Kejuaraan Dunia BWF 2026 di India: Perubahan Komposisi Tim Indonesia
Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) 2026 akan diadakan pada 17 hingga 23 Agustus 2026 di New Delhi, India. Indonesia mengirimkan tim untuk berbagai kelas, namun terdapat beberapa perubahan komposisi pasangan yang akan berlaga.
Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, dipastikan mundur dari kejuaraan ini. Dengan mundurnya Jafar/Felisha, kini ganda campuran Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF 2026 mengandalkan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Felisha diketahui juga menarik diri dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 karena sedang dibekap cedera. Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) merilis pembaruan daftar peserta Kejuaraan Dunia BWF 2026 pada Jumat (31/7/2026). Dalam daftar tersebut, pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, dipastikan mengundurkan diri.
Kontingen Merah Putih di Kejuaraan Dunia BWF 2026 kini menyisakan 11 wakil yang akan berlaga di New Delhi, India, pada 17-23 Agustus mendatang. Berbicara soal Jafar/Felisha, ganda campuran ranking 13 itu tercatat mengundurkan diri pada 29 Juli 2026. Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari PBSI mengenai alasan Jafar/Felisha mundur dari Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Pun sebagai penggantinya, Jafar/Felisha harusnya digantikan oleh Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana. Namun pada hari yang sama, Dejan/Bernadine memutuskan menolak promosi ke daftar utama menggantikan Jafar/Felisha.
Sebelumnya, Jafar/Felisha juga absen dalam dua turnamen BWF World Tour, yakni Japan Open 2026 Super 750 dan China Open 2026 Super 1000. Saat menarik diri dari Japan Open 2026, penyebabnya diketahui karena Felisha mengalami cedera pergelangan kaki ketika menjalani latihan.
“Keputusan ini diambil berdasarkan kondisi kesehatan atlet dengan mempertimbangkan aspek pemulihan agar dapat kembali berkompetisi dalam kondisi terbaik,” kata Shendy Puspa Irawati, manajer tim Indonesia, dikutip dari laman resmi PBSI pada awal Juli lalu.
Dengan mundurnya Jafar/Felisha, berikut 11 wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF 2026 per 31 Juli 2026:
Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF 2026
- Tunggal Putra
- Jonatan Christie
Alwi Farhan
Tunggal Putri
- Putri Kusuma Wardani
Thalita Ramadhani Wiryawan
Ganda Putra
- Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
- Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
Ganda Putri
- Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
Ganda Campuran
- Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah
- Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata
Tak Ada Wakil di Korea Masters 2026
Tak ada wakil Indonesia di ajang Korea Masters 2026. Memasuki Agustus, Korea Masters akan digelar 4-9 Agustus 2026. Namun dari daftar undian dikeluarkan BWF tak ada satu pun wakil Indonesia terdaftar.
Dikutip TribunWow.com dari laman resmi BWF, drawing resmi VICTOR Korea Masters 2026 di laman BWF World Tour, daftar undian pada lima sektor pertandingan seluruhnya tidak diisi oleh satu pun atlet maupun pasangan berkode INA. Indonesia dipastikan tidak akan memiliki wakil pada ajang VICTOR Korea Masters 2026 yang masuk dalam rangkaian BWF World Tour Super 300.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Yi Sun-sin Gymnasium, Asan, Chungcheongnam-do, Korea Selatan, pada 4-9 Agustus 2026, dengan total hadiah mencapai 250.000 dolar AS. Absennya Indonesia terlihat di seluruh nomor pertandingan, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, hingga ganda campuran.
Artinya, baik pemain Pelatnas PBSI maupun atlet profesional non-pelatnas tidak akan tampil pada turnamen level Super 300 tersebut. Selain dari drawing BWF, data pada Sistem Informasi Kejuaraan PBSI juga menunjukkan tidak adanya atlet Indonesia yang terdaftar sebagai peserta Korea Masters 2026.
Hingga Jumat (31/7/2026), PBSI juga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai alasan tidak mengirimkan wakil ke Korea Masters 2026. Padahal, Indonesia hampir selalu memiliki wakil dalam turnamen BWF World Tour, baik dari jajaran pemain Pelatnas maupun atlet profesional.
Dengan absennya Indonesia, tidak akan ada perebutan poin ranking dunia BWF maupun peluang meraih gelar bagi wakil Merah Putih pada Korea Masters 2026. Meski demikian, para pebulu tangkis Indonesia berpeluang kembali tampil pada turnamen berikutnya, yakni BWF World Championships 2026 yang akan berlangsung di New Delhi, India, pada 17-23 Agustus 2026.
VICTOR Korea Masters 2026
- Tanggal: 4-9 Agustus 2026
- Level: BWF World Tour Super 300
- Lokasi: Yi Sun-sin Gymnasium, Asan, Chungcheongnam-do, Korea Selatan
- Total hadiah: 250.000 dolar AS
Fakta Indonesia di Korea Masters 2026
- Tidak ada wakil Indonesia dalam drawing resmi BWF.
- Tidak ada atlet berkode INA di lima sektor pertandingan.
- Baik pemain Pelatnas maupun non-Pelatnas tidak terdaftar sebagai peserta.
- PBSI belum memberikan keterangan resmi terkait absennya Indonesia dari turnamen tersebut.
PBSI Degradasi 2 Pemain
Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) melakukan perubahan komposisi atlet di Pelatnas Cipayung dengan mendegradasi dua pemain dari sektor ganda putra, yakni Rahmat Hidayat dan Muhammad Putra Erwiansyah. Keputusan tersebut diumumkan melalui akun media sosial Instagram resmi PBSI, @badminton.ina, Sabtu (1/8/2026).
Mulai 1 Agustus 2026, Rahmat dan Putra tidak lagi menjadi bagian dari skuad nasional bulutangkis Indonesia setelah mendapat surat keputusan degradasi dari PP PBSI. “PP PBSI mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk Rahmat Hidayat dan Muh Putra Erwiansyah atas kerja keras, dedikasi dan prestasi selama di pelatnas PBSI.”
Perjalanan Rahmat Hidayat di Pelatnas PBSI
Rahmat Hidayat merupakan pemain spesialis ganda putra yang sempat menjadi salah satu nama potensial di sektor tersebut. Namanya mulai banyak mendapat perhatian ketika dipasangkan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo pada Juni 2023.
Perjalanan Muh. Putra Erwiansyah
Sementara itu, Muh. Putra Erwiansyah terakhir kali berpasangan dengan Bagas Maulana. Putra/Bagas belum mampu memberikan hasil maksimal karena selalu terhenti di babak 32 besar, yakni Thailand Open 2026, Malaysia Masters 2026, Australia Open 2026, dan Macau Open 2026.







