Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia

    Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia

    11 October 2026
    Jembatan Kata yang Meruntuhkan Tembok Sunyi Antara Orang Tua dan Anak Remaja

    Jembatan Kata yang Meruntuhkan Tembok Sunyi Antara Orang Tua dan Anak Remaja

    11 October 2026
    Mengendalikan Keinginan Impulsif Saat Diskon Besar Membanjiri Aplikasi Belanja Anda

    Mengendalikan Keinginan Impulsif Saat Diskon Besar Membanjiri Aplikasi Belanja Anda

    11 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sunday, 11 October 2026
    Trending
    • Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia
    • Jembatan Kata yang Meruntuhkan Tembok Sunyi Antara Orang Tua dan Anak Remaja
    • Mengendalikan Keinginan Impulsif Saat Diskon Besar Membanjiri Aplikasi Belanja Anda
    • Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Cuaca Pancaroba Mulai Menerjang Komunitas
    • Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar
    • Menjembatani Jurang Antara Ijazah Perguruan Tinggi dan Realitas Dunia Kerja Industri Kreatif
    • Jempol Cepat Berbuah Petaka: Bahaya Rumor Digital dan Urgensi Tabayyun di Media Sosial
    • Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar
    • Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi
    • Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Karina Ranau Memaafkan Terduga Pelaku, Tapi Minta Proses Hukum Berlanjut

    Karina Ranau Memaafkan Terduga Pelaku, Tapi Minta Proses Hukum Berlanjut

    adm_imradm_imr12 July 20269 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Karina Ranau Memaafkan Pelaku, Tapi Tetap Ingin Proses Hukum Berjalan

    Karina Ranau, korban penganiayaan yang terjadi di warung milik mendiang Epy Kusnandar, mengungkapkan bahwa dirinya telah memaafkan pria yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadapnya. Meski demikian, ia tetap berharap proses hukum berjalan hingga tuntas.

    Kuasa hukum Karina, Hendro Widodo, menjelaskan bahwa keputusan untuk menggunakan restorative justice (keadilan restoratif) sepenuhnya diserahkan kepada korban. Menurutnya, syarat-syarat dalam restorative justice harus dipenuhi, seperti adanya pemberian maaf dan pemulihan hak korban. Namun, meskipun secara pribadi sudah memaafkan pelaku, Karina tetap ingin agar proses hukum berjalan agar pelaku bertanggung jawab atas kesalahannya.

    “Klien kami secara manusia sudah memaafkan pelaku, namun secara proses hukum klien kami tetap meminta keadilan karena pemenuhan hak yang dimaksud klien kami adalah ketika pelaku ihukum mempertanggungjawabkan kesalahannya dan menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia,” ujar Hendro.

    Keluarga Pelaku Minta Maaf, Tapi Karina Pilih Proses Hukum

    Sebelumnya, Karina mengatakan bahwa pihak keluarga pelaku sempat datang ke warungnya untuk meminta maaf dan menawarkan penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, ia menolak tawaran tersebut dengan tegas.

    Bagi Karina, kasus ini bukan hanya masalah pribadi, melainkan juga tentang harga diri seorang perempuan dan sebagai pelajaran moral bagi laki-laki agar tidak bertindak kasar di ruang publik. Ia menegaskan bahwa keinginan untuk damai terlalu cepat, karena tidak bisa menggantikan rasa sakit yang dialaminya.

    “Tadinya saya sempat mau ke psikolog cuman saya masih mengerem diri karena pada saat almarhum suami meninggal saya pernah ke psikolog juga untuk bangkit dan sembuh dan saya sudah sembuh. Saya menghindari untuk pergi ke psikolog itu tapi jika memang itu nantinya saya perlukan mungkin saya akan pergi ke sana,” ucap Karina.

    Pengakuan Pelaku dan Kronologis Kejadian

    Dalam wawancara tersebut, Karina juga mengungkap informasi yang didengarnya mengenai pengakuan terduga pelaku. Menurutnya, pelaku diduga mengira dirinya hanya pegawai yang bekerja di warung, bukan pemilik usaha tersebut.

    “Saya dengar, tapi ini masih simpang siur. Yang saya dengar katanya kata pelaku itu pada saat kejadian dia tidak tahu kalau saya itu owner-nya. Dia bilang dikiranya saya itu ibu-ibu yang kerja di warung itu yang jaga warung itu. Dia bilang gitu. Kiranya dia gak tahu saya owner-nya karena pada saat itu saya lagi nyapu, saya sambil nyapu di depan warung sambil beres-beres,” tutur Karina.

    Kronologis Insiden di Warung

    Menurut kronologis yang dijelaskan oleh Karina, insiden terjadi di warung jukut milik mendiang Epy Kusnandar. Saat itu, Karina sedang beraktivitas di warung dan merasa tidak nyaman sejak awal.

    “Pokoknya setiap hari otak saya berpikir untuk warung ini,” ujar Karina dengan nada serius.

    Pria tersebut datang menjelang jam operasional warung. Saat itu, terpal bagian depan masih tertutup dan para karyawan masih melakukan persiapan. Karina mengaku sudah merasa tidak nyaman sejak awal.

    “Dia datang langsung buka ini,” katanya sambil menunjuk ke arah bagian depan warung. “Langsung bilang, ‘Pesen dong! Ini nila berapa?’ gitu,” sambung Karina.

    Situasi semakin memanas ketika persoalan parkir muncul. Karina menjelaskan area parkir warungnya terbatas sehingga ia berusaha menjaga agar kendaraan pelanggan tidak mengganggu usaha lain di sekitar lokasi. Saat warung mulai dibuka, Karina yang sedang menyapu mencoba meminta pria itu memindahkan kendaraannya.

    “Saya lagi nyapu. Saya bilang, ‘Pak, motornya bisa dipindahin dulu di sana ya Pak? Soalnya enggak enak’ gitu,” katanya. Awalnya pria itu menjawab akan memindahkan motornya. Namun ketika Karina kembali meminta agar dilakukan saat itu juga, respons yang diterimanya justru berupa bentakan.

    Dalam keadaan emosi, setelah itu, pria tersebut menghampirinya. Karina menggerakkan kedua tangannya untuk memperagakan bagaimana dirinya melepaskan sapu dan pengki yang sedang dipegang karena terkejut.

    “Pada saat dia kencang, saya kan megang ini (sapu). Saya digituin (bentak) gimana sih, saya lepas ini, pengki sama sapunya saya lepas,” tuturnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar

    By redaksi10 October 20262,076 Views

    Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

    By redaksi8 October 202612,991 Views

    Gembong narkoba Basri ditangkap, punya aset kapal-apartemen

    By adm_imr25 August 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia

    Strategi Tepat Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia

    11 October 2026
    Jembatan Kata yang Meruntuhkan Tembok Sunyi Antara Orang Tua dan Anak Remaja

    Jembatan Kata yang Meruntuhkan Tembok Sunyi Antara Orang Tua dan Anak Remaja

    11 October 2026
    Mengendalikan Keinginan Impulsif Saat Diskon Besar Membanjiri Aplikasi Belanja Anda

    Mengendalikan Keinginan Impulsif Saat Diskon Besar Membanjiri Aplikasi Belanja Anda

    11 October 2026
    Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Cuaca Pancaroba Mulai Menerjang Komunitas

    Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Cuaca Pancaroba Mulai Menerjang Komunitas

    11 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?