Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jadwal KM Tidar Jakarta-Kupang dan Lewoleba-Kijang Hingga 8 April

    9 Maret 2026

    Pemkot dan Polresta Malang Perkuat Pengamanan Lebaran 2026, Gerbang Tol Madyopuro Jadi Fokus

    9 Maret 2026

    Jadwal Liga 1: Persija vs Borneo FC Live Indosiar, Arema FC vs Bali United Malam Ini

    9 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 9 Maret 2026
    Trending
    • Jadwal KM Tidar Jakarta-Kupang dan Lewoleba-Kijang Hingga 8 April
    • Pemkot dan Polresta Malang Perkuat Pengamanan Lebaran 2026, Gerbang Tol Madyopuro Jadi Fokus
    • Jadwal Liga 1: Persija vs Borneo FC Live Indosiar, Arema FC vs Bali United Malam Ini
    • 7 Tips Jogging Aman dan Sehat Saat Puasa
    • Syahrini dan Reino Barack Pulang Kampung, Tubuhnya Dikomentari Sahabat: Tipis dan Kecil
    • Indonesia Berusaha Mediasi Perang Iran, Dubes: Tidak Ada Negosiasi
    • Mental Kekurangan: Kenali Tanda-Tandanya
    • Kombes Arya Perdana Bantah Pistol Meledak Tak Sengaja saat Selidiki Bertrand Eka
    • Apa Itu Khilafah? Definisi dan Sejarahnya
    • Zikir dan Doa untuk Bayi Rewel dan Sulit Tidur
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Kombes Arya Perdana Bantah Pistol Meledak Tak Sengaja saat Selidiki Bertrand Eka

    Kombes Arya Perdana Bantah Pistol Meledak Tak Sengaja saat Selidiki Bertrand Eka

    adm_imradm_imr9 Maret 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kronologi Penembakan yang Menewaskan Bertrand Eka Prasetyo

    Pada hari Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 07.00 WITA, terjadi insiden penembakan di Jl Toddopuli, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang mengakibatkan kematian berupa Bertrand Eka Prasetyo (18 tahun). Kejadian ini viral di media sosial dan menimbulkan reaksi dari masyarakat.

    Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal dari laporan adanya aksi tembak-tembakan antara kelompok pemuda di badan jalan. Iptu N, salah satu anggota polisi, datang ke lokasi untuk membubarkan aksi tersebut. Saat tiba di tempat kejadian, Iptu N melihat korban sedang melakukan tindakan keras terhadap pengendara motor.

    Setelah melakukan penangkapan dan melepaskan tembakan peringatan ke udara, Iptu N mengamankan korban sementara pemuda lainnya kabur. Namun, saat korban mencoba melarikan diri, pistol yang masih dipegang oleh Iptu N meletus secara tidak sengaja dan mengenai bagian tubuh belakang korban.

    Bertrand kemudian dibawa ke Rumah Sakit Grestelina untuk mendapatkan pertolongan medis, namun kondisinya memburuk dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Jenazah korban diotopsi malam itu dan Iptu N langsung diamankan beserta senjata yang digunakan.

    Keterangan Saksi dan Reaksi Masyarakat

    Seorang saksi bernama DN (21) memberikan informasi tentang kronologi kejadian. DN menyebutkan bahwa kejadian berlangsung di depan Cafe Ur Mine (UM), Jl Toddopuli Raya, dan terdapat beberapa rangkaian kejadian seperti tabrakan dan perkelahian antara kelompok pemuda. Saat perkelahian berlangsung, polisi disebut datang menggunakan mobil biasa dan melepaskan tembakan ke udara.

    DN mengaku langsung berlari dan menyelamatkan diri saat mendengar letusan tersebut. Dari tempat perlindungan, ia melihat korban sudah diangkat, meskipun tidak dapat melihat detail kondisi korban karena jarak yang jauh.

    Pengakuan Keluarga Korban

    Ibu korban, Desi Manuhutu, mengungkapkan bahwa ia menerima kabar kematian anaknya saat masih berada di Jakarta. Informasi diterima sekitar pukul 11.00 WITA, meskipun kejadian berlangsung pada pukul 07.00 WITA. Desi merasa bingung dengan penyebab anaknya tertembak, karena menurutnya polisi biasanya menembak ke atas.

    Polisi memberikan penjelasan bahwa kejadian bermula dari konvoi yang berujung tawuran. Desi meminta agar kasus ini ditangani secara transparan dan mempercayakan proses pemeriksaan kepada pihak berwajib.

    Proses Otopsi dan Kondisi Jenazah

    Desi mengungkapkan bahwa jenazah anaknya diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara. Meskipun ia ingin melihat kondisi jenazah secara langsung, ia memilih untuk mempercayakan urusan tersebut kepada ayah korban. Adik korban sempat ingin membuka bagian yang diduga bekas tembakan, tetapi urung dilakukan karena khawatir darah akan keluar.

    Meski demikian, keluarga sempat mendokumentasikan kondisi memar di wajah korban. Adik korban menyimpan foto tersebut, meskipun kini tidak terlalu terlihat karena pengaruh formalin.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Fairuz A Rafiq Buka Suara Soal Kondisi Keluarga Usai Fadia Arafiq Ditangkap, Minta Jangan Ganggu

    By adm_imr9 Maret 202614 Views

    Ibu-ibu larang kubur jenazah tagih utang Rp200 juta, KPK OTT bupati Pekalongan

    By adm_imr8 Maret 20262 Views

    Aset Fadia Arafiq yang Disegel KPK: Salon Bigboss dan 8 Mobil, Ini Daftar Lengkapnya

    By adm_imr8 Maret 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jadwal KM Tidar Jakarta-Kupang dan Lewoleba-Kijang Hingga 8 April

    9 Maret 2026

    Pemkot dan Polresta Malang Perkuat Pengamanan Lebaran 2026, Gerbang Tol Madyopuro Jadi Fokus

    9 Maret 2026

    Jadwal Liga 1: Persija vs Borneo FC Live Indosiar, Arema FC vs Bali United Malam Ini

    9 Maret 2026

    7 Tips Jogging Aman dan Sehat Saat Puasa

    9 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?