Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jadwal MotoGP Inggris 2026: Sprint dan Race di Trans7-SPOTV, Jam Tayang Veda Pratama di Moto3

    5 Agustus 2026

    Kebingungan Warga Pondok Ranji dan Cireundeu Saat Mati Lampu di Jam Sibuk

    5 Agustus 2026

    Pemkab Mojokerto Perbaiki Jalan Rusak 1,1 Kilometer Tanggapi Aksi Tanam Pisang Warga

    5 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 6 Agustus 2026
    Trending
    • Jadwal MotoGP Inggris 2026: Sprint dan Race di Trans7-SPOTV, Jam Tayang Veda Pratama di Moto3
    • Kebingungan Warga Pondok Ranji dan Cireundeu Saat Mati Lampu di Jam Sibuk
    • Pemkab Mojokerto Perbaiki Jalan Rusak 1,1 Kilometer Tanggapi Aksi Tanam Pisang Warga
    • Bocoran iPhone 18 Pro dan Pro Max, Ini Prediksi Harganya
    • Pialang Asuransi Ilegal Terus Muncul, Dewan Asuransi: Perlu Perhatian Serius
    • Niat dan Tata Cara Sholat Dzuhur Qobliyah 4 Rakaat dengan 2 Salam
    • 7 tanda kanker darah yang perlu diketahui
    • BGN Umumkan Dugaan Keracunan MBG di SMKN 6 Semarang
    • Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Minggu (2/8)
    • Siapa Affandi? Sang Maestro Seni Lukis di Yogyakarta
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Tes Darah Baru Deteksi Kanker Kolorektal, Seberapa Akurat?

    Tes Darah Baru Deteksi Kanker Kolorektal, Seberapa Akurat?

    adm_imradm_imr5 Agustus 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perbedaan Kanker Kolorektal dengan Jenis Lain

    Kanker kolorektal memiliki keunikan dibandingkan jenis kanker lainnya. Tidak hanya bisa ditemukan lebih awal, tetapi juga bisa dicegah dengan menemukan dan mengangkat polip prakanker sebelum berubah menjadi kanker. Sayangnya, tidak semua orang menjalani skrining. Kolonoskopi membutuhkan persiapan, waktu, dan prosedur yang invasif. Sementara itu, pemeriksaan tinja lebih sederhana, tetapi sebagian orang enggan mengambil sampel feses. Hambatan ini menjadi salah satu alasan berkembangnya tes darah.

    Pada 27 Juli 2026, FDA Amerika Serikat menyetujui SimpleScreen CRC, sebuah tes darah yang ditujukan untuk orang berusia 45 tahun ke atas dengan risiko rata-rata kanker kolorektal. Ini menjadi tes darah kedua untuk skrining kanker kolorektal yang mendapat persetujuan FDA setelah Shield pada tahun 2024.

    Bagaimana Tes Darah Bisa Menemukan Kanker di Usus?

    Sel-sel dalam tubuh terus-menerus melepaskan fragmen DNA ke aliran darah. Sebagian kecil dari fragmen tersebut pada orang dengan kanker dapat berasal dari tumor, disebut circulating tumor DNA (ctDNA). SimpleScreen CRC tidak hanya mencari satu mutasi kanker, tetapi juga menganalisis pola metilasi DNA pada cell-free DNA (cfDNA) dalam plasma.

    Metilasi adalah perubahan kimia pada DNA yang dapat membantu mengatur apakah gen aktif atau tidak. Pola tertentu dapat berbeda pada sel kanker dibandingkan sel normal. Dalam penelitian PREEMPT CRC, sampel plasma dianalisis menggunakan next-generation sequencing. Model klasifikasi yang telah ditetapkan kemudian membaca pola metilasi CpG dan menghasilkan hasil positif atau negatif. Hasil tes darah dibandingkan dengan kolonoskopi dan pemeriksaan jaringan sebagai standar pembanding.

    Studi prospektif ini merupakan salah satu kekuatan utama bukti SimpleScreen. Sebanyak 48.995 peserta direkrut di lebih dari 200 lokasi. Untuk analisis klinis utama yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA, terdapat 27.010 peserta dengan data yang dapat dievaluasi; seluruhnya merupakan orang tanpa gejala yang menjalani skrining dan berisiko rata-rata. Sebanyak 72 peserta ternyata memiliki kanker kolorektal saat kolonoskopi.

    Dalam data yang digunakan untuk persetujuan FDA dan telah disesuaikan agar lebih mencerminkan distribusi penduduk Amerika Serikat (AS), SimpleScreen CRC memiliki:

    • Sensitivitas kanker kolorektal 81,1 persen.
    • Sensitivitas lesi prakanker lanjut 13,7 persen.
    • Sensitivitas lesi prakanker dengan displasia derajat tinggi 30,7 persen.
    • Spesifisitas 90,4 persen untuk neoplasia kolorektal lanjut.

    Artinya, tes dapat mengenali sekitar 8 dari 10 orang yang sudah memiliki kanker, sementara sekitar 9 dari 10 orang tanpa kanker atau lesi prakanker lanjut memperoleh hasil negatif. Namun, keterbatasan tes ini adalah sekitar 1 dari 5 kanker masih dapat terlewat, dan sebagian besar lesi prakanker lanjut tidak terdeteksi.

