BMW Mengumumkan Generasi Baru dengan Nama ‘Neue Klasse’
BMW, salah satu produsen mobil mewah ternama di dunia, sedang menyiapkan produk baru yang akan menjadi langkah besar dalam sejarah perusahaan. Produk ini tidak hanya sekadar mobil listrik biasa, tetapi merupakan lompatan teknologi yang disebut ‘Neue Klasse’. Nama ini memiliki makna historis dan kini dibawa ke era listrik. Ini adalah mobil listrik paling penting yang pernah dibuat oleh BMW.
Neue Klasse bukanlah iX atau i4, melainkan platform yang akan mendefinisikan masa depan BMW. Seluruh jajaran mobil inti perusahaan akan berdiri di atasnya. Produksi telah dimulai, dan ini adalah revolusi dari Munich.
Bukan Sekadar Ganti Baterai
Mengapa Neue Klasse begitu penting? Karena ini adalah reboot total. BMW tidak lagi menaruh motor listrik di sasis yang dirancang untuk mesin bensin. Neue Klasse adalah arsitektur murni EV. Sebuah kanvas kosong yang diisi dengan teknologi Generasi Keenam (Gen6).
Tujuan utamanya adalah jangkauan yang lebih jauh, pengisian daya yang lebih cepat, dan efisiensi yang lebih tinggi.
Gen6 Battery: Silinder dan 800V
Baterai adalah jantung dari Neue Klasse. BMW beralih ke sel silinder, yang berbeda dari sel prisma yang mereka gunakan selama ini. Keputusan ini meningkatkan kepadatan energi hingga 20%. Artinya, baterai bisa lebih kecil dan ringan, namun menyimpan daya lebih banyak.
Jangkauan mobil Neue Klasse ditargetkan mencapai 805 kilometer (500 mil) dengan siklus WLTP. Peningkatan signifikan ini menjawab kekhawatiran utama konsumen EV: range anxiety.
Inovasi lain adalah sistem kelistrikan 800V. Standar premium ini sudah digunakan oleh Porsche, Hyundai, dan Kia. Manfaatnya adalah pengisian daya super cepat. BMW mengklaim mobil ini bisa menambah jarak tempuh 372 km (231 mil) hanya dalam 10 menit pengisian. Itu setara dengan satu kali berhenti minum kopi di jalan tol.
Efisiensi juga meningkat 25%, sementara biaya produksi baterai turun 50%. Angka-angka ini tidak hanya tentang performa, tetapi juga bagaimana membuat mobil listrik lebih terjangkau dan menguntungkan. Sebuah strategi perang harga yang cerdas.
Pengalaman Digital yang Inovatif
BMW tidak hanya merancang mesin baru, tetapi juga pengalaman baru. Lupakan cluster instrumen konvensional dan layar sentuh raksasa yang menonjol di tengah. BMW memperkenalkan Panoramic Vision, sebuah layar informasi yang membentang di sepanjang dasar kaca depan.
Informasi penting diproyeksikan ke area yang dilihat pengemudi, seperti data kecepatan, status kendaraan, hingga hiburan. Semua terintegrasi, namun minim distraksi. Di tengah, masih ada tampilan matriks sentral. Di dalamnya ada sistem iDrive yang diperbarui. Pengemudi tidak perlu menunduk. Fokus tetap di jalan.
Ini filosofi humanis: teknologi harus melayani manusia, bukan sebaliknya. Ditambah Head-up Display 3D. Semua data melayang di depan mata.
Model Pertama: iX3 dan i3
Neue Klasse akan melahirkan dua model pertama. Yang pertama adalah SUV iX3 (NA5) generasi berikutnya. SUV adalah pasar yang menjanjikan. Tapi yang paling krusial adalah yang kedua: sedan i3 (NA0).
Sedan i3 adalah versi listrik dari Seri 3. Seri 3 adalah tulang punggung BMW. Mobil paling laris mereka selama puluhan tahun. Mendorong Seri 3 ke listrik adalah pernyataan tegas. Mereka berani mengubah ikon mereka.
Produksi i3 sedan ini sedang disiapkan di pabrik Munich. Pabrik bersejarah itu sedang diubah menjadi pusat manufaktur mobil listrik masa depan. Sebuah simbol transformasi. Peluncuran penuh dijadwalkan pada paruh kedua tahun 2026.
Performa Tak Terbantahkan
Varian iX3 50 xDrive dikabarkan memiliki konfigurasi motor ganda. Akselerasi 0-100 km/jam diperkirakan 4,9 detik. Lebih jauh lagi, versi M listrik sudah disiapkan. Kabarnya, M listrik ini bisa menghasilkan lebih dari 700 tenaga kuda. Sebuah performa yang menggila.
BMW tidak main-main. Mereka tidak ingin menjadi pengikut. Mereka ingin kembali memimpin. Neue Klasse adalah taruhan total mereka. Ini bukan sekadar mobil baru. Ini adalah BMW yang baru.







