12 Keutamaan Membaca, Mempelajari, Memahami, Melaksanakan dan Mensyiarkan Al Quran
Membaca Al Quran tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga memahami maknanya, mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menyebarkannya kepada orang lain. Dalam hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam disebutkan bahwa siapa yang tidak memiliki bacaan Al Quran dalam dirinya, maka ia seperti rumah yang roboh. Inilah alasan mengapa pentingnya membaca dan mempelajari Al Quran setiap hari.
Berikut adalah 12 keutamaan yang dapat diperoleh dari membaca, mempelajari, memahami, melaksanakan dan mensyiarkan isi Al Quran:
1. Menjadi Manusia Terbaik
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Quran dan mengamalkannya.” (HR. Bukhari).
Siapa yang tidak ingin menjadi manusia terbaik? Kategori ini bukan ditentukan oleh manusia, melainkan oleh Dzat yang menguasai seluruh makhluk. Dengan mempelajari dan mengamalkan Al Quran, seseorang akan mendapatkan predikat sebagai manusia terbaik di mata Allah.
2. Mendapat Pahala Berlipat Ganda
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.” (HR. Tirmidzi).
Semakin dalam pemahaman seseorang terhadap Al Quran, semakin besar pula pahala yang akan diperoleh. Membaca terjemahan Al Quran juga bisa menjadi cara untuk memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman.
3. Mendapat Kebersamaan Hidup Dengan Para Malaikat Yang Suci Dan Mulia
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Perumpamaan orang yang membaca Al Quran sedang ia hafal, dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia. Sedangkan perumpamaan orang yang membaca Al Quran sedang ia senantiasa mengamalkan maka baginya dua pahala.” (Muttafaqun ‘alaih).
Dengan membaca dan mengamalkan Al Quran, seseorang akan ditemani oleh para malaikat yang suci dan mulia.
4. Orang Tuanya Dipakaikan Mahkota Cahaya Kelak Di Hari Kiamat
“Siapa saja membaca Al Quran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orang tuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya dan sinarnya bagaikan sinar matahari.” (HR. Hakim).
Ini merupakan bentuk bakti yang tinggi dari seorang anak pada kedua orang tuanya. Meski di dunia ia tidak bisa membalas kebaikan orang tua, di akhirat ia akan mendapatkan balasan yang lebih mulia.
5. Mendapat Syafa’at Di Akhirat
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Bacalah Al Quran karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada para ahlinya.” (HR. Muslim).
Syafa’at atau pertolongan dari adzab Allah sangat diperlukan oleh setiap manusia. Maka jangan sia-siakan kesempatan untuk mendapatkan syafa’at ini saat masih ada waktu di dunia ini.
6. Dibanggakan Oleh Allah Di Depan Para Makhluk Lainnya
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah Subhanahu Wa Ta’ala, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah di hadapan para makhluk dan di sisi-Nya.” (HR. Abu Dawud).
Orang-orang yang membaca dan mengkaji Al Quran akan diberi ketenangan dan curahan rahmat dari Allah.
7. Mendapat Ketentraman Hati Dan Curahan Rahmat
Seperti yang disebutkan dalam hadits nomor 6 di atas, orang-orang yang membaca dan mengkaji kitab-Nya akan dilimpahi ketenangan dan curahan rahmat.
Di tengah dunia yang serba panas dan penuh tekanan, ketentraman hati merupakan anugerah yang tak ternilai. Para pembaca dan pengamal Al Quran akan selalu merasa tenang dan damai.
8. Mendapat Kesembuhan Dari Penyakit
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Hendaknya kamu menggunakan kedua obat-obatan; Madu dan Al Quran.” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Mas’ud).
Al Quran juga bisa menjadi obat bagi berbagai penyakit, baik secara fisik maupun spiritual.
9. Memperoleh Kedudukan Yang Tinggi Dalam Surga
Bersabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam: “Dikatakan kepada pembaca Al Quran: ‘Bacalah (Al Quran), naiklah (pada derajat-derajat surga) dan bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membacanya dengan tartil di dunia. Sesungguhnya kedudukan derajatmu sehingga kadar akhir ayat yang engkau baca.’” (HR. Ahmad).
Dengan membaca Al Quran dengan tartil, seseorang akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di surga.
10. Orang Yang Membaca Al Quran Seperti Orang Yang Bersedekah
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Orang yang membaca Al Quran terang-terangan seperti orang yang bersedekah terang-terangan. Orang yang membaca Al Quran secara tersembunyi seperti orang yang bersedekah secara sembunyi.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’i).
Membaca Al Quran memiliki nilai yang sama dengan sedekah, baik secara terbuka maupun tertutup.
11. Dikeluarkan Dari Kegelapan
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah dan Al Quran sesungguhnya ia adalah cahaya kegelapan, petunjuk di siang hari maka bacalah dengan sungguh-sungguh.” (HR. Baihaqi).
Dikeluarkan dari kegelapan menuju cahaya adalah nikmat yang sangat besar. Dengan membaca Al Quran, seseorang akan terlepas dari kesesatan dan mendapatkan hidayah.
12. Menjadi Bagian Dari Keluarga Allah
Sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam: “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia. Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ditanya: ’Siapa mereka wahai Rasulullah?’ Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjawab: ’Mereka adalah Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Dengan membaca dan mengamalkan Al Quran, seseorang akan menjadi bagian dari keluarga Allah.





