Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Mengapa Berat Badan Tak Turun Meski Rajin Olahraga?

    28 April 2026

    7 tips cinta untuk hubungan kuat dan bahagia

    28 April 2026

    Lebih dari 1.000 Peserta Ikuti SMARTFREN Fun Run 5G di Medan

    28 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 28 April 2026
    Trending
    • Mengapa Berat Badan Tak Turun Meski Rajin Olahraga?
    • 7 tips cinta untuk hubungan kuat dan bahagia
    • Lebih dari 1.000 Peserta Ikuti SMARTFREN Fun Run 5G di Medan
    • Wisuda UT Surabaya 2026: Lulusan Siap Bersaing di Dunia Kerja
    • 5 Alasan Income Pasif Jadi Incaran Finansial Terkini
    • Kronologi Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Ditusuk di Bandara, 2 Pelaku Ditangkap
    • Strategi Efisien Pemkot Malang Kurangi Belanja Pegawai Tanpa Potong PPPK
    • Pe Ngupi, Spot Nongkrong Favorit di Suela dengan Pemandangan Sawah yang Menakjubkan
    • Tiba di Arab Saudi, PPIH Siap Sambut Jemaah Haji Indonesia
    • BMKG Deteksi Gempa di Bone Bolango, Senin Pagi 20 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Alasan Rinci Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 18 Februari 2026

    Alasan Rinci Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 18 Februari 2026

    adm_imradm_imr3 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penetapan Awal Ramadhan 1447 Hijriah oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah

    Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), yang bertujuan untuk menciptakan keseragaman hari dan tanggal di seluruh dunia.

    Prinsip Satu Hari, Satu Tanggal

    Sistem KHGT dibangun di atas prinsip “one day, one date globally”, atau satu hari satu tanggal untuk seluruh bumi. Rahmadi Wibowo, anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, menjelaskan bahwa prinsip ini hanya mungkin terwujud jika bumi dipandang sebagai satu kesatuan matla’ (ittihadul mathali’) tanpa pembagian zona regional. Meskipun demikian, prinsip ini tetap mengikuti garis tanggal internasional.

    Ia menegaskan bahwa kalender hanya bisa disusun dengan metode hisab (perhitungan astronomi). Sementara rukyah, menurutnya, hanya mampu memastikan satu bulan ke depan dan tidak dapat membangun sistem kalender jangka panjang.

    Syarat Astronomis Global

    Berdasarkan keputusan Majelis Tarjih, awal bulan baru ditetapkan serentak apabila sebelum pukul 24.00 GMT terdapat wilayah daratan yang memenuhi dua syarat:

    • Elongasi bulan-matahari minimal 8 derajat
    • Ketinggian hilal saat matahari terbenam minimal 5 derajat

    Jika syarat utama ini belum terpenuhi, digunakan parameter lanjutan yang bersifat global.

    Parameter Lanjutan

    Rahmadi menjelaskan bahwa konjungsi bulan (ijtimak) terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12:01:09 GMT. Namun hingga pukul 24.00 GMT, belum ada wilayah yang memenuhi syarat 8 derajat dan 5 derajat.

    Karena itu, digunakan parameter lanjutan:

    1. Ijtimak harus terjadi di New Zealand sebelum fajar, karena wilayah ini termasuk yang paling awal menyambut hari baru.
    2. Pada saat yang sama, parameter 8° dan 5° harus terpenuhi di daratan benua Amerika.

    Di Selandia Baru, konjungsi terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari waktu setempat (UTC+13), sebelum fajar. Syarat pertama terpenuhi. Sementara di wilayah Bethel, Alaska, hasil perhitungan geosentrik menunjukkan elongasi sudah melampaui 8 derajat dan ketinggian hilal di atas 5 derajat.

    “Meski wilayahnya kecil dan penduduknya sedikit, tetap sah karena acuannya adalah daratan, bukan populasi,” tegas Rahmadi.

    Posisi Hilal di Indonesia Tidak Menjadi Penentu

    Rahmadi menegaskan, dalam KHGT, posisi hilal di Indonesia tidak menjadi penentu. Saat itu, hilal di Indonesia, Makkah, maupun Turki masih di bawah ufuk.

    Namun karena prinsip kesatuan matla’, terpenuhinya parameter di Alaska otomatis berlaku untuk seluruh bumi. “Kalau masih memakai wujudul hilal lokal, Indonesia memang akan memulai Ramadhan pada 19 Februari. Tetapi karena kita sudah menggunakan KHGT, maka keterpenuhan parameter di Alaska itu ditransfer secara global,” jelasnya.

    Konsep ini disebut mirip dengan “transfer wujud”, namun dalam cakupan global.

    Hasil Akhir

    Berdasarkan seluruh parameter tersebut, Majelis Tarjih PP Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

    Rahmadi menutup paparannya dengan doa agar umat Islam diberi umur panjang untuk menyambut dan menjalani Ramadhan dengan sebaik-baiknya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Doa Basuh Kaki untuk Jalannya Lurus yang Diridhai Allah

    By adm_imr28 April 20261 Views

    4 Amalan Pahala Setara Haji, Jangan Sedih bagi Muslim yang Belum Bisa ke Tanah Suci

    By adm_imr28 April 20260 Views

    Cara Mengurus Jenazah Perempuan dalam Islam

    By adm_imr28 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Mengapa Berat Badan Tak Turun Meski Rajin Olahraga?

    28 April 2026

    7 tips cinta untuk hubungan kuat dan bahagia

    28 April 2026

    Lebih dari 1.000 Peserta Ikuti SMARTFREN Fun Run 5G di Medan

    28 April 2026

    Wisuda UT Surabaya 2026: Lulusan Siap Bersaing di Dunia Kerja

    28 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?