Memasuki 1 Muharram 1448 Hijriah
Umat Islam telah memasuki 1 Muharram 1448 Hijriah atau Tahun Baru Islam 2026 yang jatuh pada 16 Juni 2026. Momen ini menjadi waktu yang tepat untuk introspeksi diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Dalam rangka menyambut bulan Muharram, banyak khatib mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan makna Tahun Baru Hijriah. Khutbah ini diharapkan dapat menginspirasi umat Islam untuk menjadikan Muharram sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih dekat kepada Allah SWT.
Peran Khutbah Jumat dalam Ibadah
Khutbah Jumat merupakan salah satu syarat sah pelaksanaan Salat Jumat. Melalui khutbah, jamaah mendapatkan nasihat dan ajakan untuk memperkuat ketakwaan serta memperbanyak amal. Dalam pelaksanaan Salat Jumat, khutbah menjadi salah satu rukun yang harus dipenuhi agar ibadah tersebut sah. Karena itu, sebelum menunaikan Salat Jumat, jamaah terlebih dahulu mendengarkan khutbah yang berisi nasihat, ajakan untuk meningkatkan ketakwaan, serta pesan-pesan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Peristiwa Penting di Bulan Muharram
Bulan Muharram merupakan bulan yang sangat bersejarah, yang mengingatkan kita akan peristiwa-peristiwa agung. Dalam kitab Tanbiihul Ghaafiliin Syaikh Abu Laits Assamarqandy menyebutkan 10 peristiwa besar yang terjadi pada bulan Muharram. Lima di antaranya adalah:
- Diterimanya taubat Nabi Adam As. dan Siti Hawa setelah beliau berdua berpuluh-puluh tahun memanjatkan doa.
- Alloh mengangkat derajat Nabi Idris As.
- Berlabuhnya kapal Nabi Nuh As. setelah terjadinya banjir bandang yang hampir menenggelamkan seluruh daratan di permukaan bumi.
- Diselamatkannya Nabi Musa As. dari kejaran Raja Fir’aun, dengan terbelahnya air laut yang menjadi jalan bagi Nabi Musa beserta umatnya. Dan ditenggelamkannya Raja Fir’aun beserta bala tentaranya setelah Nabi Musa beserta kaumnya sampai di daerah seberang.
- Nabi Yunus As. bisa keluar dari perut ikan paus. Hal ini diabadikan dalam surat As-Shoffaat ayat 139-146.
Amalan yang Disunnahkan di Bulan Muharram
Sebagai rasa syukur kita, kita bisa mengamalkan beberapa amalan yang disunnahkan dalam bulan Muharram ini. Rasululloh Saw bersabda:
“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah memfardhukan kepada bani Israil, untuk puasa satu hari dalam setahun pada hari ‘Asyura, yaitu hari ke sepuluh dari bulan Muharram. Maka dari itu hendaklah kalian berpuasa ‘Asyura dan lapangkanlah nafkah kalian pada hari itu. Karena sesungguhnya barang siapa yang melapangkan nafkah dirinya dan keluarganya dari hartanya sendiri pada hari ‘Asyura niscaya Allah akan melapangkan rizkinya di sepanjang tahun.”
Selain puasa tanggal 10 Muharram dan melapangkan nafkah, dalam hadits marfu’ (disandarkan) pada Nabi, dari Ibnu Abbas beliau berkata:
“Berpuasalah kalian pada tanggal sembilan dan sepuluh. Dan berbedalah dengan orang Yahudi.”
Kesimpulan
Dengan kita meningkatkan amal kebaikan di bulan yang dimuliakan ini, semoga Alloh berkenan memberikan ridlo kepada kita. Semoga kita diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari hamba-hamba-Nya yang shalih dan masuk ke dalam surga yang indah.






