Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Strategi Mengelola Keuangan Bagi Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Dan Berkembang

    Strategi Mengelola Keuangan Bagi Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Dan Berkembang

    23 September 2026
    Menakar Nilai Investasi Hobi: Strategi Memilih Koleksi Bernilai Tinggi dan Menghindari Devaluasi

    Menakar Nilai Investasi Hobi: Strategi Memilih Koleksi Bernilai Tinggi dan Menghindari Devaluasi

    22 September 2026
    Menjaga Keseimbangan Layar dan Lapangan Demi Tumbuh Kembang Anak yang Optimal

    Menjaga Keseimbangan Layar dan Lapangan Demi Tumbuh Kembang Anak yang Optimal

    22 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 23 September 2026
    Trending
    • Strategi Mengelola Keuangan Bagi Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Dan Berkembang
    • Menakar Nilai Investasi Hobi: Strategi Memilih Koleksi Bernilai Tinggi dan Menghindari Devaluasi
    • Menjaga Keseimbangan Layar dan Lapangan Demi Tumbuh Kembang Anak yang Optimal
    • Menjaga Kesegaran Pandangan Mata di Tengah Padatnya Aktivitas Menatap Layar Digital
    • Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
    • Menepi Sejenak dari Layar demi Menyembuhkan Pikiran yang Lelah dan Gelisah
    • Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan dan Kebugaran Tubuh
    • Menanamkan Nilai Islam pada Karakter Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
    • Panduan Merawat Komponen Vital Kendaraan Menghadapi Ancaman Banjir dan Hujan Deras
    • Menjaga Kedaulatan Identitas Digital dan Rahasia Privasi di Tengah Rimba Aplikasi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Iran ajukan 14 syarat damai, Trump ragu dan ancam serangan lanjut

    Iran ajukan 14 syarat damai, Trump ragu dan ancam serangan lanjut

    adm_imradm_imr7 Mei 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Iran Mengajukan Proposal Diplomasi yang Komprehensif

    Iran kembali menunjukkan langkah aktif dalam jalur diplomasi dengan mengajukan proposal komprehensif kepada Amerika Serikat. Proposal ini bertujuan untuk mengakhiri konflik secara permanen dan mencari penyelesaian jangka panjang, bukan hanya meredakan ketegangan sementara.

    Dokumen yang berisi 14 poin tersebut dikirim melalui Pakistan sebagai mediator di tengah situasi gencatan senjata yang masih rapuh sejak 8 April lalu. Langkah ini dipandang sebagai sinyal baru dari Iran untuk mencari penyelesaian jangka panjang, bukan sekadar meredakan ketegangan sementara.

    Proposal ini merupakan respons langsung terhadap rencana sembilan poin yang sebelumnya diajukan oleh Washington. Berbeda dari pendekatan sebelumnya yang cenderung bertahap, Teheran kini menargetkan kesepakatan final yang bisa dicapai dalam waktu 30 hari. Ambisi tersebut menunjukkan adanya dorongan kuat untuk segera mengakhiri konflik yang telah berlangsung cukup lama.

    Tuntutan Strategis dalam Proposal Iran

    Dalam proposal itu, terdapat sejumlah tuntutan strategis yang dinilai krusial bagi kepentingan nasional Iran. Di antaranya adalah jaminan tidak akan ada serangan militer di masa depan serta penarikan pasukan Amerika Serikat dari kawasan sekitar Iran.

    Selain itu, Iran juga mendesak pencabutan sanksi ekonomi yang selama ini membebani negaranya serta pembebasan aset-aset yang dibekukan di luar negeri. Tak hanya itu, Iran turut mengajukan tuntutan ganti rugi perang dan pembentukan “mekanisme baru” untuk pengelolaan jalur vital di Selat Hormuz.

    Di sisi lain, Iran tetap menegaskan haknya untuk melakukan pengayaan uranium dalam kerangka Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, sebuah poin yang secara langsung berbenturan dengan sikap Amerika Serikat dalam isu nuklir.

    Tanggapan Trump: Ragu dan Ancaman Serangan

    Menanggapi proposal tersebut, Donald Trump mengaku masih mempelajarinya, namun memberi sinyal skeptis terhadap peluang kesepakatan. “Jika mereka melakukan sesuatu yang buruk, ada kemungkinan hal itu bisa terjadi,” kata Trump kepada wartawan, merujuk pada kemungkinan dilanjutkannya serangan militer.

