Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jadwal MotoGP Inggris 2026: Sprint dan Race di Trans7-SPOTV, Jam Tayang Veda Pratama di Moto3

    5 Agustus 2026

    Kebingungan Warga Pondok Ranji dan Cireundeu Saat Mati Lampu di Jam Sibuk

    5 Agustus 2026

    Pemkab Mojokerto Perbaiki Jalan Rusak 1,1 Kilometer Tanggapi Aksi Tanam Pisang Warga

    5 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 6 Agustus 2026
    Trending
    • Jadwal MotoGP Inggris 2026: Sprint dan Race di Trans7-SPOTV, Jam Tayang Veda Pratama di Moto3
    • Kebingungan Warga Pondok Ranji dan Cireundeu Saat Mati Lampu di Jam Sibuk
    • Pemkab Mojokerto Perbaiki Jalan Rusak 1,1 Kilometer Tanggapi Aksi Tanam Pisang Warga
    • Bocoran iPhone 18 Pro dan Pro Max, Ini Prediksi Harganya
    • Pialang Asuransi Ilegal Terus Muncul, Dewan Asuransi: Perlu Perhatian Serius
    • Niat dan Tata Cara Sholat Dzuhur Qobliyah 4 Rakaat dengan 2 Salam
    • 7 tanda kanker darah yang perlu diketahui
    • BGN Umumkan Dugaan Keracunan MBG di SMKN 6 Semarang
    • Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Minggu (2/8)
    • Siapa Affandi? Sang Maestro Seni Lukis di Yogyakarta
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»Keterbatasan Tak Halangi Pelajar Kotim Masuk Hall of Fame AS Melalui Temuan Celah Siber

    Keterbatasan Tak Halangi Pelajar Kotim Masuk Hall of Fame AS Melalui Temuan Celah Siber

    adm_imradm_imr5 Agustus 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perjalanan Seorang Pelajar Daerah yang Mengukir Prestasi di Kancah Global

    Muhammad Wildan Al Ghozali, seorang pelajar asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, berhasil mencatatkan namanya dalam Hall of Fame milik U.S. Department of Education berkat kontribusinya menemukan celah keamanan siber secara etis. Meskipun menghadapi keterbatasan akses dan fasilitas, semangatnya tidak pernah surut. Keberhasilannya ini menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah juga mampu berprestasi hingga tingkat internasional.

    Awal Mula Ketertarikan pada Teknologi

    Minat Wildan terhadap dunia teknologi bermula saat ia duduk di bangku SMP. Awalnya, ia tertarik dengan bermain gim di laptop, lalu mulai mempelajari pemrograman setelah melihat kemampuan temannya. Rasa ingin tahu itu mendorongnya untuk belajar mandiri melalui media sosial, mesin pencari, dan referensi di internet. Tanpa bergabung dengan komunitas atau memiliki pembimbing khusus, kemampuannya terus berkembang hingga akhirnya membuka jasa pembuatan situs web dan mendalami bidang keamanan siber.

    Memahami Dunia Bug Bounty

    Proses penemuan celah keamanan dimulai saat Wildan mengikuti program di platform Bugcrowd, yang mempertemukan organisasi dengan jaringan peneliti keamanan independen dari berbagai negara. Ia menjelaskan bahwa sebelum mencari celah, ia terlebih dahulu mempelajari ruang lingkup domain yang boleh diuji. Setelah itu, ia menggunakan teknik Google Dorking untuk menemukan informasi yang berpotensi mengarah pada kerentanan.

    Dari proses tersebut, Wildan menemukan sebuah berkas yang mengandung data sensitif pada domain yang berkaitan dengan klien di Amerika Serikat. Setelah dianalisis lebih lanjut, ia mengidentifikasi adanya celah bertipe information disclosure atau kebocoran informasi. Kerentanan semacam ini bisa berdampak serius karena memungkinkan pihak lain memperoleh data pribadi yang dapat disalahgunakan untuk rekayasa sosial, pencurian identitas, atau kerugian finansial.

