Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    William F Rasmussen, Pendiri ESPN yang Mengubah Dunia Olahraga, Meninggal di Usia 93 Tahun

    24 Agustus 2026

    6 Film yang Buktikan Persahabatan Berbahaya Tak Memandang Jenis Kelamin

    24 Agustus 2026

    Status Guru PPPK Berpindah ke Pusat, Bagaimana Dampaknya bagi Guru Surabaya dan Pemkot?

    24 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 24 Agustus 2026
    Trending
    • William F Rasmussen, Pendiri ESPN yang Mengubah Dunia Olahraga, Meninggal di Usia 93 Tahun
    • 6 Film yang Buktikan Persahabatan Berbahaya Tak Memandang Jenis Kelamin
    • Status Guru PPPK Berpindah ke Pusat, Bagaimana Dampaknya bagi Guru Surabaya dan Pemkot?
    • BEI Ubah Harga Minimal Saham Rp 1, Cek Daftar Gocap: GOTO-ADCP-BCAP-BTEL
    • Pria Dibui 7 Kali Tapi Masih Curang, Simpan Hasil Maling di Rumah Kosong
    • Laga semifinal Vietnam vs Malaysia terancam tertunda cuaca ekstrem
    • Merekam Pengalaman, Komunitas Jurnalis Berpetualang di Pati
    • Bioskop Inggris Pertimbangkan Larangan Kacamata AI Meta Akibat Kekhawatiran Pemalsuan Film
    • 8 Bahan Rumah Tangga untuk Membersihkan Kaca Mobil
    • Tanggal 21 Agustus 2026: Hari Apa Saja yang Diperingati?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Iptu N Tembak Pemuda di Makassar, Saksi Sebut Ada Perkelahian

    Iptu N Tembak Pemuda di Makassar, Saksi Sebut Ada Perkelahian

    adm_imradm_imr12 Maret 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Insiden Kematian Remaja Akibat Tembakan Polisi di Makassar

    Insiden tragis terjadi di Jalan Toddopuli Raya, Makassar, pada Minggu (1/3/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Seorang remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) meninggal dunia setelah tertembak oleh senjata api yang digenggam oleh anggota polisi berinisial Iptu N. Kejadian ini menimbulkan banyak pertanyaan dan kekhawatiran dari masyarakat serta keluarga korban.

    Latar Belakang Kejadian

    Menurut keterangan dari Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, kejadian tersebut berawal dari laporan adanya aksi tembak-tembakan antara pemuda-pemuda di badan jalan. Saat itu, Iptu N mendapat informasi dan langsung mendatangi lokasi kejadian. Pada saat tiba, Iptu N melihat korban sedang melakukan tindakan keras terhadap seorang pengendara motor.

    Iptu N kemudian turun dari mobilnya dan mencoba menangkap pelaku. Dalam proses penangkapan, Iptu N melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, saat korban mencoba melarikan diri dan meronta, pistol yang masih digenggam oleh Iptu N meletus secara tidak sengaja dan mengenai bagian tubuh belakang korban.

    Proses Penanganan dan Pemeriksaan

    Setelah kejadian, Iptu N membawa korban ke Rumah Sakit Grestelina untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, karena kondisi korban semakin memburuk, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sayangnya, saat tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

    Kapolrestabes Makassar menyatakan bahwa Iptu N telah diamankan beserta senjata yang digunakan untuk menjalani pemeriksaan oleh Bidang Propam dan Satreskrim Polrestabes Makassar. Hasil autopsi korban belum sepenuhnya keluar, namun kesimpulan sementara menyebutkan bahwa korban meninggal akibat luka tembakan dari senjata api.

    Tanggapan dari Keluarga Korban

    Ibu korban, Desi Manuhutu, mengungkapkan rasa kecewa dan kebingungan atas kejadian yang menimpa anaknya. Saat kejadian, ia berada di Jakarta dan baru menerima informasi sekitar pukul 11.00 WITA. Menurut Desi, pihak kepolisian memberi informasi bahwa kejadian bermula dari konvoi yang berujung pada tawuran. Ia mempertanyakan mengapa anaknya bisa tertembak, karena biasanya polisi menembak ke atas.

    Desi juga menyampaikan bahwa ia ingin mengetahui penyebab pasti kematian anaknya dan meminta agar pihak kepolisian menyelesaikan kasus ini secara transparan. Ia juga menginginkan otopsi dilakukan dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Kesaksian Saksi Mata

    Seorang saksi mata, DN (21), mengungkapkan kronologi kejadian yang berlangsung di depan Cafe Ur Mine (UM), Jl Toddopuli Raya. DN menyebutkan bahwa kejadian dimulai dari perkelahian antara dua kelompok pemuda. Setelah perkelahian, polisi datang dan melepaskan tembakan ke udara. DN mengaku langsung lari dan tidak melihat langsung kejadian setelahnya.

    Dari tempat perlindungan, DN melihat korban sudah diangkat. Ia juga menyampaikan bahwa ada informasi tentang darah yang menempel di tubuh korban, meskipun ia sendiri tidak dapat melihatnya secara langsung.

    Tindakan Lanjutan

    Kapolrestabes Makassar menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara transparan dan tidak menutup-nutupi apa pun. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama keluarga korban, untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pria Dibui 7 Kali Tapi Masih Curang, Simpan Hasil Maling di Rumah Kosong

    By adm_imr24 Agustus 20260 Views

    Pesan Terakhir Dhea Sebelum Tewas Dibegal di Kertapati, Ayah Ungkap Firasat Mengerikan

    By adm_imr24 Agustus 20261 Views

    Colek Akun Giorgio Antonio, Nikita Mirzani Ingatkan Pacar Sarwendah Soal Utang dan Kasus Hukum

    By adm_imr24 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    William F Rasmussen, Pendiri ESPN yang Mengubah Dunia Olahraga, Meninggal di Usia 93 Tahun

    24 Agustus 2026

    6 Film yang Buktikan Persahabatan Berbahaya Tak Memandang Jenis Kelamin

    24 Agustus 2026

    Status Guru PPPK Berpindah ke Pusat, Bagaimana Dampaknya bagi Guru Surabaya dan Pemkot?

    24 Agustus 2026

    BEI Ubah Harga Minimal Saham Rp 1, Cek Daftar Gocap: GOTO-ADCP-BCAP-BTEL

    24 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?