Perjalanan panjang Liga TopSkor (LTS) Greater Jakarta 2026 akhirnya mencapai puncaknya. Empat laga final kategori U-13, U-14, U-15, dan U-16 menjadi penutup kompetisi pembinaan usia muda terbesar di Indonesia tersebut di Lapangan GSport Jagorawi Soccer Arena, Kabupaten Bogor, Minggu (21/6/2026). Partai final ini melengkapi rangkaian pertandingan penentuan juara yang sebagian telah digelar pekan lalu.
Skala Kompetisi yang Luas
Sepanjang musim 2026, LTS Jakarta mempertandingkan delapan kelompok usia mulai dari U-10 hingga U-17 dengan melibatkan ratusan tim dan ribuan pemain muda dari berbagai daerah. Meski mengusung nama Greater Jakarta, kompetisi ini tidak hanya diikuti tim-tim dari Jabodetabek. Sejumlah peserta juga datang dari Bandung, Cianjur, Karawang, Purwakarta, Sukabumi hingga Serang, menjadikan LTS sebagai salah satu ajang pembinaan usia muda paling kompetitif di Tanah Air.
Sejak kick-off pada 11 Januari 2026, sebanyak 297 tim ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung selama enam bulan tersebut. Kompetisi digelar dengan format liga dan terbagi dalam dua kasta, yakni LTS 1 dan LTS 2. Berdasarkan data penyelenggara, LTS Greater Jakarta musim ini melibatkan 7.412 pemain dan 1.233 ofisial. Sementara jumlah pertandingan yang digelar mencapai 2.477 laga di seluruh kategori usia, sebuah angka yang menegaskan besarnya skala kompetisi tersebut.
Tak berlebihan jika LTS Jakarta disebut sebagai regional terbesar dalam jaringan nasional. Pada musim 2026, kompetisi serupa juga berlangsung di 32 kota lainnya di Indonesia. Para juara regional nantinya akan bertemu dalam putaran LTS Nasional yang digelar di Bogor pada Juli hingga Agustus mendatang.
Apresiasi atas Kepedulian Semua Pihak
Direktur LTS, M. Yusuf Kurniawan atau yang akrab disapa Bung Yuke, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi musim ini. “Saya dan seluruh panitia LTS Greater Jakarta 2026 sangat mengapresiasi seluruh pemain, pelatih, ofisial, orang tua, tim, dan perangkat pertandingan sehingga kompetisi bisa berjalan dengan baik dan lancar,” kata Yuke.
Menurutnya, LTS bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan dan pencarian bakat bagi pemain-pemain muda Indonesia. “Banyak alumni LTS yang saat ini bisa berkontribusi untuk tim nasional dan beberapa di antaranya hadir dalam final musim ini,” ujarnya.
Alumni LTS yang Mengukir Prestasi
Momen puncak LTS Greater Jakarta 2026 semakin istimewa dengan kehadiran tiga alumni yang kini memperkuat Timnas Indonesia, yakni Alfharezzi Buffon, Dafa Al Gasemi, dan Al Gazani Dwi Sugandi. Buffon yang kini menjadi bagian dari Timnas U-23 Indonesia pernah mengawali perjalanannya di LTS bersama SSB Maesa Cijantung dan Bina Sentra. Sementara Dafa Al Gasemi, penjaga gawang Timnas U-20 Indonesia, merupakan alumni ASAD Purwakarta. Adapun Al Gazani Dwi Sugandi yang juga memperkuat Timnas U-20 Indonesia merupakan jebolan SSB FIFA Farmel Tangerang.
Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa LTS mampu menjadi jembatan bagi pemain muda untuk menembus level tertinggi sepak bola Indonesia. “Menurut saya ini sangat bagus sebagai wadah bagi para pemain muda untuk berkembang. Kita tahu kualitas LTS sangat baik dalam pembinaan pemain usia muda. Jadi bagi saya, ini sangat baik untuk jenjang karier mereka ke depan,” ujar Buffon.
Senada dengan Buffon, Al Gazani menilai intensitas pertandingan yang tinggi menjadi salah satu keunggulan LTS dalam membentuk pemain muda. “Saya senang melihat kegiatan seperti ini karena pemain muda membutuhkan banyak pengalaman bertanding. Apalagi di LTS mereka bermain hampir setiap minggu. Itu sangat baik untuk proses perkembangan mereka,” kata Al Gazani.
Dafa Al Gasemi bahkan mengaku perjalanan kariernya hingga menembus tim nasional tidak lepas dari pengalaman berkompetisi di LTS. “Tentunya ini sangat bagus untuk pemain-pemain muda. Saya sendiri bisa bermain di tim nasional salah satunya karena pernah berproses dan bermain di LTS. Jadi kompetisi ini sangat membantu perkembangan pemain muda Indonesia,” ujar Dafa.
Selain ketiga pemain tim nasional tersebut, final Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 juga dihadiri Asisten Pelatih Timnas U-20 Indonesia, Tomi Haryanto.
Hasil Final LTS Greater Jakarta 2026
Kategori Usia U-13
Perebutan 3-4: ASSA BAFO 0-0 (4-3) Young Warrior
Final: Binna Banua 0–1 ASIOP
Kategori Usia U-14
Perebutan 3-4: ASIOP 5-0 Diklat ISA
Final 1-2: Binna Banua 1-1 (2-4) Jakarta Academy Soccer
Kategori Usia U-15
Perebutan 3-4: ASIOP 1-1 (3-5) Tajimalela Biru
Final: ASIANA 3-0 Binna Banua
Kategori Usia U-16
Perebutan 3-4: Serang City 0-2 Bimba
Final: Farmel 3-1 Binna Banua







