serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat sipil di daerah konflik. Mereka mengecam adanya penembakan di mana-mana, pengungsian warga, penyiksaan, serta hilangnya hak-hak masyarakat adat yang masih terjadi.

    Penembakan terjadi di mana-mana di Tanah Papua, masyarakat mengungsi, ada penyiksaan dan hak-hak masyarakat dirampas. Lalu di mana keadilan di atas tanah ini? Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan semua pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Populer Kaltim: Pria Tewas Usai Jatuh dari Pohon Mangga Saat Perampokan Kurir

    By adm_imr16 Mei 20260 Views

    Rocky Gerung Bela Nadiem, JPU Serang Balik Soal Tim Eksternal dan Harta Rp4,8 Triliun

    By adm_imr16 Mei 20263 Views

    Operasikan Satelit N5, PSN Dukung Pembangunan Bandara Antariksa di Biak

    By adm_imr16 Mei 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jadwal Kapal Pelni KM Labobar Mei-Juni 2026, Terdekat Jakarta, Singgah Makassar dan Fakfak

    17 Mei 2026

    Kronologi Penjaga Perumahan di Malang Tewas Usai Lawan Pencuri

    17 Mei 2026

    Pelajar Indonesia Mulai Ketergantungan pada AI: Pakar Pendidikan Ingatkan Dua Sisi yang Perlu Diwaspadai

    17 Mei 2026

    TNI AL Siapkan Pangkalan Kapal Induk Garibaldi, Mengapa Surabaya Jadi Kandidat Terkuat?

    17 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?