    Kelemahan Terbesarnya Justru Menemukan Kanker Sebelum Menjadi Kanker

    Tujuan skrining kanker kolorektal tidak hanya mencari kanker yang sudah muncul, tetapi juga menemukan adenoma atau lesi prakanker lanjut sehingga dapat diangkat sebelum berkembang menjadi kanker. Dalam hal ini, tes darah kurang unggul.

    Dalam analisis di jurnal JAMA yang belum disesuaikan terhadap distribusi usia dan jenis kelamin penduduk AS, SimpleScreen mendeteksi 57 dari 72 kanker, atau 79,2 persen. Namun, dari 2.567 peserta dengan lesi prakanker lanjut, hanya 321 yang mendapat hasil positif—sensitivitas 12,5 persen. Hasil ini bahkan tidak mencapai kriteria keberhasilan sekunder yang telah ditetapkan oleh peneliti.

    Kemampuan menemukan kanker stadium I juga lebih rendah dibanding stadium yang lebih lanjut:

    • Stadium I: 57,1 persen
    • Stadium II: 100 persen
    • Stadium III: 82,4 persen
    • Stadium IV: 100 persen

    Jumlah kasus pada setiap stadium relatif kecil sehingga persentase tersebut memiliki ketidakpastian yang lebar, tetapi polanya memperlihatkan salah satu tantangan utama tes berbasis darah, yaitu tumor atau polip yang masih sangat kecil dapat melepaskan DNA ke aliran darah dalam jumlah yang terlalu sedikit untuk terdeteksi.

    Karena alasan inilah American Cancer Society (ACS) belum menempatkan tes darah sebagai pilihan skrining yang diutamakan. Untuk orang dengan risiko rata-rata, tes tinja yang memiliki sensitivitas tinggi atau pemeriksaan visual seperti kolonoskopi tetap diutamakan. Tes darah dapat menjadi alternatif terutama bagi orang yang menolak atau tidak menyelesaikan metode skrining yang lebih direkomendasikan.

    Hasil Positif Tetap Berarti Harus Kolonoskopi

    SimpleScreen CRC merupakan alat skrining. Jika hasilnya positif, langkah selanjutnya adalah kolonoskopi dan menentukan apakah terdapat kanker atau polip prakanker. Hasil negatif juga tidak berarti risiko nol. Dengan sensitivitas sekitar 81 persen, sebagian kanker dapat menghasilkan hasil negatif palsu. Karena itu, pemeriksaan harus tetap mengikuti jadwal skrining yang direkomendasikan dan gejala yang mencurigakan tidak boleh diabaikan.

    Tes ini juga hanya disetujui FDA untuk skrining orang dengan risiko rata-rata berusia 45 tahun ke atas, bukan pengganti kolonoskopi diagnostik atau kolonoskopi surveilans bagi orang yang mempunyai riwayat kanker kolorektal, polip tertentu, penyakit radang usus, sindrom Lynch, familial adenomatous polyposis, atau faktor lain yang meningkatkan risiko.

    Demikian pula, seseorang yang mengalami darah pada tinja, perubahan kebiasaan buang air besar yang menetap, anemia defisiensi besi yang tidak jelas penyebabnya, penurunan berat badan tanpa sebab, atau keluhan lain yang mencurigakan memerlukan evaluasi medis.

    Bagi orang dengan risiko rata-rata, rekomendasinya adalah skrining rutin mulai usia 45 tahun. Pilihan yang lebih diutamakan saat ini termasuk fecal immunochemical test (FIT) setiap tahun, beberapa tes tinja molekuler setiap tiga tahun, CT colonography atau sigmoidoskopi setiap 5 tahun, serta kolonoskopi setiap 10 tahun. Pilihannya dapat disesuaikan dengan risiko, akses, dan preferensi setelah berdiskusi dengan dokter.

    Tes baru ini memberi pilihan untuk skrining kanker kolorektal. Namun, tes darah masih jauh lebih sulit menemukan lesi prakanker dibandingkan metode yang telah tersedia. Dan, persetujuan SimpleScreen CRC berlaku di AS, belum tersedia atau memperoleh izin edar di Indonesia.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    7 tanda kanker darah yang perlu diketahui

    By adm_imr5 Agustus 20262 Views

    6 tanda gigi bayi tidak normal dan cara mengatasinya!

    By adm_imr5 Agustus 20261 Views

    Menghindari masalah terlihat nyaman, tapi 7 perilaku ini bisa menghambat hidup

    By adm_imr5 Agustus 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jadwal MotoGP Inggris 2026: Sprint dan Race di Trans7-SPOTV, Jam Tayang Veda Pratama di Moto3

    5 Agustus 2026

    Kebingungan Warga Pondok Ranji dan Cireundeu Saat Mati Lampu di Jam Sibuk

    5 Agustus 2026

    Pemkab Mojokerto Perbaiki Jalan Rusak 1,1 Kilometer Tanggapi Aksi Tanam Pisang Warga

    5 Agustus 2026

    Bocoran iPhone 18 Pro dan Pro Max, Ini Prediksi Harganya

    5 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?