    Proses Pelaporan dan Pengakuan Internasional

    Temuan tersebut kemudian dilaporkannya melalui prosedur resmi. Setelah dilakukan verifikasi oleh pihak terkait, laporan itu dinyatakan valid sehingga namanya dicantumkan dalam halaman Hall of Fame sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi meningkatkan keamanan sistem. Wildan juga sedang mengajukan sertifikat resmi yang akan menjadi bagian dari portofolio ketika ia melanjutkan pendidikan maupun berkarier di bidang keamanan siber.

    Rekam Jejak dan Cita-cita

    Prestasi ini bukanlah keberhasilan pertamanya. Sebelumnya, Wildan telah beberapa kali menemukan celah keamanan pada sejumlah situs di Indonesia, seperti Pemerintah Kabupaten Blitar, Detik.com, Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, hingga situs Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Kerentanan yang ditemukannya beragam, mulai dari kebocoran data pribadi hingga konfigurasi sistem yang dapat diakses publik.

    Di tingkat lokal, Wildan juga pernah diminta membantu memeriksa keamanan laman Kementerian Agama Kotim. Dari pemeriksaan tersebut, ia kembali menemukan beberapa kerentanan yang kemudian dilaporkan agar segera diperbaiki. Baginya, seorang bug hunter bukanlah peretas yang merusak sistem, melainkan pihak yang membantu meningkatkan keamanan digital dengan menemukan kelemahan sebelum dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber.

    Dukungan Keluarga dan Semangat Belajar

    Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor yang memperkuat semangatnya. Sebagai anak keempat dari delapan bersaudara, Wildan mengaku orang tuanya yang bekerja di sektor swasta selalu memberikan motivasi, termasuk memfasilitasi kebutuhan belajar dengan membelikan laptop. “Orang tua, guru, dan teman-teman sangat mendukung. Bahkan setelah mengetahui saya berhasil menemukan celah di situs web luar negeri, orang tua memberi apresiasi berupa tambahan uang saku. Itu menjadi penyemangat untuk terus belajar,” ungkapnya.

    Cita-Cita dan Harapan untuk Generasi Muda

    Ke depan, Wildan bercita-cita menjadi Cybersecurity Analyst dan menargetkan melanjutkan pendidikan di Telkom University atau Binus University. Ia bahkan memiliki impian yang lebih besar, yakni suatu hari dapat menemukan kerentanan pada sistem milik NASA melalui program bug bounty resmi. Ia juga mengajak generasi muda untuk lebih bijak memanfaatkan teknologi dan media sosial. Menurutnya, ancaman kebocoran data dan penyalahgunaan jejak digital semakin besar apabila pengguna tidak memahami pentingnya keamanan informasi.

    “Anak muda harus lebih melek teknologi, lebih berhati-hati menggunakan media sosial, dan menjaga jejak digital. Hal kecil seperti komentar yang buruk atau membagikan data pribadi bisa menjadi pintu masuk berbagai kejahatan siber. Semoga semakin banyak generasi muda yang lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi,” demikian Wildan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Mampukah Anda Membedakan Wajah Nyata dan Buatan AI?

    By adm_imr5 Agustus 20261 Views

    Inovasi Tiongkok ubah pandangan dunia terhadap teknologi masa depan

    By adm_imr5 Agustus 20261 Views

    GIIAS 2026 Torehkan Rekor Dunia, Kompetisi Mekanik Indonesia Masuk Guinness World Records

    By adm_imr5 Agustus 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jadwal MotoGP Inggris 2026: Sprint dan Race di Trans7-SPOTV, Jam Tayang Veda Pratama di Moto3

    5 Agustus 2026

    Kebingungan Warga Pondok Ranji dan Cireundeu Saat Mati Lampu di Jam Sibuk

    5 Agustus 2026

    Pemkab Mojokerto Perbaiki Jalan Rusak 1,1 Kilometer Tanggapi Aksi Tanam Pisang Warga

    5 Agustus 2026

    Bocoran iPhone 18 Pro dan Pro Max, Ini Prediksi Harganya

    5 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?