Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pasar Djadoel Grissee Kembali Hadir, Kenangan Lezat Gresik Tempo Dulu

    23 Agustus 2026

    Jepang, Tiongkok, dan Australia Dominasi Pasar Hotel Asia Pasifik

    23 Agustus 2026

    Aditya Gumay: Aset Ruben Onsu Digunakan untuk Kebutuhan Keluarga

    23 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 23 Agustus 2026
    Trending
    • Pasar Djadoel Grissee Kembali Hadir, Kenangan Lezat Gresik Tempo Dulu
    • Jepang, Tiongkok, dan Australia Dominasi Pasar Hotel Asia Pasifik
    • Aditya Gumay: Aset Ruben Onsu Digunakan untuk Kebutuhan Keluarga
    • Profil Nuzran Zoher, Putra Jambi, Terpilih Jadi Ketua Ombudsman Pengganti Hery Susanto
    • Jadwal Pelni Nunukan-Parepare Agustus 2026, KM Bukit Siguntang Berangkat Besok dari Tunon Taka
    • Menguji Changan Nevo Q05, SUV Listrik 120 kW dengan Jarak Tempuh 462 km
    • Oli Mesin Berubah Putih, Tanda Air Masuk?
    • Rezeki Datang Setelah Perjuangan, 6 Weton Ini Dikabarkan Beruntung
    • Merawat generasi, menyelamatkan bangsa
    • Alasan Kuat Polisi Pasang Pita Getar di Jalur Alternatif Banjarbaru – Batulicin Kalsel
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Alasan Kuat Polisi Pasang Pita Getar di Jalur Alternatif Banjarbaru – Batulicin Kalsel

    Alasan Kuat Polisi Pasang Pita Getar di Jalur Alternatif Banjarbaru – Batulicin Kalsel

    adm_imradm_imr23 Agustus 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas di Jalur Alternatif Banjarbaru – Batulicin

    Satuan Lalu Lintas Polresta Tanah Bumbu mulai memasang rumble strip atau pita getar beserta papan imbauan batas kecepatan di sepanjang ruas Jalan Alternatif Banjarbaru–Batulicin, Kamis (20/8/2026). Langkah penanganan teknis ini diambil guna menekan maraknya angka kecelakaan lalu lintas di jalur rawan tersebut.

    Satu titik pita getar saat ini telah terpasang di depan SDN 3 Mantewe, Dusun Kuluman, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe. Lokasi tersebut diprioritaskan lantaran berada pada kontur jalan menurun yang langsung menyambung dengan tikungan tajam sehingga sering memicu insiden tabrakan.

    Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Bumbu AKP Eko Guntar menyampaikan, penempatan pita getar pertama di area tersebut didasari oleh rekam jejak kecelakaan yang berulang kali terjadi. Pihaknya kini tengah melakukan pemetaan lanjutan untuk mengidentifikasi titik rawan lain yang membutuhkan fasilitas serupa.

    “Itu baru di SDN 3 Mantewe, Gunung Raya. Kami survei lagi ini untuk penambahan di beberapa titik,” kata Eko, Kamis (20/8/2026).

    Selain pemasangan pembalik kecepatan fisik, jajaran kepolisian juga memetakan kebutuhan marka serta rambu lalu lintas pendukung. Dalam instruksi keselamatan terbaru, polisi membatasi batas kecepatan kendaraan maksimal 60 kilometer per jam di jalur lurus dan 40 kilometer per jam saat melintasi tikungan.

    Eko mengimbau para pengguna jalan untuk menaati ketentuan batas kecepatan tersebut serta memastikan kelaikan kendaraan sebelum melintas. Pengendara juga diminta tidak memaksakan diri dan segera beristirahat apabila dilanda kelelahan saat berkendara.

    “Ketika sudah merasa lelah lebih baik berhenti dan beristirahat, karena keluarga masih menunggu di rumah,” tutur Eko.

    Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas instansi untuk mengevaluasi aspek keselamatan di Jalan Alternatif Banjarbaru–Batulicin, Senin (10/8/2026). Rapat tersebut digelar merespons maraknya musibah kecelakaan lalu lintas di lintasan perbukitan Kecamatan Mantewe selama kurun satu bulan terakhir.

