Identitas Pelaku dan Modus Kejahatan yang Terungkap
Kasus pencurian susu balita di minimarket Sahabat Mart, Jalan Raya Bancar, Dukuh Duwet, Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kini mulai terkuak fakta-fakta baru. Dua pelaku, AL (60) dan KS (62), warga asal Pasuruan, Jawa Timur, tertangkap basah melakukan aksi pencurian. Namun ternyata, mereka bukanlah pelaku tunggal dalam kejahatan ini. Mereka merupakan bagian dari komplotan yang terdiri dari lima orang.
Modus “Jepit Paha” di Balik Gamis
Dalam modus yang digunakan, AL dan KS memperagakan tindakan sebagai pembeli biasa. Sementara itu, salah satu anggota komplotan lainnya, I, mengambil 4 kotak susu balita dari rak tempat susu. Setelah diambil, dua kotak diberikan kepada AL dan dua kotak kepada KS. Kedua pelaku kemudian menjepit susu tersebut di kedua paha mereka.
Setelah itu, mereka berpura-pura membayar barang belanjaan sendiri, yaitu sebuah pembersih lantai. Namun, pemilik toko, Dian Setiyo Budi Utomo (36), curiga dengan gerak-gerik mereka. Ia lalu mengajak dua terduga pelaku ke bagian belakang toko untuk diperiksa lebih lanjut.
Penggeledahan dan Pengakuan Pelaku
Dian menemukan bahwa di balik baju AL dan KS tersembunyi 4 kotak susu balita. Setelah penggeledahan, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Mereka mengakui bahwa mereka berasal dari Pasuruan, Jawa Timur. Dian menyatakan niatnya untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwenang karena kehilangan barang seharga Rp 600 ribu.
Sementara itu, ketiga pelaku lainnya yang menunggu di luar toko langsung kabur menggunakan mobil setelah mengetahui AL dan KS tertangkap. Mereka melarikan diri ke arah selatan. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi para tersangka lainnya.
Penjelasan dari Kapolsek Bungkal
Kapolsek Bungkal, AKP H.M Anwar Fatoni, menjelaskan bahwa saat AL dan KS ditangkap oleh pemilik toko, tiga orang lainnya yang menunggu di luar langsung kabur. Menurutnya, identitas lengkap para tersangka masih dalam proses penyelidikan. Selain itu, motif kejahatan ini juga belum diketahui secara pasti.
Peran Sekretaris Desa Bancar
Sekretaris Desa (Sekdes) Bancar, Nurcholis, mengungkapkan bahwa memang ada beberapa orang yang menunggu di luar toko. Saat dua terduga pelaku tertangkap, mereka langsung melarikan diri. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap para tersangka yang kabur. CCTV di area toko dan sekitarnya akan menjadi alat bantu dalam penyelidikan.
Video Viral di Grup WhatsApp
Beberapa video terkait pencurian ini telah tersebar di grup WhatsApp warga Kabupaten Ponorogo. Video pertama berdurasi 5 menit 36 detik, video kedua berdurasi 4 menit 45 detik, dan video ketiga berdurasi 1 menit 25 detik. Dalam video tersebut, terlihat Dian menanyai kedua terduga pelaku.
Dian meminta pegawainya untuk menggeledah baju kedua pelaku. Hasilnya, 4 kotak susu balita ditemukan di balik baju mereka. Dari pengakuan pelaku, masing-masing kotak susu memiliki berat 780 gram dengan harga sekitar Rp 150 ribu per kotak.
Identitas Pelaku dan Motif Masih Tertutup
Meskipun identitas AL dan KS sudah diketahui, nama lengkap kedua terduga pelaku masih belum jelas. Selain itu, motif yang mendorong mereka melakukan pencurian juga belum terungkap. Kedua pelaku kini telah dibawa ke Mapolsek Bungkal untuk dimintai keterangan lebih lanjut.







