Kabar Mengejutkan dari Rien Wartia Trigina alias Erin
Rien Wartia Trigina, yang akrab dipanggil Erin, kembali menjadi sorotan setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) miliknya. Setelah bercerai dengan komedian Andre Taulany pada akhir 2025 lalu, Erin kini kembali dihadapkan pada masalah hukum. Kali ini, kasus dugaan kekerasan terhadap ART-nya sendiri membuat publik terkejut.
Kabar ini pertama kali muncul melalui unggahan di media sosial, khususnya di platform threads. Akun bernama niadamanik7 mengunggah cerita tentang seorang wanita yang diduga sebagai ART Erin dan mengalami perlakuan tidak manusiawi. Dalam unggahannya, sang pemilik akun menyebut bahwa korban adalah temannya yang sering membagikan konten di media sosial.
Pengunggah menulis:
“Assalamualaikum, selamat pagi semuanya. Tolong bantu up teman teman ini terjadi peganiayaan,di rumah erin mantan istri andre taulani,,pelaku penganiayaan mantan istri andre taulaniyg bernama erin,kebetulan teman kita ngonten juga ini,”
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa Erin diduga melakukan penganiayaan hingga menahan gaji ART-nya. Selain itu, hp korban dibanting dan bajunya masih ditahan. Unggahan ini kemudian viral dan menjadi perhatian banyak orang.
Foto Korban Dipajang, Disebut Dicekik Erin
Tidak hanya menulis dugaan penganiayaan, si pemilik akun juga memajang foto terduga korban. Korban disebutkan telah melapor ke polisi. Dalam foto tersebut, korban tampak sedang berada di kantor Polres Metro Jakarta Selatan.
“Sekarang dia lagi melapor ke polres, tolong dia ya pak polisi,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Selain itu, unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa ada bukti-bukti terkait tindakan intimidasi dan kekerasan yang dilakukan Erin. Pemilik akun meminta bantuan kepada pengguna media sosial agar memviralkan kasus ini karena laporan polisi dari ART terkesan terhenti tanpa kelanjutan.

Erin Membantah Tuduhan
Erin disebut membantah tuduhan dugaan penganiayaan yang dilayangkan kepadanya. Ia mengaku telah mengetahui laporan yang dibuat terhadap dirinya dan menegaskan memiliki bukti-bukti terkait persoalan tersebut. Ia pun berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan balik pihak yang menudingnya melakukan kekerasan.
“Saya sudah mengetahui apa yang dilaporkan. Saya punya bukti-bukti semuanya,” kata Rien dalam keterangan yang diunggah Instagram Lambe Turah, Rabu (29/4/2026).
Erin menegaskan dirinya tidak melakukan tindakan seperti yang dituduhkan. Karena itu, ia mengaku percaya diri untuk menghadapi proses hukum yang berjalan.
“Saya sangat membantah dan saya akan melaporkan balik pihak yang memfitnah saya,” ujarnya.

Perceraian Erin dan Andre Taulany Diungkit Netizen
Netizen yang membaca unggahan dugaan penganiayaan ART Erin pun bereaksi. Ingatan warganet kembali pada perceraian Andre Taulany dan Erin. Perlakuan Erin yang temperamen dan melakukan kekerasan pada pekerjanya.
Dalam dokumen perceraian yang sempat viral, muncul klaim bahwa Erin sering bersikap kasar, memaki, hingga melakukan kekerasan fisik terhadap karyawan rumah tangga seperti ART, supir, dan satpam.
“Di dokumen perceraian kan ada isinya andre cerita kalo Erin sama pembantu suka KDRT, baju⊃2; ART dibakar, satpam ditampar’in,” komentar satu netizen.
“Andre gugat cerai itu jg karena sudah di titik capek, kesabarannya sudah habis,” sahut warganet lain.
Diketahui, Andre Taulany dan Erin resmi bercerai setelah Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan permohonan cerai talak pada 11 November 2025. Gugatan cerai diajukan karena ketidakcocokan yang sudah berlangsung lama, bukan karena perselingkuhan.
Penjelasan Polisi Soal Laporan ART Erin
Lantas, sampai mana proses laporan ART Erin? Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan terkait laporan terhadap mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia Trigina alias Erin atas kasus dugaan penganiayaan terhadap ART.
Polisi menjelaskan jika Erin dilaporkan oleh korban yang merupakan wanita berinisial H. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/1680/IV/2026/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan tertanggal 29 April 2026.
“Bahwa benar telah datang ke SPKT Polres Metro Jakarta Selatan seorang perempuan berinisial H, yang menurut pengakuannya mengalami kekerasan fisik,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi, Rabu (29/4/2026).
Dalam laporannya, korban mengaku dugaan penganiayaan yang dialaminya terjadi pada Selasa (28/4/2026) di Jalan Bunga Mayang 8, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Meski demikian, Joko belum menjelaskan secara detail kronologi dugaan penganiayaan yang dilakukan Erin.
Menurut dia, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan masih mendalami laporan tersebut.
“Ini kan LP baru kita terima. Kemudian setelah diterima kan tentunya didisposisi nanti unit mana yang menangani, kemudian baru didalami terkait dugaan-dugaan penganiayaan dimaksud. Nanti perkembangannya kita sampaikan kembali,” ujar Joko.