    Rapat gabungan yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu Andi Asdar tersebut menghadirkan perwakilan Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Dinas PUPR Tanah Bumbu, Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Tanah Bumbu, serta jajaran Polsek dan Koramil Mantewe.

    Berdasarkan pemaparan jajaran kepolisian dalam rapat, tercatat sedikitnya 13 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan sepanjang 120 kilometer tersebut sejak akhir Juni hingga Agustus 2026. Salah satu tragedi menonjol yang disoroti adalah tabrakan maut antara mobil pikap pengangkut rombongan mahasiswa KKN dan truk tangki BBM pada awal Agustus yang menewaskan tujuh orang.

    KBO Satlantas Polres Tanah Bumbu Aiptu Amin Firdaus menjelaskan, hasil survei lapangan menunjukkan kontur jalan di kawasan Mantewe mengalami perubahan karakteristik yang sangat cepat, mulai dari jalan lurus, turunan curam, hingga tikungan tajam. Kondisi ini kerap memicu fenomena ilusi pandang bagi para pengemudi yang melintas dengan kecepatan tinggi.

    “Yang kencang melihat di ujung seperti lurus. Ketika sudah mendekati, ternyata jalan menikung dan tidak sempat lagi menghindar,” kata Amin.

    Sementara itu, Kapolsek Mantewe Iptu Kusnin menambahkan bahwa mayoritas kecelakaan terjadi pada siang hari akibat kecenderungan pengendara memacu kendaraan melebihi batas terukur saat berada di turunan dan tikungan.

    “Dengan medan yang liku-liku, berkelok-kelok serta tanjakan, kecepatan dari para pengguna jalan ini harus terukur sesuai batasan,” ujar Kusnin.

    Merespons paparan tersebut, Anggota DPRD Tanah Bumbu Sarniah mendesak Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan selaku pengelola kewenangan untuk segera membenahi kontur jalan dan melengkapi sarana keselamatan fisik di sepanjang lintasan rawan tersebut.

    “Mungkin kontur tanah yang tidak rata bisa dibenahi agar para pengguna jalan tidak mengambil jalur lawan arah saat melewati titik blind spot, terlebih letaknya di turunan plus berbelok tajam,” tegas Sarniah.

    10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

    Saat ini jalan raya merupakan salah satu tempat yang tidak aman terutama untuk pengemudi kendaraan bermotor. Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengungkapkan, pengendara harus menyadari bahwa jalan raya merupakan tempat berbahaya, otomatis ada tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan kecelakaan meningkat.

    “Jika tahu bahwa aktivitas berkendara merupakan hal yang berbahaya, kewaspadaan pasti akan meningkat. Kesadaran ini membuat pengeemudi mempersingkat waktu di jalan raya,” ujar Jusri belum lama ini kepada Kompas.com.

    Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya:

    • Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.
    • Kurangi potensi distraksi saat berkendara.
    • Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.
    • Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.
    • Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.
    • Antisipasi blindspot pada kendaraan.
    • Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.
    • Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.
    • Jangan lawan arus.
    • Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pasar Tawangmangu Kota Malang Direspons Total dengan Anggaran Rp35 Miliar

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views

    Magmatroopers Tampilkan Kraken dalam Koreografi Spektakuler di GOR Ken Arok Kota Malang

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views

    Sabu 250 Gram Dibawa dari Blitar ke Surabaya, Polisi Tangkap 2 Pengedar

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pasar Djadoel Grissee Kembali Hadir, Kenangan Lezat Gresik Tempo Dulu

    23 Agustus 2026

    Jepang, Tiongkok, dan Australia Dominasi Pasar Hotel Asia Pasifik

    23 Agustus 2026

    Aditya Gumay: Aset Ruben Onsu Digunakan untuk Kebutuhan Keluarga

    23 Agustus 2026

    Profil Nuzran Zoher, Putra Jambi, Terpilih Jadi Ketua Ombudsman Pengganti Hery Susanto

    23 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?