Antusiasme Ubed di Debut Thomas Cup 2026
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah atau akrab disapa Ubed, menunjukkan antusiasmenya menjelang debutnya di Thomas Cup 2026. Turnamen beregu putra ini akan digelar di Forum Horsens, Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.
Indonesia akan memulai perjuangannya di babak penyisihan Thomas Cup 2026 dengan tergabung dalam Grup D bersama Thailand, Prancis, dan Aljazair. Untuk daftar pemain, Ubed yang bermain tunggal akan tampil bersama Jonatan Christie (Jojo), Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting.
Sementara itu, untuk lini ganda, Indonesia mengisi kekuatannya dengan Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama, Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin.
Ubed menjadi satu-satunya pemain tunggal yang berstatus debutan di Thomas Cup 2026. Jonatan Christie adalah yang paling berpengalaman, karena sudah membela Indonesia di Thomas Cup edisi 2014, 2016, 2018, 2020, 2022, dan 2024. Sementara Alwi Farhan masuk skuad Indonesia di Thomas Cup 2024, dan Ginting telah memperkuat Indonesia di edisi 2016, 2018, 2020, 2022, dan 2024.
Ubed merasa senang bisa dipercaya masuk ke dalam skuad Indonesia di Thomas Cup 2026. Sebelumnya, ia sudah pernah bermain beregu di Sudirman Cup 2025 dan SEA Games 2025. Ia mengatakan bahwa kondisi di Piala Thomas berbeda dibandingkan Piala Sudirman atau SEA Games. Baginya, Piala Thomas lebih bergengsi.
“Saya tidak menyangka bisa masuk ke dalam tim ini. Saya pengin ngasih yang terbaik buat tim Indonesia juga. Tidak sabar juga pengin debut di sana,” kata Ubed.
Di laga perdana Thomas Cup 2026, Indonesia akan berhadapan dengan Aljazair pada Kamis (24/4/2026) pukul 23.30 WIB. Saat ini, Ubed beserta rombongan telah berada di Denmark guna melakoni persiapan. Juara Thailand Masters 2026 itu mengaku jika ia terus mengejar persiapan demi bisa menampilkan yang terbaik di Thomas Cup 2026.
Nantinya, Ubed berstatus tunggal putra ketiga. Sedangkan Jojo (1), Alwi (2), dan Ginting (4). Ia mengatakan bahwa penyesuaian dirinya cukup baik. “Alhamdulillah sudah cukup baik penyesuaiannya. Sudah berjalan dua hari, sudah bisa mengatasi kondisi di sini lah. Ke depannya berharap bisa lebih baik lagi di latihannya, sama persiapannya.”
Menurut Ubed, komunikasi menjadi hal yang sangat penting dalam skuad Indonesia yang berisikan kombinasi senior-junior. “Di tim ini dengan adanya senior pasti saya sangat terbantu. Tapi juga ada yang tidak berbeda jauh usianya jadi bisa lebih nyambung. Saya senang sih bisa barengan mereka.”
“Tim tunggal putra sendiri secara kekompakan sangat baik. Dari di pelatnas kemarin sudah sempat latihan bareng semuanya termasuk dengan koh Jojo. Semoga kami bisa lebih solid ke depannya,” tambah Ubed.
Ubed Melanjutkan Tradisi Pemain Muda
Sejak Thomas Cup 2022, Indonesia selalu menurunkan pemain muda nomor tunggal. Kala itu dimulai dengan ditunjuknya mendiang Syabda Perkasa Belawa yang membela Indonesia di Thomas Cup 2022. Kala itu ia juga tampil sebagai debutan di usianya yang masih 20 tahun.
Syabda bahkan menjadi penentu kemenangan saat Indonesia berhadapan dengan Korea Selatan di laga terakhir fase grup. Ia mengalahkan Lee Yun-gyu dengan skor 21-14, 11-21, 21-16, sekaligus memastikan Indonesia keluar sebagai juara grup.
Lalu pada Thomas Cup 2024, giliran Alwi yang mendapat kesempatan. Senada dengan Syabda, Alwi juga berhasil menyumbang poin kemenangan saat Indonesia melawan Inggris di fase grup. Alwi mengalahkan Cholan Kayan dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-12. Kemenangannya memastikan Indonesia menang 5-0 atas Inggris.
Harapannya, Ubed bisa mengikuti jejak Syabda dan Alwi dalam debutnya di Thomas Cup 2026.






