Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Surat Somasi untuk Jusuf Kalla Terkait Video Ceramah Diduga Menista Agama: 2×24 Jam

    26 April 2026

    Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persik Kediri vs Persita Tangerang, Bali United vs Malut United

    26 April 2026

    Pengamat: Jaga Keseimbangan Frekuensi untuk Persaingan Sehat Industri

    26 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 26 April 2026
    Trending
    • Surat Somasi untuk Jusuf Kalla Terkait Video Ceramah Diduga Menista Agama: 2×24 Jam
    • Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persik Kediri vs Persita Tangerang, Bali United vs Malut United
    • Pengamat: Jaga Keseimbangan Frekuensi untuk Persaingan Sehat Industri
    • Izin tambang bermasalah segera dituntaskan, Prabowo beri tenggat waktu ke Bahlil
    • Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kepala Dinas, Apa Itu Dinasti Politik? PDIP: Setiap Orang Berhak
    • Ramalan Kesehatan Zodiak Besok Minggu 19 April: Leo Tersinggung, Sagitarius Makan Biji Labu
    • KBRI Tunis Perkenalkan Kopi Indonesia di Pameran Terbesar Tunisia
    • Mengungkap Tata Kelola Dana Pendidikan: Harapan Orang Tua dan Penjelasan SMPN 1 Ciasem Subang
    • 12 Tips Menabung Cepat untuk Berangkat Haji
    • Pameran DRT Show 2026 Jadi Peluang Investasi Baru
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Kanker Payudara Tanpa Benjolan, Ini Tanda-Tandanya

    Kanker Payudara Tanpa Benjolan, Ini Tanda-Tandanya

    adm_imradm_imr30 Maret 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kanker Payudara Tanpa Benjolan: Apa Saja Gejalanya?

    Banyak orang mengira bahwa kanker payudara selalu ditandai dengan adanya benjolan. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Sekitar satu dari enam orang dengan kanker payudara justru tidak melaporkan adanya benjolan saat pertama kali didiagnosis. Kanker payudara tanpa benjolan biasanya menunjukkan gejala lain, meskipun ada juga kasus ketika kanker ditemukan saat skrining mamografi, meski tidak ada benjolan maupun gejala lain. Ini dikenal sebagai kanker payudara asimtomatik.

    Beberapa jenis kanker payudara, seperti karsinoma lobular dan kanker payudara inflamasi, memang lebih sering muncul tanpa benjolan dibandingkan dengan yang memiliki benjolan. Artikel ini akan membahas gejala apa saja yang perlu diperhatikan jika kamu khawatir tentang kanker payudara tanpa benjolan. Selain itu, akan dijelaskan juga berapa lama kanker bisa berkembang tanpa disadari, apa dampak dari diagnosis yang terlambat, serta mengapa skrining payudara tetap penting meski tidak ada keluhan.

    Jenis-Jenis Kanker Payudara Tanpa Benjolan

    Tidak semua kanker payudara muncul dengan benjolan. Ada dua jenis kanker payudara yang lebih sering berkembang tanpa benjolan, yaitu karsinoma lobular dan kanker payudara inflamasi.

    Karsinoma Lobular

    Kanker payudara terjadi ketika sel-sel pada jaringan payudara tumbuh tidak terkendali. Sel-sel ini bisa berkumpul, membentuk tumor, lalu menyebar dari tempat asalnya. Sebagian besar kanker payudara bermula di saluran susu (duct), yang disebut karsinoma duktal. Jenis ini mencakup sekitar 70–80 persen kasus kanker payudara dan biasanya terdeteksi lewat mamografi atau saat benjolan teraba di payudara.

    Jenis kedua yang paling sering ditemukan adalah karsinoma lobular, yang menyumbang sekitar 10 persen kasus kanker payudara. Berbeda dengan karsinoma duktal, karsinoma lobular bermula di kelenjar susu (lobules) dan tidak membentuk benjolan. Sebaliknya, karsinoma lobular menimbulkan penebalan pada jaringan payudara. Payudara bisa terasa berbeda, tetapi bukan dalam bentuk benjolan yang jelas.

    Kanker Payudara Inflamasi

    Kanker payudara inflamasi adalah jenis kanker payudara yang lebih jarang, hanya sekitar 5 persen dari seluruh kasus kanker payudara. Meski jarang, tetapi jenis ini tergolong agresif. Sama seperti karsinoma lobular, kanker payudara inflamasi biasanya tidak membentuk benjolan dan bahkan bisa luput dari deteksi mamografi. Disebut “inflamasi” karena jenis kanker payudara ini menimbulkan gejala mirip peradangan, seperti kemerahan dan pembengkakan pada payudara. Kondisi ini terjadi ketika sel kanker menyumbat pembuluh limfa di kulit, yaitu saluran kecil yang berfungsi mengalirkan cairan kembali ke aliran darah.

