Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Di Malang Selatan, Pemprov Jatim Percepat Pembangunan 40 Kampung Nelayan Merah Putih

    29 April 2026

    SMK Negeri 6 Detukeli Ende NTT Siap Pasok Bahan Baku ke Dapur MBG

    29 April 2026

    Hasil Super League – Jon Miquel Toral Jadi Pahlawan, Persik Kediri Kalahkan Persita Tangerang di Brawijaya

    29 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 29 April 2026
    Trending
    • Di Malang Selatan, Pemprov Jatim Percepat Pembangunan 40 Kampung Nelayan Merah Putih
    • SMK Negeri 6 Detukeli Ende NTT Siap Pasok Bahan Baku ke Dapur MBG
    • Hasil Super League – Jon Miquel Toral Jadi Pahlawan, Persik Kediri Kalahkan Persita Tangerang di Brawijaya
    • 5 Perbedaan Penting Bootstrapping dan Funding, Mana yang Lebih Aman untuk Startup?
    • Foto 2 Pelaku Penusukan Nus Kei Tersebar, Motifnya Dendam Lama
    • Kejati Maluku Ungkap Skandal IUP Batu Gamping SBB, Gubernur Minta Transparan dan Akuntabel
    • Tempat Kuliner Enak di Sukoharjo dengan Pilihan Makanan Beragam
    • Gunung Kerinci: Pemandangan Hutan Tropis yang Menakjubkan
    • 6 zodiak bersinar di Senin 20 April 2026, kesempatan emas untuk tumbuh dan berkembang
    • Iran Serang Kapal India di Selat Hormuz, Diplomasi Memanas
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Bupati Fadia Arafiq Dibawa ke Jakarta Usai Terjaring OTT KPK di Semarang

    Bupati Fadia Arafiq Dibawa ke Jakarta Usai Terjaring OTT KPK di Semarang

    adm_imradm_imr7 Maret 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Bupati Pekalongan Ditangkap dalam OTT KPK

    Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026. Fadia menjadi bupati kedua di Provinsi Jawa Tengah yang terjaring OTT KPK sejak Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

    Sebelumnya, pada 20 Januari 2026, Bupati Pati, Sudewo, juga terjaring OTT KPK. Kini, Fadia ditangkap bersama ajudannya dan orang kepercayaannya di Kota Semarang. Menurut pernyataan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, ketiga pihak tersebut diamankan di wilayah Semarang dan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    “Para pihak diamankan di wilayah Semarang, kemudian pada pagi hari ini (Selasa kemarin—Red) ketiga pihak dimaksud langsung dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa.

    Fadia Arafiq dan dua orang lainnya memasuki Gedung KPK lewat pintu belakang. Mereka tiba sekitar pukul 10.22. Saat ini, mereka sedang menjalani pemeriksaan intensif. OTT yang menjerat Fadia terkait dengan pengadaan di wilayah Pemkab Pekalongan. Tim KPK masih melakukan pencarian terhadap sejumlah pihak terkait OTT tersebut.

    “Kami juga mengimbau agar para pihak-pihak dimaksud bisa kooperatif sehingga dapat membantu dalam proses penanganan perkara ini sehingga jalannya proses penanganan perkara yang saat ini ada di tahap penyelidikan bisa berjalan secara efektif,” ujar Budi.

    KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT. Saat ini, para pihak yang terjaring OTT masih berstatus sebagai terperiksa.

    Penyegelan Ruangan di Pemkab Pekalongan

    Di kantor Pemkab Pekalongan, KPK menyegel sembilan ruangan. Ruangan yang disegel antara lain, kantor Bupati dan Sekda Pekalongan. Penyegelan tampak terpasang dengan tulisan “masih dalam pengawasan KPK”. Selain itu, ruangan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dingkop-UKM) Kabupaten Pekalongan, Satpol PP, Bagian Umum, Bagian Perekonomian, Prokompim, Dinperkim LH, DPU dan Taru, juga disegel.

    Suasana di sekitar kantor yang berada di kompleks Pemkab Pekalongan terlihat sepi dan sunyi. Aktivitas perkantoran berjalan seperti biasa, namun sejumlah pegawai tampak enggan memberikan keterangan.

    Sementara itu, aktivitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan sekitar kantor tetap berjalan normal. Beberapa pegawai terlihat tetap menjalankan tugas seperti biasa meski situasi kantor terpantau lebih lengang dari hari biasanya.

    Pada Selasa sore, penyegelan oleh KPK terus meluas. Selain menyasar sejumlah ruangan di kompleks Sekretariat Daerah dan kantor dinas, penyidik juga memberi segel pada deretan mobil yang terparkir di rumah dinas Bupati Pekalongan.

