Kunjungan Wakasad Singapura ke TNI AD
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Singapura, Brigadir Jenderal Wong Shi Ming, pada Senin kemarin melakukan kunjungan ke markas TNI AD di Jakarta Pusat. Kunjungan tersebut diterima oleh Wakil Kepala Staf TNI AD, Letnan Jenderal Muhammad Saleh Mustafa.
Wong bukanlah orang asing bagi para pejabat militer di Indonesia. Bahkan, ia memiliki hubungan yang sangat dekat dengan dua menteri dari latar belakang militer, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan M. Iftitah Sulaiman Suryanagara. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara kedua negara tidak hanya terbatas pada ranah militer, tetapi juga melibatkan berbagai pihak penting di tingkat pemerintahan.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas mengenai dukungan stabilitas dan keamanan kawasan. Selain itu, mereka juga berdiskusi tentang peningkatan kerja sama di bidang pendidikan, latihan, dan pengembangan profesionalisme prajurit. Tujuan dari diskusi ini adalah untuk memperkuat interoperabilitas serta saling pengertian antarangkatan darat negara sahabat.
TNI AD Berharap Kerja Sama dengan Singapura Ditingkatkan
TNI AD berharap kerja sama yang telah berjalan dengan Singapura bisa ditingkatkan lebih lanjut. Saleh menyatakan bahwa angkatan darat kedua negara memiliki nilai strategis dalam menjaga stabilitas kawasan. Ia berharap berbagai bentuk kerja sama yang telah berjalan dapat terus ditingkatkan melalui kegiatan yang bersifat konstruktif dan saling menguntungkan.
Brigjen Wong menyampaikan apresiasi atas sambutan dan penerimaan yang diberikan oleh TNI AD. Ia juga menegaskan komitmen militer Singapura untuk terus memperkuat kerja sama dengan TNI AD. Pertemuan kedua petinggi militer tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sebagai cerminan hubungan baik dan saling menghormati yang terus dipupuk oleh kedua angkatan darat negara sahabat.
Penghargaan Medali Kehormatan untuk KSAD Maruli
Salah satu bentuk kerja sama erat antara TNI AD dan militer Singapura tercermin dari penghargaan medali kehormatan yang dianugerahkan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak pada April 2025 lalu. Penghargaan tersebut diberi nama Pingat Jasa Gemilang atau Meritorius Service Medal (Medali Layanan Berjasa).
Jenderal bintang empat itu dianggap telah berjasa dalam meningkatkan kerja sama militer kedua negara. Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen, memberikan penghargaan itu secara resmi di Kantor Menteri Pertahanan (MINDEF) Singapura. Kontribusi Maruli yang dianggap mempererat relasi kedua negara, khususnya antara dua Angkatan Darat (AD), antara lain dalam program pertukaran profesional, latihan militer bersama, hingga kerja sama militer lainnya.
“Menteri Pertahanan Singapura menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam membangun kemitraan yang kuat, saling menghormati dan produktif di antara kedua negara,” demikian isi keterangan tertulis dari TNI AD ketika itu.

Latihan Bersama Safkar Indopura 2025
Selain itu, TNI AD dan militer Negeri Singa memiliki forum latihan bersama bernama Safkar Indopura. Pada tahun lalu, latihan bersama digelar selama 10 hari di SAFTI City. Dalam latihan ini, TNI AD mengirimkan 100 personel dari Batalion Yonif 411 Kostrad yang dipimpin Komandan Batalion, Letkol Inf Wahyu PS. Sementara itu, SAF diwakili oleh 2th Battalion Singapore Infantry Regiment.

Salah satu materi dalam pelatihan ini adalah urban warfare (perang kota). Latihan itu bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi situasi urban yang kompleks dan memperkuat kemampuan taktis serta strategis kedua negara dalam menangani berbagai ancaman keamanan di lingkungan perkotaan.
KSAD Maruli: Pelatihan Prajurit TNI AD Mengenai MBG Dibiayai Singapura
Puluhan Prajurit TNI AD ke Singapura, Belajar Kelola Makanan untuk MBG
58 Tahun Hubungan Diplomatik, Kemlu Rilis Buku Masa Depan RI–Singapura







