Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Minat Golf Meningkat, Persiapan Pemula yang Perlu Diketahui

    25 Agustus 2026

    Jelajah Rasa Nusantara di Surabaya, Chef Vindex Sajikan Laksa Tangerang dan Konro

    25 Agustus 2026

    4 Tanda Pasar Saham AS Mulai Kena Tekanan Baru

    25 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 26 Agustus 2026
    Trending
    • Minat Golf Meningkat, Persiapan Pemula yang Perlu Diketahui
    • Jelajah Rasa Nusantara di Surabaya, Chef Vindex Sajikan Laksa Tangerang dan Konro
    • 4 Tanda Pasar Saham AS Mulai Kena Tekanan Baru
    • Eksepsi Paulus Dinilai Tidak Sesuai KUHAP, JPU Beri Tanggapan Pekan Depan
    • InJourney hadirkan promo liburan lengkap di ASTINDO Travel Fair 2026
    • Robot Pelayan Unissula Berbicara Saat Ada Gangguan Di Depannya
    • Apakah Sunroof Tingkatkan Suhu Mobil? Ini Jawabannya
    • JAKI & Forum Kota Berkah 2026, Jakarta Hadirkan Platform Digital untuk 200 Kota
    • Dinamika Calon Wagub Sulbar: NasDem Usung Fatmawati, Demokrat Dukung Syamsul
    • Kemarau, Warga Baturaja Mandi dan Cuci di Sungai, Dinkes Imbau Jangan Buang Air Besar di Sana
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Iran menolak tawaran gencatan dari AS, Selat Hormuz tetap tertutup

    Iran menolak tawaran gencatan dari AS, Selat Hormuz tetap tertutup

    adm_imradm_imr9 April 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Pembicaraan mengenai gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS) terus berlangsung, namun pihak Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan membuka kembali Selat Hormuz hanya dengan imbalan gencatan senjata sementara. Seorang pejabat senior Iran menyampaikan pernyataan ini kepada Reuters pada Senin (6/4/2026), menunjukkan bahwa Washington belum siap untuk sebuah kesepakatan permanen.

    Sumber tersebut juga membenarkan bahwa Iran menerima proposal dari Pakistan mengenai gencatan senjata segera, dan saat ini sedang dalam proses evaluasi. Pejabat itu menekankan bahwa Iran menolak tekanan untuk menerima tenggat waktu tertentu atau membuat keputusan cepat.

    Sebelumnya, pada Ahad (5/4/2026), Kantor Presiden Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz hanya akan dibuka kembali jika pendapatan transit digunakan untuk mengganti kerugian akibat konflik. Wakil Bidang Komunikasi dan Informasi Kantor Presiden Iran, Mehdi Tabatabai, mengatakan dalam pernyataannya di platform media sosial X: “Selat Hormuz akan dibuka kembali hanya jika sebagian pendapatan transit digunakan untuk mengompensasi seluruh kerusakan akibat perang yang dipaksakan.”

    Tabatabai juga menyoroti kritik terhadap Presiden AS Donald Trump, dengan menyebutnya sebagai orang yang melontarkan pernyataan tidak masuk akal karena putus asa dan marah. Ia menuduh Trump telah memulai perang skala penuh di kawasan dan tetap membanggakannya.

    Kondisi kawasan tersebut berada dalam situasi siaga sejak serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei. Iran merespons dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang memiliki aset militer AS sebagai bentuk pertahanan diri. Akibatnya, Iran membatasi pergerakan kapal melalui Selat Hormuz.

    Berdasarkan laporan Axios, AS, Iran, dan mediator regional sedang membahas kemungkinan gencatan senjata selama 45 hari sebagai fase pertama dari rencana dua tahap untuk menyelesaikan konflik. Axios mengutip sumber-sumber terkait pada Ahad, menyebutkan bahwa pemerintahan Trump telah mengajukan beberapa pendekatan kepada Iran dalam beberapa hari terakhir, tetapi hingga saat ini belum ada satu pun yang diterima oleh pejabat Iran.

    Menurut laporan tersebut, peluang tercapainya kesepakatan antara kedua pihak dalam 48 jam ke depan dinilai rendah. Trump sebelumnya mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan serta menuntut agar Selat Hormuz dibuka kembali.

    Rencana dua tahap untuk mengakhiri konflik saat ini sedang dibahas. Tahap pertama mencakup gencatan senjata selama 45 hari, di mana syarat-syarat perdamaian final akan dinegosiasikan. Sumber juga menyebutkan bahwa gencatan senjata dapat diperpanjang apabila para pihak membutuhkan waktu tambahan untuk perundingan.

    Tahap kedua mencakup penandatanganan kesepakatan untuk mengakhiri perang. Sumber Axios menilai bahwa isu pembukaan penuh Selat Hormuz serta kepemilikan uranium dengan tingkat pengayaan tinggi oleh Iran hanya dapat diselesaikan dalam kerangka kesepakatan akhir.

    Selain itu, menurut Axios, para mediator sedang berupaya membangun kepercayaan bagi AS dengan menjajaki langkah-langkah yang dapat diambil AS untuk memenuhi beberapa tuntutan Iran.

    Pada Ahad, Trump mengatakan kepada media bahwa AS sedang dalam negosiasi mendalam dengan Iran dan kesepakatan dapat dicapai paling cepat pada Selasa (7/4/2026). Trump sebelumnya menyatakan bahwa Washington dan Teheran telah mengadakan pembicaraan yang produktif.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kyiv Tetapkan 21 Agustus sebagai Hari Berkabung, 12 Warga Tewas dalam Serangan Rusia

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Parlemen Iran Persetujui Rencana Batasi Akses Asing ke Media dan Kedutaan

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Terjemahan Lirik Lagu “Intro End of the World” – Ariana Grande: Dan Jika Semua Berakhir Besok

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Minat Golf Meningkat, Persiapan Pemula yang Perlu Diketahui

    25 Agustus 2026

    Jelajah Rasa Nusantara di Surabaya, Chef Vindex Sajikan Laksa Tangerang dan Konro

    25 Agustus 2026

    4 Tanda Pasar Saham AS Mulai Kena Tekanan Baru

    25 Agustus 2026

    Eksepsi Paulus Dinilai Tidak Sesuai KUHAP, JPU Beri Tanggapan Pekan Depan

    25 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?