Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Motor listrik MBG menumpuk di Bogor, vendor dan harga jadi sorotan

    12 Juni 2026

    Berita Terkini: BBM Campur Bioetanol E5, VinFast Viper, dan CFMoto 150SC-F

    12 Juni 2026

    Jadwal Kapal Pelni KM Tidar 8-25 Juni: Surabaya-Kupang, Tiket Diskon 30%

    12 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 12 Juni 2026
    Trending
    • Motor listrik MBG menumpuk di Bogor, vendor dan harga jadi sorotan
    • Berita Terkini: BBM Campur Bioetanol E5, VinFast Viper, dan CFMoto 150SC-F
    • Jadwal Kapal Pelni KM Tidar 8-25 Juni: Surabaya-Kupang, Tiket Diskon 30%
    • Mengapa Uang di ATM Menghilang? Ini Penyebab dan Solusinya
    • Eks Kapolda Diperiksa Propam Terkait Kasus Tambang Aseng
    • Makna Hadis Iman yang Tidak Pernah Usang, Cara Menghidupkannya Kembali
    • Daftar 144 Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan
    • 5 Perbedaan Natrium dan Garam yang Sering Disalahpahami, Wajib Diketahui!
    • 12 makna mimpi naik motor, tanda kebebasan dan petualangan
    • Cek Harga Emas Hari Ini Senin 8 Juni 2026 di Pegadaian UBS, Galeri 24, dan Antam
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Nasional»APINDO Kaltara Khawatir Kenaikan BBM Hancurkan Dunia Usaha, Bisa Sebabkan PHK

    APINDO Kaltara Khawatir Kenaikan BBM Hancurkan Dunia Usaha, Bisa Sebabkan PHK

    adm_imradm_imr28 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kenaikan BBM Mengancam Kelangsungan Industri di Kalimantan Utara

    Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang mulai berlaku di beberapa daerah menimbulkan kekhawatiran serius bagi pelaku usaha di Kalimantan Utara (Kaltara). Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltara mengungkapkan bahwa kenaikan biaya operasional telah memengaruhi sejumlah sektor industri, terutama perikanan dan perkayuan. Meski harga jual produk tetap stabil, dampak kenaikan BBM dinilai sangat signifikan.

    Sektor Perikanan dan Perkayuan Paling Terdampak

    Sektor perikanan dan perkayuan menjadi dua bidang yang paling rentan terhadap kenaikan BBM. Hal ini disebabkan oleh kenaikan biaya logistik serta biaya produksi yang tidak diimbangi dengan kenaikan harga jual produk. Contohnya, biaya pengiriman komoditas seperti udang ke Surabaya meningkat secara signifikan. Biaya kontainer pendingin untuk pengiriman udang naik dari Rp37 juta menjadi Rp39,5 juta. Kenaikan ini terjadi di tengah harga jual yang masih stagnan, sehingga memberatkan pelaku usaha.

    Di sektor perkayuan, situasi serupa juga terjadi. Harga kayu tidak mengalami penyesuaian, sementara biaya operasional terus meningkat. Peter Setiawan, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Apindo Kaltara, menyatakan bahwa kenaikan harga BBM bisa berujung pada PHK jika tidak ada tindakan yang tepat.

    • Biaya logistik meningkat drastis, terutama untuk pengiriman hasil produksi.
    • Harga jual produk tidak ikut naik, sehingga menambah beban pelaku usaha.
    • Di sektor perkayuan, harga kayu tetap stabil, sedangkan biaya operasional meningkat.

    Efisiensi Sebagai Solusi Sementara

    Untuk menghadapi kondisi ini, banyak perusahaan terpaksa melakukan efisiensi. Namun, efisiensi tersebut bisa berdampak pada penurunan kapasitas produksi. Peter menjelaskan bahwa produksi yang biasanya mencapai 100 ton mungkin akan berkurang menjadi 60 ton akibat efisiensi. Hal ini menunjukkan bahwa sektor industri sedang menghadapi tantangan besar.

    Meskipun belum secara luas dilakukan, beberapa perusahaan mulai bersiap menghadapi kemungkinan kenaikan BBM berikutnya. Peter berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kondisi dunia usaha dalam pengambilan kebijakan agar tidak semakin memperparah situasi.

    • Efisiensi menjadi langkah hampir tak terhindarkan.
    • Penurunan kapasitas produksi bisa terjadi jika tidak ada penyesuaian harga.
    • Beberapa perusahaan sudah mulai bersiap menghadapi kenaikan BBM berikutnya.

    Dampak Tidak Merata di Berbagai Sektor

    APINDO Kaltara melihat bahwa dampak kenaikan biaya tidak merata di berbagai sektor usaha. Sektor pertambangan misalnya, masih memiliki fleksibilitas harga yang lebih baik dibandingkan sektor lain. Namun, sektor yang harga jualnya tidak mengalami penyesuaian, seperti perikanan dan perkayuan, justru paling rentan terdampak.

    Di sektor perikanan, kenaikan biaya bahan penunjang seperti plastik dan kemasan (packaging) turut membebani biaya produksi. Meski upah minimum diatur sesuai ketentuan, kenaikan biaya produksi tetap memberatkan pelaku usaha.

    • Sektor tambang memiliki fleksibilitas harga yang lebih baik.
    • Perikanan menghadapi kenaikan biaya bahan penunjang.
    • Upah minimum tetap diterapkan, namun biaya produksi tetap meningkat.

    Pentingnya Harga Solar Industri

    Peter juga menyoroti pentingnya ketersediaan dan harga solar industri. Ia menyatakan bahwa solar industri memiliki dampak paling besar terhadap operasional industri. Jika harga solar terus meningkat, maka operasional perusahaan akan terganggu.

    • Solar industri merupakan salah satu faktor utama dalam operasional perusahaan.
    • Kenaikan harga solar bisa menghambat proses produksi.
    • Ketersediaan solar yang cukup sangat penting untuk menjaga kelancaran operasional.

    Dengan situasi ini, APINDO Kaltara berharap pemerintah dapat segera merumuskan kebijakan yang mendukung kelangsungan industri di wilayah ini. Kenaikan BBM yang terus-menerus bisa berdampak luas, termasuk pada kesempatan kerja dan stabilitas ekonomi.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berita Terkini: BBM Campur Bioetanol E5, VinFast Viper, dan CFMoto 150SC-F

    By adm_imr12 Juni 20261 Views

    Pengacara Sony Sonjaya: Otak Korupsi MBG Bukan Dia

    By adm_imr12 Juni 20261 Views

    Harga BBM Pertamina 8 Juni 2026 Seluruh Indonesia, Cek Tarif Pertamax di Gorontalo

    By adm_imr12 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Motor listrik MBG menumpuk di Bogor, vendor dan harga jadi sorotan

    12 Juni 2026

    Berita Terkini: BBM Campur Bioetanol E5, VinFast Viper, dan CFMoto 150SC-F

    12 Juni 2026

    Jadwal Kapal Pelni KM Tidar 8-25 Juni: Surabaya-Kupang, Tiket Diskon 30%

    12 Juni 2026

    Mengapa Uang di ATM Menghilang? Ini Penyebab dan Solusinya

    12 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?