Bantuan Becak Listrik untuk 200 Penarik Becak di Bondowoso
Sebanyak 200 penarik becak, terutama dari kalangan lansia, menerima bantuan berupa becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Pendopo Raden Bagus Asra, Bondowoso, pada Minggu (25/1/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari program yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan para penarik becak sekaligus memperkuat transportasi ramah lingkungan.
Becak listrik yang diberikan adalah hasil produksi PT Pindad dan didanai sepenuhnya oleh dana pribadi Presiden Prabowo. Setiap unit memiliki nilai sebesar Rp22 juta, sehingga total bantuan yang diberikan khusus untuk Bondowoso mencapai angka Rp4,4 miliar. Bantuan ini diberikan secara gratis tanpa biaya apa pun kepada para penerima.
Penyerahan Bantuan Secara Langsung
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik Sudaryati Deyang, bersama Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid. Acara berlangsung di depan Pendopo Raden Bagus Asra, dengan hadirnya para penerima bantuan. Semua becak listrik yang diberikan memiliki warna senada, yaitu cokelat, serta dilengkapi dengan tirai berwarna serupa. Di bagian depan, belakang, dan penutup roda depan, terdapat gambar Presiden RI Prabowo Subianto.
Di sisi setir, terdapat layar kecil untuk memantau indikator baterai. Selain itu, terdapat soket pengisian daya di bagian bawah belakang. Setiap penerima mendapatkan dua kunci, satu buku panduan, serta pengisi daya (charger).
Tanggapan Para Penerima Bantuan
Sutar, salah satu penarik becak asal Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, mengatakan bahwa bantuan ini diberikan secara gratis tanpa biaya apa pun. Ia hanya diminta untuk mengumpulkan fotokopi KTP dan KK sebagai syarat penerimaan. “Senang karena dapat bantuan,” ujarnya. Sutar telah menarik becak sejak tahun 1992, dan ia merasa sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan.
Spesifikasi Becak Listrik
Wakil Ketua GSN, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan bahwa becak listrik yang dibagikan merupakan produksi PT Pindad. Harga per unit mencapai Rp22 juta, sehingga total bantuan untuk Bondowoso mencapai Rp4,4 miliar. Ia juga menekankan bahwa bantuan ini diberikan sebagai hadiah dari Presiden Prabowo, sehingga harus dipantau agar tidak dipindahtangankan.
Becak listrik ini memiliki kapasitas daya listrik di bawah 450 Watt, sehingga pengisian daya bisa dilakukan di rumah masing-masing. Kapasitas baterai mampu digunakan untuk berkendara selama 6-7 jam, tergantung muatannya.
Garansi dari PT Pindad
Menurut Nanik, becak listrik ini dilengkapi garansi dari PT Pindad selama satu tahun. Jika terdapat kerusakan, penerima dapat melapor ke Dinas Perhubungan (Dishub) Bondowoso. Ia sudah menitipkan hal ini ke Dishub. Selain itu, pihaknya akan terus menambah bantuan becak listrik. Saat ini, sudah ada sekitar 70.000 unit yang dipesan. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat atau tahun ini ada tambahan lagi,” ujarnya.
Harapan Bupati Bondowoso
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, berharap bantuan ini dapat mendorong pendapatan masyarakat, khususnya para penerima. Selain itu, hal ini menjadi upaya meningkatkan sarana transportasi lingkungan di Bondowoso yang dinilai masih kurang. “Terkait pariwisata, saya kira daya jangkaunya lebih jauh daripada becak kayuh. Semoga ini bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.