    Kanker Payudara Asimtomatik Tanpa Benjolan

    Seperti banyak jenis kanker lainnya, seseorang sering kali tidak menyadari dirinya mengidap kanker payudara sampai menemukan benjolan atau mulai merasakan gejala lain. Pada awalnya, semua kanker bersifat tanpa gejalan, dan setiap tumor bermula dari ukuran yang sangat kecil sehingga tidak terdeteksi. Dalam banyak kasus, tumor akan tumbuh hingga cukup besar untuk terdeteksi melalui pemeriksaan rutin. Teknologi skrining modern seperti mamografi, USG, atau MRI mampu menemukan kanker payudara bahkan sebelum benjolan atau gejala lain muncul.

    Kanker payudara bisa berkembang tanpa disadari selama beberapa tahun, tergantung pada seberapa cepat ia mulai, tumbuh, dan menyebar. Dalam sebagian kasus, kanker payudara memang tidak membentuk benjolan yang bisa diraba. Seseorang mungkin baru menyadari adanya kanker setelah gejala lain muncul dan dilaporkan ke tenaga medis. Menurut sebuah studi tahun 2017, sekitar 17 persen kasus kanker payudara didiagnosis tanpa adanya benjolan. Sering kali, pemeriksaan awal dilakukan untuk masalah kesehatan lain, sehingga diagnosis kanker bisa tertunda.

    Perubahan yang Terlihat pada Payudara

    Menurut sebuah penelitian tahun 2017, hanya sekitar 83 persen penderita kanker payudara yang memiliki benjolan saat pertama kali memeriksakan diri ke tenaga medis. Studi ini menganalisis gejala pada 2.300 perempuan di Inggris yang didiagnosis kanker payudara. Para peneliti menemukan bahwa sekitar 1 dari 6 perempuan (17 persen) datang ke tenaga medis dengan keluhan selain benjolan. Gejala tersebut beragam: sekitar 11 persen berupa perubahan pada payudara, sementara 5 persen berupa gejala di luar payudara. Salah satu tanda yang cukup sering muncul adalah perubahan pada kulit payudara, yang juga dapat menjadi gejala kanker payudara.

    Gejala yang Paling Sering Muncul

    • Perubahan pada puting, termasuk puting yang masuk ke dalam atau mengeluarkan cairan selain ASI.
    • Nyeri atau rasa gatal pada payudara atau puting.
    • Perubahan kulit, seperti mengelupas, muncul bercak merah, bercak tidak merata, atau kulit tampak seperti kulit jeruk.
    • Luka terbuka yang muncul pada payudara.
    • Perubahan bentuk payudara.
    • Perubahan ukuran payudara.
    • Infeksi atau tanda peradangan pada payudara, misalnya kemerahan dan rasa hangat.

    Gejala Kanker Payudara di Luar Payudara

    Pada sebagian orang dengan kanker payudara tanpa benjolan, gejala justru muncul di luar area payudara. Menurut penelitian, gejala tersebut dapat berupa:
    * Benjolan di ketiak.
    * Nyeri di ketiak.
    * Pembengkakan pada lengan.
    * Benjolan di leher atau tanda-tanda pembengkakan kelenjar getah bening lainnya.
    * Nyeri pada tulang atau otot.
    * Mudah lelah atau merasa lemah.
    * Penurunan berat badan.

    Banyak dari gejala ini merupakan tanda kanker payudara stadium lanjut yang telah menyebar ke area dada di luar payudara, atau bahkan ke organ dan jaringan yang lebih jauh. Jika mengalami gejala-gejala tersebut dan khawatir terkait kanker payudara, sebaiknya segera temui dokter.

    Gejala Kanker Payudara Non-Benjolan

    Gejala Kanker PayudaraPersentase Orang yang Melaporkan
    Perubahan pada puting6,8 persen
    Nyeri payudara6,4 persen
    Perubahan pada kulit payudara2,0 persen
    Benjolan di ketiak1,2 persen
    Luka di ketiak1,1 persen
    Nyeri punggung1,0 persen
    Perubahan kontur payudara0,7 persen
    Infeksi atau peradangan payudara0,6 persen
    Payudara bengkak0,6 persen
    Nyeri muskuloskeletal0,6 persen
    Sesak napas0,5 persen
    Ruam payudara0,4 persen
    Benjolan di leher atau perubahan kelenjar getah bening0,4 persen
    Nyeri perut0,3 persen
    Perubahan payudara lainnya0,3 persen
    Nyeri dada0,3 persen
    Kelelahan atau kelemahan0,3 persen
    Penurunan berat badan0,3 persen
    Batuk0,3 persen
    Nyeri ketiak0,2 persen
    Memar pada payudara0,2 persen
    Pembengkakan lengan0,2 persen

    Tidak Ada Benjolan, Tetapi Payudara Nyeri

    Mengalami rasa nyeri aneh pada payudara bisa membuat cemas. Nyeri payudara tanpa adanya benjolan dikenal dengan istilah mastalgia. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti:
    * Perubahan hormon.
    * Retensi cairan (penumpukan cairan), misalnya saat menstruasi.
    * Cedera pada payudara.
    * Infeksi payudara, termasuk mastitis (saluran susu tersumbat).
    * Kehamilan.
    * Menyusui.
    * Efek samping dari obat baru.

