Performa Konsisten Bruno Moreira dan Toni Firmansyah Mengangkat Semangat Persebaya Surabaya
Bruno Moreira dan Toni Firmansyah berhasil menunjukkan performa luar biasa bersama Persebaya Surabaya di awal tahun 2026. Kedua pemain tersebut resmi masuk dalam daftar APPI Best 11 Super League Januari 2026, yang menjadi penghargaan penting bagi Green Force di tengah situasi sulit.
Penghargaan ini datang pada momen krusial bagi Persebaya Surabaya. Tim asuhan Bernardo Tavares baru saja menderita kekalahan dari Bhayangkara FC di Gelora Bung Tomo pada pekan ke-21. Hasil tersebut sempat mengganggu tren positif yang dibangun oleh Persebaya dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun, kabar baik tentang Bruno Moreira dan Toni Firmansyah menjadi semangat tambahan bagi para pemain.
Dalam daftar APPI Best 11 Super League Januari 2026, dua nama dari Persebaya Surabaya bersanding dengan pemain-pemain top lainnya. Mereka adalah Bruno Moreira dan Toni Firmansyah yang dinilai tampil konsisten sepanjang bulan Januari. Daftar tersebut juga diisi oleh Aleksa Andrejic dari Persita Tangerang, Thijmen Goppel dari Bali United, Tyronne Del Pino, Alexis Messidoro dari Dewa United, serta deretan pemain dari Malut United seperti Igor Inocencio, Yance Sayuri, dan Gustavo Franca.
Selain itu, Patricio Matricardi dan Teja Paku Alam dari Persib Bandung turut melengkapi komposisi tim terbaik Januari. Komposisi ini menunjukkan ketatnya persaingan di Super League musim 2025/2026.
Kontribusi Nyata Bruno Moreira dan Toni Firmansyah
Masuknya Bruno Moreira dan Toni Firmansyah dalam daftar APPI Best 11 tidak lepas dari kontribusi nyata mereka di lapangan. Performa keduanya konsisten membantu Persebaya Surabaya tetap kompetitif, termasuk saat bermain di luar kandang.
Secara statistik, Persebaya Surabaya justru tampil lebih menggila saat bermain di luar kandang. Dari 10 pertandingan tandang, Green Force meraih 4 kemenangan, 5 imbang, dan hanya 1 kekalahan dengan total 17 poin. Produktivitas gol juga menjadi sorotan. Dalam lima pertandingan terakhir, Persebaya Surabaya mencetak 10 gol, jauh lebih tajam dibanding calon lawannya yang hanya mencetak tiga gol dalam periode sama.
Menariknya, sembilan nama berbeda menyumbang gol bagi Persebaya Surabaya saat laga tandang. Bruno Moreira memimpin daftar dengan tiga gol, sementara Francisco Rivera, Arief Catur, Gali, Bruno Paraiba, Rachmat Irianto, Mihailo Perovic, Alfan Suaib, dan Risto Mitrevski masing-masing menyumbang satu gol, ditambah satu gol bunuh diri lawan.
Persiapan untuk Laga Berikutnya
Kondisi ini menjadi modal penting jelang lawatan ke markas Persijap Jepara pada pekan ke-22. Apalagi Persijap sedang terkapar usai dibantai Malut United 4-0 di Gelora Kie Raha. Situasi tersebut tetap diwaspadai serius oleh Bernardo Tavares. Ia menilai tim yang baru kalah telak justru memiliki motivasi berlipat untuk bangkit.
“Jangan lupa, tim yang baru kalah telak akan memotivasi pemainnya 200% untuk bangkit. Mereka pasti akan menganalisis kita. Kita harus punya motivasi yang sama tingginya karena kita juga kalah di kandang,” ujar Bernardo Tavares.
Pelatih asal Portugal itu tidak ingin anak asuhnya lengah meski di atas kertas lebih produktif. Ia menyadari kekalahan dari Bhayangkara FC menjadi pelajaran mahal yang harus segera ditebus.
“Selamat kepada Bhayangkara atas hasil ini. Mereka tidak memiliki banyak peluang, tetapi mampu memaksimalkan momen yang ada. Kami sedikit lengah pada situasi krusial dan itu menjadi pembeda,” ujar Tavares.
Meski kalah, ia tetap melihat karakter kuat dalam timnya. Para pemain dinilai sudah berjuang maksimal dan menunjukkan mental bertanding yang baik.
“Para pemain sudah berjuang maksimal dan menunjukkan karakter. Dalam sepakbola, situasi seperti ini harus diterima dengan lapang dada,” jelasnya.
Kini, fokus sepenuhnya diarahkan ke laga tandang berikutnya. Tavares ingin kekalahan itu menjadi bahan bakar, bukan beban.
“Kami harus segera bangkit, melupakan hasil ini, dan mengalihkan fokus untuk meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Penghargaan sebagai Simbol Kerja Keras
Masuknya Bruno Moreira dan Toni Firmansyah dalam APPI Best 11 Super League Januari 2026 menjadi simbol kerja keras yang mendapat pengakuan. Penghargaan ini bisa menjadi momentum kebangkitan Persebaya Surabaya untuk kembali menegaskan diri sebagai salah satu kandidat kuat di papan atas Super League musim ini.







