Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Bakorwil Malang Perkenalkan DNA Baru untuk Kembangkan Selatan Jawa Timur

    24 Juni 2026

    Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Ketenagakerjaan, Dukung Siapa di 2024?

    24 Juni 2026

    Rencana Rebut Hak Asuh Anak, Ruben Onsu Sebut Lingkungan Sarwendah Tidak Aman

    24 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 24 Juni 2026
    Trending
    • Bakorwil Malang Perkenalkan DNA Baru untuk Kembangkan Selatan Jawa Timur
    • Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Ketenagakerjaan, Dukung Siapa di 2024?
    • Rencana Rebut Hak Asuh Anak, Ruben Onsu Sebut Lingkungan Sarwendah Tidak Aman
    • Kinerja dan Produktivitas PG Ngadiredjo Kediri Dapat Pujian dari Ketua Komisi VI DPR RI
    • Revolusi Hijau 4.0: Teknologi Pertanian Membawa Perubahan di Pemalang
    • Kasus Silmy Karim: Aliran Dana Rp366,7 Miliar Terungkap, Ketua ILAJ Minta KPK Gunakan TPPU
    • Sambut Hari Asyura, Khutbah Jumat Muharram 1448 H Penuh Makna
    • 10 Hal yang Harus Dihindari Sebelum Tidur untuk Tidur Lebih Nyenyak
    • Dukung Budaya Kopi Jakarta, MILKLAB Kolaborasi dengan Kafe Independen via Program Café Hopping
    • Pemadaman Listrik Sukoharjo-Karanganyar Paksa Pengusaha Fotokopi Tolak Pelanggan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»AI Masuk Medan Perang Grok Elon Musk, Bantu AS Serang Iran

    AI Masuk Medan Perang Grok Elon Musk, Bantu AS Serang Iran

    adm_imradm_imr24 Juni 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penggunaan AI dalam Operasi Militer AS: Kontroversi dan Kekhawatiran Global

    Penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam operasi militer AS telah menjadi topik yang memicu perdebatan luas, terutama setelah munculnya informasi bahwa AI Grok, milik Elon Musk, digunakan dalam operasi terhadap Iran. Meskipun Pentagon mengklaim bahwa AI tidak secara langsung menentukan target serangan, penggunaannya tetap menjadi sorotan karena potensi risiko yang muncul dari kesalahan penargetan.

    Grok Masuk Sistem Rahasia Militer AS

    Grok, chatbot AI generatif yang dikembangkan oleh xAI, telah masuk ke dalam sistem rahasia militer Amerika Serikat. Dalam dokumen pengadilan, Kepala Digital dan Kecerdasan Buatan Pentagon, Cameron Stanley, menyatakan bahwa teknologi ini menjadi bagian penting dari sistem keamanan nasional. Grok digunakan bersama dengan sistem AI lain, seperti Maven Smart System, untuk mendukung operasi penargetan militer yang melibatkan ribuan amunisi dan target dalam waktu singkat.

    Teknologi ini disebut membantu mengidentifikasi lokasi yang menjadi prioritas militer, meski tidak bertanggung jawab atas penentuan target akhir. Namun, penggunaannya tetap memicu kekhawatiran, terutama setelah laporan tentang serangan terhadap sebuah sekolah perempuan di Minab, Iran, yang menewaskan sedikitnya 175 orang, sebagian besar anak-anak.

    AI dalam Keamanan Nasional

    Pentagon menegaskan bahwa penggunaan AI seperti Grok sangat penting dalam mempertahankan keunggulan teknologi AS di tengah persaingan global. Menurut Cameron Stanley, pusat data yang mendukung sistem AI militer memiliki posisi strategis karena dapat membantu pemerintah menghadapi konflik bersenjata maupun situasi darurat nasional.

    Namun, gugatan terhadap perusahaan xAI yang diajukan oleh organisasi hak sipil NAACP mencoba membatasi penggunaan teknologi tersebut. Gugatan ini menuduh bahwa fasilitas AI xAI mengoperasikan puluhan turbin berbahan bakar gas tanpa izin lingkungan. Meski begitu, pemerintah AS meminta pengadilan menolak gugatan tersebut dengan alasan kepentingan pertahanan nasional.

    Kontroversi Penggunaan AI dalam Perang

    Di tengah kontroversi itu, banyak politikus AS mulai mendorong aturan ketat terkait penggunaan AI dalam operasi militer. Salah satu usulan datang dari Senator Kirsten Gillibrand, yang mengajukan rancangan undang-undang agar keputusan militer tetap berada di tangan manusia. Ia juga mengusulkan larangan penggunaan AI dalam sistem senjata nuklir, pengawasan domestik, hingga senjata otonom yang dapat menyerang target tanpa campur tangan manusia.

    “Keputusan yang menyangkut nyawa manusia dan keamanan nasional harus tetap dibuat oleh manusia, bukan mesin,” ujar Gillibrand. Ia menilai perkembangan teknologi AI tanpa pengawasan yang jelas berpotensi menimbulkan konsekuensi berbahaya bagi keamanan global dan keselamatan warga sipil.

    Analis keamanan dan kelompok hak asasi manusia menduga bahwa sistem AI yang digunakan Pentagon ikut berperan dalam kesalahan identifikasi target. Mereka menilai penggunaan sistem berbasis AI dalam peperangan memiliki risiko tinggi jika tidak dibarengi pengawasan manusia yang ketat serta proses verifikasi berlapis sebelum serangan dilakukan.

    Tantangan dan Kebutuhan Regulasi Internasional

    Kekhawatiran serupa juga diungkap oleh pengamat teknologi dan keamanan internasional. Mereka menilai bahwa meskipun AI mampu mempercepat analisis militer dan membantu pengambilan keputusan di medan perang, teknologi ini juga dinilai dapat memunculkan risiko besar jika terjadi kesalahan sistem atau minim pengawasan manusia.

    Situasi ini membuat banyak pihak mulai mendesak adanya aturan internasional yang lebih ketat terkait penggunaan AI dalam operasi militer. Tujuannya adalah agar tidak memicu jatuhnya korban sipil dalam jumlah besar di masa mendatang.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Harga HP Infinix Terbaru Juni 2026: Hot 70, Note Edge, GT 30

    By adm_imr24 Juni 20261 Views

    Mahasiswa USK Raih Emas di IYBC 2026 dengan Inovasi Hand Cream Berbahan Jamblang dan Nilam

    By adm_imr23 Juni 20261 Views

    Prospek Karir KPI UIN Saizu: Cetak Jurnalis, Humas, Content Creator, dan Dai Digital

    By adm_imr23 Juni 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Bakorwil Malang Perkenalkan DNA Baru untuk Kembangkan Selatan Jawa Timur

    24 Juni 2026

    Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Ketenagakerjaan, Dukung Siapa di 2024?

    24 Juni 2026

    Rencana Rebut Hak Asuh Anak, Ruben Onsu Sebut Lingkungan Sarwendah Tidak Aman

    24 Juni 2026

    Kinerja dan Produktivitas PG Ngadiredjo Kediri Dapat Pujian dari Ketua Komisi VI DPR RI

    24 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?