BANYUWANGI, Infomalangraya.com
– Wakil ketua Gerakan Sosial Nasional (GSN) Nanik S Deyang menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto kembali memesan becak listrik ke PT Pindad (Perindustrian TNI Angkatan Darat).
Sebelumnya, sekitar 10.500 becak listrik telah diproduksi dan dibagikan secara bertahap. Produksi dimulai dari industri pertahanan PT LEN pada tahun 2024, kemudian dilanjutkan dengan kerja sama dan produksi oleh PT Pindad.
Informasi ini baru saja diungkapkan oleh Prabowo kepada Nanik beberapa hari yang lalu. Hal ini disampaikan oleh Nanik saat pembagian becak listrik kepada 200 tukang becak lanjut usia di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (24/1/2026).
“Wah, saya lupa bilang ke kamu. Saya sudah pesan lagi 70.000 becak listrik,” kata Nanik menirukan ucapan Prabowo.
Setiap becak bernilai Rp 22 juta, sehingga total nilai kerja sama mencapai antara Rp 1,5 hingga 2 triliun rupiah. Pembagian becak tersebut mendapat sambutan meriah dari para tukang becak yang hadir di Pendopo Sabha Swasta Blambangan.
Becak listrik tersebut akan diberikan secara gratis ke seluruh Indonesia, mulai dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, lalu dilanjutkan ke wilayah-wilayah lainnya di Indonesia. Tujuannya adalah untuk menggantikan becak-becak tenaga manusia.
Nanik menjelaskan bahwa becak listrik ini merupakan bentuk cinta Prabowo kepada rakyatnya. Ia tidak ingin rakyatnya terus menggunakan tenaga mereka hanya untuk mencari nafkah di jalanan.
“Didesain sendiri oleh Presiden dan dibuat di PT Pindad, artinya becak panjenengan sama dengan mobil presiden yang warna putih,” ucap Nanik.
Dalam kesempatan yang sama, Nanik juga mengingatkan agar becak listrik bantuan Prabowo tersebut tidak dipindahtangankan atau diperjualbelikan.
“Mohon teman-teman DPC Gerindra, mohon diawasi agar becak tidak dipindahtangankan,” pesannya.
Selain itu, Nanik meminta bantuan pemerintah daerah dalam merumuskan regulasi, mulai dari tempat pengecasan hingga dorongan agar becak listrik tersebut dapat menjadi becak wisata. Tujuannya adalah untuk meningkatkan taraf hidup para tukang becak.
“Titip ke semua, mari kepedulian presiden ini disambut oleh pejabat daerah dengan ikut menjaga agar becak benar-benar berguna dan bisa meningkatkan pendapatan pebecak serta mengentaskan kemiskinan,” tandasnya.
Dengan pemerintah daerah, GSN juga disebut akan aktif berkomunikasi terkait potensi kendala yang dihadapi becak, termasuk apabila ada kerusakan.
Para pebecak yang mengalami masalah kelistrikan di becaknya dapat melaporkan ke dinas perhubungan setempat yang akan diteruskan ke GSN. Nantinya, teknisi akan datang langsung, terutama saat masa garansi 1 tahun dari PT Pindad masih berlangsung.







