Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S26 di Indonesia

    9 Maret 2026

    Menanti Persetujuan RKAB, Prospek Kinerja Antam (ANTM) Tahun 2026

    9 Maret 2026

    Waktu Imsak dan Sholat Subuh 8 Maret 2026 di Ciamis

    9 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 9 Maret 2026
    Trending
    • Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S26 di Indonesia
    • Menanti Persetujuan RKAB, Prospek Kinerja Antam (ANTM) Tahun 2026
    • Waktu Imsak dan Sholat Subuh 8 Maret 2026 di Ciamis
    • 5 Film yang Mengangkat Karya William Shakespeare Selain Hamnet
    • Jadwal KM Tidar Jakarta-Kupang dan Lewoleba-Kijang Hingga 8 April
    • Pemkot dan Polresta Malang Perkuat Pengamanan Lebaran 2026, Gerbang Tol Madyopuro Jadi Fokus
    • Jadwal Liga 1: Persija vs Borneo FC Live Indosiar, Arema FC vs Bali United Malam Ini
    • Pemilik Restoran Bibi Kelinci Jadi Tersangka, Nabilah O’Brien Dilaporkan
    • Bus Restu Tabrak Truk di Tol Jombang-Mojokerto, Satu Tewas, Dua Luka Parah
    • 5 fakta mengerikan kecelakaan moge di Kulon Progo, istri tewas, anak terpental ke sungai
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Aset Fadia Arafiq yang Disegel KPK: Salon Bigboss dan 8 Mobil, Ini Daftar Lengkapnya

    Aset Fadia Arafiq yang Disegel KPK: Salon Bigboss dan 8 Mobil, Ini Daftar Lengkapnya

    adm_imradm_imr8 Maret 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Aset Bupati Pekalongan yang Terungkap Setelah OTT KPK

    Aset-aset milik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terungkap setelah dia terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (3/3/2026). Aset tersebut meliputi 2 properti berupa tanah dan bangunan serta kendaraan bermotor. Beberapa di antaranya sudah disegel oleh KPK, seperti salon pribadi bernama Bigboss Salon di Kecamatan Kajen.

    Pantauan Tribun Jateng menunjukkan bahwa pagar besi salon tampak tertutup rapat dan tidak terlihat aktivitas di dalamnya. Sementara itu, Restoran Bigboss di Jalan Diponegoro terpantau tutup, meski tidak ditemukan adanya segel KPK di lokasi tersebut.

    Bupati Fadia Arafiq dan pihak-pihak yang diamankan saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Pemerintah Kabupaten Pekalongan belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut. Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, ketika dihubungi juga belum memberikan keterangan.

    Delapan Mobil Disegel

    Selain salon, KPK juga menyegel sedikitnya delapan unit mobil mewah di rumah dinas Bupati Fadia Arafiq. Beberapa mobil yang terlihat disegel antara lain mobil listrik premium Denza D9, Toyota Fortuner, Toyota Camry, Mitsubishi Xpander, Hyundai, serta mobil listrik produksi Wuling.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai status kepemilikan kendaraan maupun kaitannya dengan perkara yang sedang didalami KPK. Namun beberapa mobil itu tidak masuk dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2024 yang disampaikan Fadia Arafiq pada 30 Maret 2025.

    Saat itu dia hanya melaporkan alat transportasi dan mesin senilai Rp 1.180.000.000. Rinciannya meliputi satu unit mobil Hyundai minibus tahun 2013 senilai Rp 200.000.000 dan satu unit Alphard 2.4 A/T tahun 2018 senilai Rp 980.000.000.

    Daftar Aset Seluruhnya



    Fadia Arafiq tercatat memiliki 26 aset properti berupa tanah dan bangunan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2024 yang disampaikan pada 30 Maret 2025. Total nilai tanah dan bangunan yang dilaporkan mencapai Rp 74.290.000.000.

