Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pengusaha Konten Pernikahan Gen Z: Tren Terbaru

    3 April 2026

    Polisi dan warga evakuasi papan reklame roboh di Lamongan

    3 April 2026

    8 Fenomena Langit April 2026 yang Bisa Dilihat dari Indonesia

    3 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 3 April 2026
    Trending
    • Pengusaha Konten Pernikahan Gen Z: Tren Terbaru
    • Polisi dan warga evakuasi papan reklame roboh di Lamongan
    • 8 Fenomena Langit April 2026 yang Bisa Dilihat dari Indonesia
    • 5 Berita Terpopuler: Unggahan Pertama Sheila Dara dan Foto Viral Richard Lee
    • Harga batubara melonjak, rekomendasi saham analis untuk pekan ini
    • Siapa Saja yang Rentan Terkena Campak? Cek Apakah Kamu Termasuk!
    • 7 Dampak Negatif Minum Jus Seledri Berlebihan
    • 20 Titik Nobar Final FIFA 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria di Bandung Malam Ini
    • Kata-kata penting di kapal Disney Cruise Line yang harus diketahui
    • Jadwal SIM Keliling Tangerang Banten Hari Ini, Senin 30 Maret 2026: Lokasi Terbaru
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»Mukesh Ambani: AI akan dorong ekonomi global tiga kali lipat dalam 30 tahun ke depan

    Mukesh Ambani: AI akan dorong ekonomi global tiga kali lipat dalam 30 tahun ke depan

    adm_imradm_imr8 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peran Kecerdasan Buatan dalam Transformasi Ekonomi Global

    Ketua Reliance Industries Limited, Mukesh Ambani, menyatakan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan menjadi kekuatan utama yang mendorong transformasi ekonomi dunia dalam tiga dekade mendatang. Menurutnya, AI memiliki potensi untuk melipatgandakan ukuran perekonomian global dari sekitar USD 110 triliun saat ini menjadi hampir USD 300 triliun.

    Dalam sebuah diskusi intens bersama Larry Fink, Chairman dan Direktur Utama BlackRock, perusahaan pengelola aset terbesar di dunia, Ambani menjelaskan keyakinannya bahwa revolusi AI bukan hanya inovasi teknologi, tetapi juga fondasi struktural untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Ia menegaskan bahwa tanpa adopsi teknologi ini secara luas, tantangan besar seperti kesehatan, pendidikan, dan stabilitas sistem pajak tidak akan dapat diselesaikan secara efektif.

    Ambani menekankan pentingnya adaptasi teknologi bagi India. Ia mengatakan bahwa sejarah revolusi industri menunjukkan bahwa adaptasi teknologi merupakan kunci percepatan produktivitas. “Kita tidak boleh takut pada AI. Teknologi ini nyata dan bagi India, hal ini sangat menguntungkan,” ujarnya dalam sesi diskusi tersebut.

    Menurut Ambani, total produk domestik bruto (PDB) global saat ini diperkirakan mencapai sekitar USD 110 triliun, dan dengan peningkatan produktivitas melalui AI, angka ini bisa berkembang menjadi hampir USD 300 triliun dalam tiga dekade mendatang. “Dengan produktivitas yang didorong AI, kita dapat melihat dunia dengan ekonomi bernilai sekitar 300 triliun dolar AS dalam tiga dekade mendatang,” tegasnya.

    Peluang bagi India dalam Peta Ekonomi Global

    Ambani juga menyoroti peluang besar yang terbuka bagi India dalam peta ekonomi global. Ia memperkirakan bahwa India dapat mengambil bagian signifikan dari pertumbuhan tersebut dengan berpotensi menciptakan nilai ekonomi baru sekitar USD 30–35 triliun melalui pengembangan sektor teknologi dan peningkatan kapasitas produksi.

    Dalam pandangannya, ekosistem startup India memainkan peran kunci dalam memanfaatkan peluang ini. Ambani menyatakan bahwa sektor startup memberikan energi baru terhadap inovasi dan kemampuan bersaing global. “Industri startup adalah aspek cerita pertumbuhan India yang paling membuat saya bersemangat. Saya bisa melihat dengan jelas akan munculnya 100 Reliance baru,” ujarnya.

    Perspektif Larry Fink tentang Risiko Investasi AI

    Komentar Ambani tersebut mendapat respons dari Larry Fink, yang menyatakan bahwa risiko yang jauh lebih besar bukanlah gelembung investasi AI, melainkan kurangnya investasi dalam teknologi ini. Fink secara tegas mengatakan bahwa jika investasi dalam AI tidak dilakukan secara serius sekarang, negara-negara yang lambat beradaptasi akan tertinggal dalam persaingan global, termasuk menghadapi kekuatan teknologi yang berkembang pesat di Tiongkok.

    “Saya tidak percaya ada gelembung AI. Risiko terbesar adalah jika kita tidak berinvestasi dalam teknologi ini, Tiongkok yang akan menang,” ujar Fink dalam diskusi tersebut.

    Fink menambahkan bahwa AI berpotensi menjadi mesin penemuan dan inovasi yang meluas di seluruh dunia, memperluas peluang ekonomi daripada sekadar menghasilkan terobosan teknologi. Menurutnya, teknologi tersebut dapat memperkuat produktivitas bahkan di negara-negara dengan tantangan demografis, sekaligus mendukung pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) global.

    Kondisi Persaingan Global dalam Teknologi Maju

    Pernyataan Ambani dan Fink ini muncul di tengah persaingan global yang semakin intensif dalam bidang teknologi maju. AI telah menjadi faktor strategis dalam menentukan struktur kekuatan ekonomi baru, dan para pemimpin dunia kini menilai kesiapan adopsi teknologi ini sebagai indikator utama untuk mempertahankan daya saing global.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Nafi,ah Inovasi Budidaya Tambak Crustea: Bisnis Berbasis Iklim Pesisir Jepara

    By adm_imr3 April 20260 Views

    TV Pintar Polytron 43 Inci 4K, Dilengkapi Google TV dan Soundbar Sinematik

    By adm_imr3 April 20262 Views

    Opini: Perang Jadi Hiburan di Era TikTok

    By adm_imr3 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pengusaha Konten Pernikahan Gen Z: Tren Terbaru

    3 April 2026

    Polisi dan warga evakuasi papan reklame roboh di Lamongan

    3 April 2026

    8 Fenomena Langit April 2026 yang Bisa Dilihat dari Indonesia

    3 April 2026

    5 Berita Terpopuler: Unggahan Pertama Sheila Dara dan Foto Viral Richard Lee

    3 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?