Infomalangraya.com– Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, bukan hanya menjadi peristiwa penting bagi organisasi. Ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai wilayah turut memengaruhi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang menjual barang di sekitar tempat penyelenggaraan muktamar.
Mobilitas peserta dan pengunjung yang diamati oleh Infomalangraya.com berasal dari berbagai wilayah, sehingga memengaruhi peningkatan kegiatan ekonomi di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Warga setempat memanfaatkan kesempatan ini untuk menjual makanan, minuman, camilan, oleh-oleh, serta berbagai produk khas daerah.
Bagi pengusaha, kehadiran peserta muktamar menjadi kesempatan untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada para pembeli dari luar Jombang.
Seorang peserta yang turut memeriahkan stan UMKM adalah perwakilan dari LPPNU yang berasal dari Blora, Jawa Tengah, yang menyajikan produk berupa beras, kopi, dan jamu yang dikelola secara organik. Stan yang berada di halaman IKABU Jombang dekat panggung utama Muktamar ini ramai dikunjungi oleh pengunjung.

Ini merupakan kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan produk para petani dari Blora. Semua produk kami berasal dari hasil pertanian yang dikelola secara organik, dan Alhamdulillah banyak pengunjung yang tertarik dan membeli. Ini adalah rezeki melalui ajang Muktamar NU ke 35 di Jombang, bahkan beberapa pihak ingin mengajak kerja sama,” kata Mastain Subkhi dari stan LPPNU, Kamis (27/8).
Di tempat yang sama, Eko Waludi yang berasal dari Depok dan membeli produk beras menyatakan minatnya untuk melanjutkan kerja sama setelah acara Muktamar.
“Kami dari rombongan JATMAN Kota Depok hadir mengikuti undangan ke Jombang untuk menghadiri Istighosah kemarin malam. Hari ini sambil menunggu pembukaan muktamar, kami berkeliling dan banyak pedagang baik yang disediakan oleh panitia (UMKM) maupun warga setempat menarik perhatian, kebetulan saya melihat produk beras organik ini, harganya lebih murah dibanding di supermarket. Sambil berbicara tadi, saya sudah berdiskusi bahwa jika nanti kita bisa melakukan kerja sama lebih lanjut setelah Muktamar,” kata Eko kepada Infomalangraya.com.
Eko menambahkan bahwa Muktamar NU ke-35 tidak hanya menyajikan kegiatan keagamaan dan organisasi. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah juga memicu pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Jombang.
Ini merupakan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mencapai konsumen yang lebih luas. Barang dagangan yang selama ini dijual di sekitar lingkungan kini bisa langsung diperkenalkan kepada pengunjung dari luar wilayah.
“Ini bukan hanya warga Jombang yang datang. Banyak juga dari luar kota, bahkan dari berbagai wilayah. Ini kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka secara lebih luas,” katanya.
Bagi warga setempat, Muktamar NU ke-35 bukan hanya menjadi kegiatan organisasi. Acara yang digelar dalam skala besar ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk ikut serta serta mendapatkan manfaat ekonomi.
Peristiwa ini menunjukkan bagaimana peristiwa besar seperti Muktamar NU dapat menciptakan dampak ekonomi yang berantai. Arus kedatangan peserta tidak hanya membangkitkan aktivitas di tempat pelaksanaan acara, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pengusaha kecil di sekitarnya.
Muktamar NU ke-35 yang berlangsung di Tambakberas, Jombang, bukan hanya menjadi ajang penting dalam membahas arah organisasi, tetapi juga memberikan semangat ekonomi bagi warga sekitar tempat penyelenggaraan.







