Ringkasan Berita
Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriyah dan salah satu dari empat bulan suci dalam Islam. Bulan ini dikenal dengan nama Syahrullah (bulan Allah) dan memiliki keberkahan serta kemuliaan yang besar, bukan bulan kesialan seperti yang dipercaya oleh sebagian masyarakat.
Di bulan Muharram, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan saleh, seperti berpuasa (Asyura dan Tasu’a), bersedekah, serta menyantuni anak yatim. Bulan ini juga menjadi momen penting bagi umat Islam untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Dalam kalender Hijriyah, Muharram menjadi awal dari tahun baru, dimulai dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.
Bulan Muharram merupakan salah satu bulan mulia selain Dzulqaidah, Dzulhijjah, dan Rajab. Keistimewaan Muharram terletak pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW yang menjadi awal mula ditetapkannya 1 Muharram sebagai awal tahun Hijriyah. Oleh karena itu, bulan ini memiliki makna penting dalam sejarah Islam dan dianggap sebagai bulan penuh keberkahan.
Keutamaan dan Keistimewaan Bulan Muharram
Bulan Muharram memiliki beberapa keutamaan yang sangat penting untuk dilakukan oleh setiap muslim:
Bulan Suci
Muharram termasuk salah satu dari empat bulan suci dalam Islam, yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rojab. Keempat bulan ini disebut sebagai bulan-bulan haram, yang mana dalam bulan-bulan ini dilarang melakukan tindakan kekerasan atau perang. Ini menunjukkan bahwa Muharram memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT.Bulan Allah
Muharram juga disebut sebagai Syahrullah (bulan Allah). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) yaitu Muharram.”
Hal ini menunjukkan bahwa bulan ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi dalam agama Islam.Peristiwa Hijrah
Muharram menjadi awal dari tahun Hijriyah, yang berawal dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. Peristiwa ini menjadi titik awal baru dalam sejarah Islam dan menjadi dasar penanggalan Hijriyah.Keberkahan dan Kemuliaan
Muharram bukanlah bulan kesialan, melainkan bulan yang penuh keberkahan. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan baik, seperti puasa, sedekah, dan membantu sesama.
Amalan Sunnah di Bulan Muharram
Beberapa amalan sunnah yang bisa dilakukan di bulan Muharram antara lain:
Memperbanyak Puasa Sunnah
Puasa sunnah di bulan Muharram adalah amalan yang sangat utama. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.”Puasa Asyura
Puasa pada tanggal 10 Muharram (disebut Asyura) memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Ia bisa menghapus dosa setahun yang lalu.”Puasa Tasu’a
Puasa pada tanggal 9 Muharram (disebut Tasu’a) juga memiliki keutamaan. Meskipun Nabi Muhammad tidak sempat menjalankannya, para sahabatnya menjalankannya sesuai dengan azam beliau.Memberikan Kelapangan Kepada Keluarga
Memberi kelapangan kepada keluarga, seperti buka bersama atau memberikan hadiah, dapat mendatangkan keberkahan sepanjang tahun.Menyantuni Anak Yatim
Menyantuni anak yatim di hari Asyura memiliki pahala besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Barangsiapa mengusap kepala anak yatim pada hari Asyura, niscaya Allah mengangkat derajatnya pada setiap rambut yang diusapnya.”Bersedekah
Bersedekah di bulan Muharram dapat meluaskan rezeki bagi orang tersebut sepanjang tahun.
Khutbah dan Doa
Khutbah di bulan Muharram sering kali mengingatkan umat Islam akan pentingnya taqwa, keberkahan, dan keistimewaan bulan ini. Doa-doa yang dibacakan biasanya berisi permohonan agar Allah memberikan keberkahan, melindungi dari dosa, dan memberikan kesejahteraan.