    Pantauan Tribun Jateng, Selasa sore, sedikitnya delapan kendaraan dipasangi segel pada bagian kaca depan dan handel pintu sisi pengemudi. Kendaraan tersebut berada di halaman rumah dinas bupati. Beberapa mobil yang terlihat disegel antara lain mobil listrik premium Denza D9, Toyota Fortuner, Toyota Camry, Mitsubishi Xpander, Hyundai, serta mobil listrik produksi Wuling.

    Selain itu, salon milik Fadia yang berada di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, juga disegel KPK. Pagar besi salon tampak tertutup rapat dan tidak terlihat aktivitas di dalamnya.

    Pemeriksaan di Mapolresta Pekalongan

    Pasca-OTT, KPK memeriksa sejumlah pejabat Pemkab Pekalongan. Pemeriksaan berlangsung di Mapolresta Pekalongan. Pada Selasa pagi, sejumlah mobil dinas berpelat merah milik Pemkab Pekalongan terparkir di halaman Mapolresta Pekalongan.

    Pantauan di lokasi, pada pukul 09.14-09.37, sedikitnya lima kendaraan dinas terparkir, yakni Toyota Rush G 1269 XB, Toyota Avanza G 1090 XB, Toyota Rush G 1223 XB, Toyota Rush G 84 B, serta Toyota Rush AG 1256 XB. Selain mobil pelat merah, tampak pula beberapa kendaraan pelat putih dan mobil dinas kepolisian yang terparkir di area tersebut.

    Yang menarik, dari pengamatan luar, beberapa mobil dinas tersebut masih menyimpan barang-barang pribadi di dalamnya. Terlihat pakaian dinas berwarna putih yang tergantung rapi, tas bahu, hingga topi berlogo Pemkab Pekalongan.

    Keberadaan kendaraan dinas itu diduga berkaitan dengan pemeriksaan sejumlah pejabat Pemkab Pekalongan oleh KPK di Mapolresta Pekalongan.

    Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, membenarkan, pihaknya meminjamkan aula untuk kepentingan pemeriksaan yang dilakukan, sejak Senin (2/3/2026) malam.

    “Kami benarkan adanya pemeriksaan ataupun penanganan perkara dugaan kasus korupsi yang ditangani oleh pihak KPK,” kata Riki kepada Tribun Jateng, Selasa.

    Riki menjelaskan, sejak Senin malam, pihaknya telah dihubungi tim KPK yang tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Pemkab Pekalongan. Menurutnya, aula Polres dipinjam karena adanya kekhawatiran potensi resistensi atau kerawanan, jika pemeriksaan dilakukan di lokasi lain.

    “Kurang lebih tadi ada beberapa yang disampaikan oleh mereka (tim KPK—Red),” katanya.

    Dia menyebut, beberapa pejabat yang diperiksa di antaranya Sekda Kabupaten Pekalongan, sejumlah kepala dinas, serta camat. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara detail daftar nama maupun status hukum mereka.

    Pada pukul 15.00, beberapa pejabat yang diperiksa diberangkatkan ke Jakarta menggunakan bus untuk pemeriksaan lanjutan.

    Terkait kabar OTT terhadap Bupati Pekalongan, Riki mengaku tidak mengetahui detailnya.

    “Kalau bupatinya sendiri, informasi dari media, sudah dibawa menggunakan pesawat terbang dari Semarang,” ujarnya.








    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Foto 2 Pelaku Penusukan Nus Kei Tersebar, Motifnya Dendam Lama

    By adm_imr29 April 20261 Views

    Nasib Aipda Robig, Polisi yang Tembak Siswa SMK, Terbukti Pakai Narkoba, Kini ke Nusakambangan

    By adm_imr29 April 20261 Views

    Dua warga Sragen ditangkap polisi saat tanam sabu di SPBU hingga mall di jalur Karanganyar-Solo

    By adm_imr29 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Di Malang Selatan, Pemprov Jatim Percepat Pembangunan 40 Kampung Nelayan Merah Putih

    29 April 2026

    SMK Negeri 6 Detukeli Ende NTT Siap Pasok Bahan Baku ke Dapur MBG

    29 April 2026

    Hasil Super League – Jon Miquel Toral Jadi Pahlawan, Persik Kediri Kalahkan Persita Tangerang di Brawijaya

    29 April 2026

    5 Perbedaan Penting Bootstrapping dan Funding, Mana yang Lebih Aman untuk Startup?

    29 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?