    Secara keseluruhan, total harta kekayaannya sebesar Rp 88.823.500.000 dengan utang Rp 3.200.000.000, sehingga total kekayaan bersihnya menjadi Rp 85.623.500.000. Berikut daftar 26 aset tanah dan bangunan yang dilaporkan Fadia Arafiq:

    • Tanah 2.720 meter persegi di Kabupaten Pekalongan
    • Tanah dan bangunan 90 meter persegi/55 meter persegi di Kota Bogor
    • Tanah dan bangunan 180 meter persegi/162 meter persegi di Kota Bogor
    • Tanah dan bangunan 2 meter persegi/2 meter persegi di Jakarta Pusat
    • Tanah dan bangunan 3 meter persegi/3 meter persegi di Jakarta Pusat
    • Tanah dan bangunan 800 meter persegi/500 meter persegi di Kota Bogor
    • Tanah dan bangunan 489 meter persegi/200 meter persegi di Kota Semarang
    • Tanah 200 meter persegi di Badung
    • Tanah dan bangunan 100 meter persegi/100 meter persegi di Jakarta Timur
    • Tanah 550 meter persegi di Kota Bogor
    • Tanah dan bangunan 209 meter persegi/209 meter persegi di Kota Depok
    • Tanah dan bangunan 1.613 meter persegi/800 meter persegi di Kabupaten Pekalongan
    • Tanah dan bangunan 310 meter persegi/300 meter persegi di Kabupaten Pekalongan
    • Tanah 1.298 meter persegi di Kabupaten Pekalongan
    • Tanah 740 meter persegi di Kabupaten Pekalongan
    • Tanah 1.900 meter persegi di Kabupaten Pekalongan
    • Tanah 1.900 meter persegi di Kabupaten Pekalongan
    • Tanah 1.420 meter persegi di Kabupaten Pekalongan
    • Tanah 599 meter persegi di Kabupaten Pekalongan
    • Tanah 7.330 meter persegi di Kabupaten Pekalongan
    • Tanah dan bangunan 200 meter persegi/150 meter persegi di Kabupaten Pekalongan
    • Tanah dan bangunan 100 meter persegi/70 meter persegi di Kabupaten Pekalongan
    • Tanah 121 meter persegi di Kota Bogor
    • Tanah 76 meter persegi di Kota Bogor
    • Tanah dan bangunan 76 meter persegi/120 meter persegi di Kota Bogor
    • Tanah 10 meter persegi di Kota Bogor

    Harta Lainnya

    Selain itu, Fadia juga memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 1.180.000.000. Rinciannya meliputi satu unit mobil Hyundai minibus tahun 2013 senilai Rp 200.000.000 dan satu unit Alphard 2.4 A/T tahun 2018 senilai Rp 980.000.000. Ia turut melaporkan harta bergerak lainnya sebesar Rp 3.020.000.000 serta kas dan setara kas senilai Rp 10.333.500.000.

    Duduk Perkara

    KPK menduga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama sejumlah pejabat dan swasta terlibat tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa (PBJ). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, fokus utama penyelidian mengarah pada dugaan rasuah dalam proyek penyediaan tenaga alih daya atau outsourcing di Pemkab Pekalongan.

    Diduga proses penyediaan outsourcing di Pemkab Pekalongan diwarnai rekayasa. Artinya, ada indikasi pengaturan agar perusahaan atau vendor swasta tertentu memenangkan tender penyediaan tenaga pendukung di beberapa dinas Pemkab Pekalongan.

    “Ini kan ada sejumlah pengadaan yang memang dilakukan di dinas-dinas Pemkab Pekalongan yang prosesnya diduga diatur, dikondisikan sehingga vendor atau perusahaan-perusahaan tertentu yang bisa masuk dan menang untuk mendeliver barang ataupun jasa, termasuk pengadaan outsource,” jelas Budi di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026) malam.

    Sebelumnya, kabar penangkapan Fadia Arafiq dibenarkan Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa. “Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Budi Prasetyo. Setelah ditangkap, Fadia bersama sejumlah pihak dibawa ke Gedung Merah Putih, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 fakta mengerikan kecelakaan moge di Kulon Progo, istri tewas, anak terpental ke sungai

    By adm_imr9 Maret 20261 Views

    Kombes Arya Perdana Bantah Pistol Meledak Tak Sengaja saat Selidiki Bertrand Eka

    By adm_imr9 Maret 20261 Views

    Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rambatu–Manusa, Guwen Salhuteru Didakwa 6 Tahun Penjara

    By adm_imr9 Maret 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S26 di Indonesia

    9 Maret 2026

    Menanti Persetujuan RKAB, Prospek Kinerja Antam (ANTM) Tahun 2026

    9 Maret 2026

    Waktu Imsak dan Sholat Subuh 8 Maret 2026 di Ciamis

    9 Maret 2026

    5 Film yang Mengangkat Karya William Shakespeare Selain Hamnet

    9 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?