Kehilangan Pemain Kunci, Arema FC Harus Hadapi Tantangan Berat
Kabar buruk datang dari suporter Arema FC, Aremania, menjelang pertandingan tim kebanggaannya melawan Bali United. Salah satu idola Aremania yang baru bergabung di putaran kedua musim 2025/2026 harus absen hingga akhir musim karena cedera serius.
Idola Aremania yang dimaksud adalah Walisson Maia, bek asal Brasil. Ia didatangkan oleh Arema FC pada 5 Februari 2026 dengan skema bebas transfer dari klub Liga Brasil, Vila Nova FC. Dalam empat pertandingan atau total 307 menit bermain di putaran kedua Super League 2025/2026, Walisson Maia belum mampu mencatatkan gol maupun assist.
Sayangnya, kiprahnya bersama Arema FC terhenti lebih cepat karena cedera. Dokter Arema FC, dr Nanang Tri Wahyudi, mengungkap bahwa Walisson Maia mengalami patah tulang fibula. Cedera tersebut terjadi ketika Arema FC melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada 26 Februari 2026 silam.
Menurut dr Nanang, proses pemulihan Walisson Maia membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. “Dia (Walisson) patah tulang fibula, butuh waktu pemulihan mungkin sekitar tiga bulan,” jelasnya. Selain itu, Nanang menambahkan bahwa Walisson Maia akan absen hingga akhir musim 2025/2026.
Kehilangan Walisson Maia tentu menjadi kerugian besar bagi Arema FC. Apalagi, tim ini akan menghadapi lawan-lawan berat di laga-laga mendatang di Super League 2025/2026. Terdekat, Arema FC akan menjamu Bali United di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pada Jumat, 6 Maret 2026 dalam lanjutan match day ke-24 Super League 2025/2026. Patut dinantikan bagaimana strategi pelatih Arema FC, Marcos Santos, setelah kehilangan Walisson Maia hingga akhir musim.
Rekrutan Baru Arema FC Memenuhi Ekspektasi
Arema FC tidak hanya kehilangan Walisson Maia, tetapi juga berhasil merekrut dua pemain kawak Persija Jakarta, yaitu Hansamu Yama dan Rio Fahmi, di putaran kedua lalu. Kedua pemain tersebut sukses membantu Arema FC dalam beberapa pertandingan terakhir.
Persija Jakarta terlebih dahulu mengumumkan pelepasan Rio Fahmi dan Hansamu Yama di Instagram resminya, Sabtu (31/2/2026). “Persija Jakarta melepas Rio Fahmi dan Hansamu Yama dengan status pinjaman di 15 laga sisa BRI Super League 2025/2026. Sebuah keputusan yang lahir dari pertimbangan matang dan tidak mudah bagi semua pihak. Doa kami akan selalu menyertai setiap langkah kalian,” tulis akun Persija Jakarta.
Hanya berselang 2 jam kemudian, Arema FC memperkenalkan Rio Fahmi dan Hansamu Yama sebagai rekrutan anyar di Instagram mereka. Marcos Santos langsung memasukkan keduanya dalam starting line up. Hansamu Yama dipasang di pos bek tengah, sedangkan Rio Fahmi menggantikan Achmad Maulana yang cedera di pos bek kanan.
Bahkan, Hansamu Yama langsung diberi kepercayaan penting sebagai kapten tim meskipun baru saja bergabung. Performa keduanya langsung membuahkan hasil. Hansamu Yama mencatatkan 1 gol, sementara Rio Fahmi memberikan 1 assist.
Berkat penampilan tersebut, Arema FC terlihat seperti pepatah “diberi hati minta jantung”. Pasalnya, Arema FC dikabarkan ingin mempermanenkan Rio Fahmi dan Hansamu Yama di akhir musim nanti.
Kabar ini dibongkar oleh akun Instagram fans base Arema FC, @lionssfanss, Rabu (25/2/2026). Akun tersebut menyebut jika keinginan Arema FC itu diungkap oleh General Manager mereka, Yusrinal Fitriandi. “BREAKING: Manajemen Arema sudah memikirkan masa depan tiga pemain pinjamannya di bursa transfer pemain paruh musim Super League 2025-2026. Pihak klub akui tertarik permanenkan duo pinjaman dari Persija Jakarta, Ilham Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata,” tulis @lionssfanss.
Dari segi peluang, Arema FC memiliki tantangan untuk mengamankan Rio Fahmi, yang masih memiliki kontrak hingga 2028. Sementara untuk Hansamu Yama, peluang lebih terbuka karena kontraknya akan habis pada akhir musim 2025/2026. Patut dinantikan bagaimana keputusan yang akan diambil oleh manajemen Persija Jakarta terkait gerak-gerik Arema FC yang ingin mempermanenkan kedua pemain tersebut.