    Menurut studi, nyeri payudara muncul sebagai gejala pada sekitar 6 persen kasus kanker payudara. Namun, menurut American Academy of Family Physicians, hanya sekitar 0,5 persen orang (1 dari 200) dengan keluhan nyeri payudara yang benar-benar terdiagnosis kanker payudara melalui pemeriksaan rutin.

    Nyeri di Ketiak

    Selain perubahan pada payudara, gejala kanker payudara juga bisa muncul di bagian tubuh lain. Salah satunya adalah ketiak, karena kanker dapat menyebar ke kelenjar getah bening di area ini maupun di dada. Kelenjar getah bening di ketiak disebut kelenjar getah bening aksila. Jika kanker sudah menyebar, kelenjar ini bisa membengkak, terasa nyeri, atau menimbulkan rasa tidak nyaman. Dalam kondisi tertentu, benjolan atau pembengkakan di ketiak bisa diraba.

    Dalam studi, nyeri ketiak tercatat sebagai gejala kanker payudara pada sekitar 0,2 persen pasien, sementara benjolan di ketiak ditemukan pada sekitar 1,2 persen pasien.

    Rekomendasi Skrining

    Menyadari setiap perubahan pada payudara dan segera melaporkannya ke dokter memang penting. Namun, walaupun tidak ada perubahan atau benjolan yang terasa, mamogram tetap diperlukan. Mamogram adalah pemeriksaan rontgen pada payudara yang dapat mendeteksi kanker payudara hingga tiga tahun sebelum benjolan bisa dirasakan. Dalam banyak kasus, mammogram mampu menemukan kanker payudara tanpa gejala pada tahap yang sangat awal.

    Pada tahun 2023, U.S. Preventive Services Task Force mengeluarkan rekomendasi draf terbaru yang menyarankan perempuan dengan risiko rata-rata untuk mulai melakukan mammogram sejak usia 40 tahun, lebih muda dari rekomendasi sebelumnya. Rekomendasi ini masih dalam tahap finalisasi.

    Kenapa ada perubahan? Rekomendasi tersebut menyebutkan: “Kami sudah lama mengetahui bahwa skrining kanker payudara menyelamatkan nyawa, dan bukti ilmiah kini mendukung semua perempuan untuk menjalani skrining setiap dua tahun sekali, mulai usia 40 tahun.”

    Sementara itu, American Cancer Society memberikan panduan berbeda:
    * Usia 45–54 tahun: mamogram setiap tahun.
    * Usia 55 tahun ke atas: bisa memilih mamogram tahunan atau dua tahun sekali.
    * Usia 40–44 tahun: memiliki opsi untuk memulai mamogram tahunan.

    Beberapa ahli tetap menyarankan mamogram dilakukan setiap tahun. Bagi perempuan dengan risiko lebih tinggi, misalnya karena riwayat keluarga atau adanya mutasi genetik tertentu, skrining mungkin perlu dimulai lebih awal. Diskusikan dengan dokter untuk menentukan jadwal skrining yang paling tepat sesuai kondisi pribadi.

    Kanker payudara bisa terjadi tanpa benjolan. Dalam kasus seperti ini, gejala lain yang mungkin muncul antara lain nyeri payudara, perubahan kulit, benjolan di ketiak, luka pada payudara yang tidak sembuh, atau nyeri punggung. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada kanker payudara inflamasi dan karsinoma lobular. Karena tidak menimbulkan benjolan, kanker jenis ini lebih berisiko terlambat terdiagnosis atau keliru dianggap sebagai penyakit lain, sehingga pengobatan bisa tertunda.

    Namun, kanker payudara tanpa gejala juga bisa terdeteksi lebih awal melalui skrining mamografi, bahkan sebelum benjolan atau gejala lain muncul. Inilah pentingnya mengikuti rekomendasi skrining. Perlu diingat, gejala kanker payudara non benjolan sebenarnya jarang terjadi, diperkirakan kurang dari 5 persen kasus. Jika merasa khawatir dengan gejala tertentu, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter. Mereka dapat menilai faktor risiko dan menentukan pemeriksaan lanjutan yang diperlukan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Ramalan Kesehatan Zodiak Besok Minggu 19 April: Leo Tersinggung, Sagitarius Makan Biji Labu

    By adm_imr26 April 20260 Views

    Pelajaran Kesembuhan Yulia Baltschun: Bangkit Setelah Dikhianati

    By adm_imr26 April 20262 Views

    Pengorbanan Arya Khan: Jual Dua Mobil untuk Biaya Pengobatan Anak Tiri di Singapura

    By adm_imr26 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Surat Somasi untuk Jusuf Kalla Terkait Video Ceramah Diduga Menista Agama: 2×24 Jam

    26 April 2026

    Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persik Kediri vs Persita Tangerang, Bali United vs Malut United

    26 April 2026

    Pengamat: Jaga Keseimbangan Frekuensi untuk Persaingan Sehat Industri

    26 April 2026

    Izin tambang bermasalah segera dituntaskan, Prabowo beri tenggat waktu ke Bahlil

    26 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?