    Dalam pernyataan lain, Trump juga menegaskan bahwa Iran belum membayar harga yang cukup atas tindakannya selama puluhan tahun, sehingga sulit membayangkan proposal tersebut akan diterima. Ia tetap bersikeras bahwa Iran harus menghentikan blokade Selat Hormuz dan membatasi program nuklirnya, dua isu yang menjadi “garis merah” bagi Washington.

    Selat Hormuz dan Nuklir Jadi Titik Bentur

    Kebuntuan negosiasi terutama disebabkan oleh dua isu utama: pengayaan uranium dan kontrol atas Selat Hormuz. Jalur laut ini sangat vital karena dilalui sekitar 20 persen pasokan energi dunia. Blokade de facto Iran terhadap selat tersebut merupakan respons atas serangan AS dan Israel sebelumnya. Di sisi lain, Amerika Serikat juga memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran, memperparah ketegangan.

    Akibatnya, konflik tidak hanya terjadi di meja diplomasi, tetapi juga berlanjut di laut melalui aksi saling cegat dan penangkapan kapal.

    Ketidakpercayaan Jadi Hambatan Terbesar

    Menurut Paul Musgrave, profesor di Universitas Georgetown, Iran sebenarnya telah menunjukkan sedikit pelunakan dalam proposalnya. “Ada indikasi bahwa Iran mulai membuka ruang diskusi, termasuk kemungkinan mengesampingkan beberapa prasyarat awal,” ujarnya kepada Al Jazeera.

    Namun, ia menegaskan bahwa perbedaan soal nuklir masih sangat jauh. “Presiden Trump bersikeras bahwa Iran harus menyerahkan kemampuan nuklirnya,” tambahnya. Sementara itu, peneliti Soufan Center, Kenneth Katzman, menilai bahwa masalah utama bukan hanya perbedaan kebijakan, tetapi juga krisis kepercayaan. “Iran benar-benar tidak mempercayai Trump dan Amerika Serikat, dan tidak ingin memulai diskusi penuh sampai blokade dicabut,” katanya.

    Blokade Dinilai Jadi Bumerang

    Analis Trita Parsi menilai kebijakan blokade AS justru memperburuk situasi. “Blokade ini tidak ada hubungannya dengan kehadiran Iran di meja perundingan. Justru, blokade ini menghambat kemajuan diplomatik,” kata Parsi kepada Al Jazeera.

    Ia juga menyoroti dampak ekonomi global, terutama kenaikan harga minyak. Bahkan, menurutnya, harga energi saat ini lebih tinggi dibandingkan saat perang masih berlangsung aktif. Meski gencatan senjata masih berlaku, situasi di lapangan tetap tegang. Korps Garda Revolusi Iran menyatakan tetap dalam “siaga penuh”, menandakan potensi eskalasi kapan saja.

    Dengan proposal di tangan Washington, keputusan kini berada pada Donald Trump. Namun, dengan perbedaan yang masih tajam dan kepercayaan yang rapuh, dunia masih harus menahan napas menunggu apakah diplomasi akan menang, atau konflik kembali meledak.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kyiv Tetapkan 21 Agustus sebagai Hari Berkabung, 12 Warga Tewas dalam Serangan Rusia

    By adm_imr25 Agustus 20261 Views

    Parlemen Iran Persetujui Rencana Batasi Akses Asing ke Media dan Kedutaan

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Terjemahan Lirik Lagu “Intro End of the World” – Ariana Grande: Dan Jika Semua Berakhir Besok

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Strategi Mengelola Keuangan Bagi Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Dan Berkembang

    Strategi Mengelola Keuangan Bagi Pekerja Muda Agar Tabungan Tetap Aman Dan Berkembang

    23 September 2026
    Menakar Nilai Investasi Hobi: Strategi Memilih Koleksi Bernilai Tinggi dan Menghindari Devaluasi

    Menakar Nilai Investasi Hobi: Strategi Memilih Koleksi Bernilai Tinggi dan Menghindari Devaluasi

    22 September 2026
    Menjaga Keseimbangan Layar dan Lapangan Demi Tumbuh Kembang Anak yang Optimal

    Menjaga Keseimbangan Layar dan Lapangan Demi Tumbuh Kembang Anak yang Optimal

    22 September 2026
    Menjaga Kesegaran Pandangan Mata di Tengah Padatnya Aktivitas Menatap Layar Digital

    Menjaga Kesegaran Pandangan Mata di Tengah Padatnya Aktivitas Menatap Layar Digital

    22 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?