Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Surati Ketua MA, Desak Terbitkan Perma Terkait Praperadilan IV Roy Suryo

    6 Agustus 2026

    Cerita Andes Syaputra: Hobi Foto Olahraga Jadi Sumber Penghasilan di Bengkulu

    6 Agustus 2026

    Penjualan GR Tembus 60 Persen, Toyota Perluas Ke Land Cruiser Baru di GIIAS 2026

    6 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 6 Agustus 2026
    Trending
    • Surati Ketua MA, Desak Terbitkan Perma Terkait Praperadilan IV Roy Suryo
    • Cerita Andes Syaputra: Hobi Foto Olahraga Jadi Sumber Penghasilan di Bengkulu
    • Penjualan GR Tembus 60 Persen, Toyota Perluas Ke Land Cruiser Baru di GIIAS 2026
    • Wagub Banten Bantah Putrinya Nonton Kpop Pakai APBN: Dana Dia Banyak
    • Jadwal Kapal Pelni KM Sinabung 4-14 Agustus 2026: Surabaya-Fakfak via Banda, Tual, Dobo, Kaimana
    • Resmi! Ini Daftar Anggota KOMPAS100 Mulai Hari Ini, Cek Rekomendasi Analis
    • Dapur MBG di Lampung Dirampok Sebelum Beroperasi, Genset dan Freezer Hilang
    • Doa setelah sholat Asar, mohon selamat dari api neraka
    • Bukan karena kebetulan, 5 weton ini diyakini membawa energi penjagaan buyut sejak lahir
    • Cara Masak Nasi Kurangi Arsenik 60 Persen
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Gagas Kawula Tani, Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Bina Milenial untuk Ekspor

    Gagas Kawula Tani, Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Bina Milenial untuk Ekspor

    adm_imradm_imr17 Mei 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Inisiasi Komunitas Kawula Tani untuk Perkembangan Pertanian

    Mantan Bupati Malang, Rendra Kresna, kembali menciptakan inovasi baru di sektor pertanian dengan menginisiasi lahirnya komunitas bernama Kawula Tani. Komunitas ini bertujuan sebagai wadah kolaborasi bagi para pelaku industri, pemerhati, hingga petani dari berbagai sektor.

    Komunitas tersebut diresmikan di kebun anggur milik Rendra Kresna di kawasan Tlogowaru pada Kamis (15/5/2026). Dengan jargon ‘Petani Pemikir, Pemikir Petani’, Kawula Tani menunjukkan visi besar dalam memajukan dunia pertanian melalui pemikiran strategis dan solusi terhadap problematika pangan.

    Visi dan Fokus Kawula Tani

    Kawula Tani bukan sekadar kelompok tani biasa, tetapi sebuah perkumpulan personal yang memiliki tujuan memajukan sektor pertanian melalui pendekatan kreatif dan inovatif. Menurut Rendra Kresna, komunitas ini dibentuk untuk berkumpul dan melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi para petani.

    “Kita berkumpul di sini untuk melakukan sesuatu yang hasilnya bermanfaat bagi para petani,” ujarnya saat berada di kebun anggur miliknya di kawasan Tlogowaru, Kota Malang.

    Fokus utama Kawula Tani tidak hanya pada aktivitas di ladang, tetapi juga pada pemikiran strategis untuk memberikan solusi atas berbagai tantangan dalam sektor pangan. Hal ini membuat komunitas ini menjadi tempat yang unik dan dinamis.

    Regenerasi dan Riset

    Saat ini, telah ada sekitar 100 orang yang bergabung dalam jajaran kepengurusan inti Kawula Tani. Sementara jumlah petani yang dibina dan diedukasi di lapangan diklaim sangat besar. Selain itu, komunitas ini juga fokus pada regenerasi petani muda.

    Salah satu pengurus Kawula Tani sedang menjalankan riset mendalam terkait pemuliaan unggas. “Sekretaris kita ini anak muda, dia melakukan penelitian pemuliaan ayam hasil persilangan (crossing) yang sudah sampai generasi ke-11,” kata Rendra.

    Selain peternakan, Kawula Tani juga menggarap sektor hortikultura seperti tanaman anggur. Hasil kebun yang ada saat ini bukan ditujukan untuk komersial, melainkan murni sebagai sarana edukasi. “Ini pembelajaran saja, bukan untuk tujuan bisnis. Seperti anggur ini, butuh waktu 7 bulan untuk bisa berbuah seperti sekarang,” tambah Rendra.

    Pengembangan Usaha hingga Potensi Ekspor

    Sekretaris Kawula Tani, Fibra Yohano Putra, menambahkan bahwa komunitas ini aktif mengadakan FGD (Focus Group Discussion) dengan para petani. Yohan, sapaan akrabnya, yang juga founder dari Jago Ternak, menjelaskan bahwa Kawula Tani didirikan pada tahun 2026 dan akan terus melakukan diskusi maupun bertukar ilmu.

    “Kita sering adakan FGD, seperti sekarang. Jadi kita ini masih baru berdiri tahun ini 2026, tapi kita akan terus adakan kegiatan seperti ini,” tutur Yohan.

    Yohan menegaskan bahwa nantinya akan membina para pelaku usaha tani dalam menjalankan usaha hulu-hilir hingga potensi ekspor. Pihaknya juga berupaya memberikan peluang pasar yang berkelanjutan untuk setiap komoditas yang dikembangkan oleh seluruh anggota dan masyarakat luas.

    “Jadi kita juga melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha tani. Kita harapkan juga nantinya dapat berkelanjutan agar dapat memberikan peluang pasar mulai hulu hingga hilir,” jelasnya.

    “Tidak menutup kemungkinan potensi Ekspor akan kita lakukan,” pungkasnya.

    Aktivitas Edukasi dan Panen Anggur

    Dalam kegiatan FGD Kawula Tani itu juga dilakukan panen anggur dengan memetik langsung dari pohonnya sebagai bentuk edukasi. Aktivitas ini menunjukkan betapa pentingnya pendidikan dan kesadaran tentang proses produksi pangan secara langsung.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berita Terkini: Bayi Dibuang di Sekitar Terminal Pekalongan

    By adm_imr4 Agustus 20262 Views

    Habib Aboe Puji Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi dan Internasional

    By adm_imr4 Agustus 20263 Views

    Harga Bawang dan Cabai Turun, Jatim Alami Deflasi 0,26 Persen Juli 2026

    By adm_imr4 Agustus 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Surati Ketua MA, Desak Terbitkan Perma Terkait Praperadilan IV Roy Suryo

    6 Agustus 2026

    Cerita Andes Syaputra: Hobi Foto Olahraga Jadi Sumber Penghasilan di Bengkulu

    6 Agustus 2026

    Penjualan GR Tembus 60 Persen, Toyota Perluas Ke Land Cruiser Baru di GIIAS 2026

    6 Agustus 2026

    Wagub Banten Bantah Putrinya Nonton Kpop Pakai APBN: Dana Dia Banyak

    6 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?