Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Cara Pembayaran UTBK-SNBT 2026 via Bank Mandiri, BNI, BRI, BSI hingga 08 April 2026

    6 April 2026

    Retorika Khamenei: 10 Pernyataan yang Bentuk Arah Iran Global

    6 April 2026

    5 Tips Membangun Pergaulan Sehat ala Dr. Tirta

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Cara Pembayaran UTBK-SNBT 2026 via Bank Mandiri, BNI, BRI, BSI hingga 08 April 2026
    • Retorika Khamenei: 10 Pernyataan yang Bentuk Arah Iran Global
    • 5 Tips Membangun Pergaulan Sehat ala Dr. Tirta
    • Media asing laporkan 2 prajurit TNI gugur di Lebanon akibat serangan Israel, total jadi 3 orang
    • Ke Gresik, Gus Ipul Dapat Sambutan Pidato 4 Bahasa dari Siswa Sekolah Rakyat
    • Ditreskrimsus Maluku Ungkap Kronologi 46 Karung Sianida Hartini
    • DPRD Kota Malang Dorong Regulasi dan Peran Orang Tua Atas Pembatasan Media Sosial Anak
    • 7 Larangan Saat Terinfeksi Campak, Jangan Lakukan Ini!
    • 7 Masalah Kesehatan dari Minuman Bersoda
    • Banyak Peserta Piala Dunia 2026 Terancam Kerugian Finansial, Apa Penyebabnya?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Mengukur Dampak Tarif AS 19% pada Industri Asuransi Indonesia

    Mengukur Dampak Tarif AS 19% pada Industri Asuransi Indonesia

    adm_imradm_imr24 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Indonesia dan Amerika Serikat

    Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) telah menandatangani perjanjian perdagangan timbal balik (reciprocal trade agreement), dengan ketentuan tarif resiprokal sebesar 19% untuk sebagian besar produk impor dari Indonesia. Meski demikian, beberapa komoditas tetap diberikan tarif 0%, yang membuka peluang pertumbuhan ekspor tertentu.

    Kebijakan ini tentu akan berdampak terhadap arus perdagangan antara kedua negara. Namun, pelaku industri menilai dampaknya terhadap asuransi marine cargo relatif terbatas. Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan, menyatakan bahwa transaksi antara Indonesia dengan AS tidak sebesar transaksi dengan negara lain seperti China dan negara Eropa. Ia mengungkapkan:

    “Jadi, dampaknya pasti ada, tetapi tidak ke semua lini dan mungkin bisa menjadi trigger juga bagi lini usaha marine cargo.”

    Budi menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu implementasi kebijakan di level pelaksana. Ia optimistis bahwa kesepakatan ini bisa memberikan hasil positif bagi industri ke depan. Berdasarkan data AAUI, pendapatan premi asuransi umum di lini marine cargo per akhir 2025 tercatat Rp 5,65 triliun, naik 7,2% dibandingkan tahun sebelumnya.

    Dampak pada Bisnis Asuransi Marine Cargo

    Marketing Director PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI), Linggawati Tok, juga menyampaikan pandangan serupa. Menurutnya, meski tarif 19% berpotensi memengaruhi volume ekspor-impor ke AS, pengaruh terhadap bisnis marine cargo perusahaan tidak signifikan karena porsi pengiriman ke AS relatif kecil dibanding rute Asia dan Pasifik.

    “Dampak terhadap bisnis marine cargo tidak terlalu besar, karena sebagian besar pengiriman kami masih di rute domestik dan regional,” ujarnya.

    Linggawati menambahkan bahwa tarif resiprokal 19% dianggap positif karena lebih rendah dari ancaman sebelumnya sebesar 32%. Selain itu, beberapa komoditas tetap memperoleh tarif 0%, yang membuka peluang pertumbuhan. GEGI menargetkan pertumbuhan premi marine cargo sebesar 8% atau sekitar Rp 120 miliar pada 2026.

    Strategi tersebut didukung oleh underwriting adaptif, pemanfaatan teknologi digital untuk memantau risiko pengiriman, serta peningkatan kualitas layanan, termasuk penanganan klaim di pelabuhan utama. Pada 2025, perusahaan berhasil meraih premi bruto lini marine cargo sebesar Rp 110,8 miliar, naik 8,7% dibanding tahun sebelumnya, didorong aktivitas pengiriman domestik dan ekspor-impor komoditas bernilai tinggi seperti makanan olahan, mesin industri, material konstruksi, dan hasil tambang.

    Tantangan dan Peluang di Tengah Dinamika Perdagangan Global

    Secara keseluruhan, meskipun tarif resiprokal 19% berpotensi menekan ekspor tertentu, industri asuransi marine cargo menunjukkan resilience (resiliensi). Pelaku industri memandang kebijakan ini sebagai peluang sekaligus tantangan untuk menyesuaikan strategi menghadapi dinamika perdagangan global yang terus berubah.

    Perjanjian ini tidak hanya menjadi langkah penting dalam hubungan bilateral antara Indonesia dan AS, tetapi juga menjadi indikator bahwa kebijakan perdagangan harus terus disesuaikan dengan kondisi pasar yang dinamis. Dengan adanya tarif yang lebih rendah dan fleksibilitas dalam beberapa komoditas, pelaku usaha memiliki ruang untuk berkembang, baik secara lokal maupun internasional.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Update Terkini: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Trump Kirim Pasukan Penerjun AS

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Trump Beri Peringatan Baru ke Teheran, Iran Anggap Usulan Damai AS Tidak Realistis

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Tewas dalam Serangan Israel, Praka Farizal Romadhon Tinggalkan Istri dan Anak Kecil

    By adm_imr6 April 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Cara Pembayaran UTBK-SNBT 2026 via Bank Mandiri, BNI, BRI, BSI hingga 08 April 2026

    6 April 2026

    Retorika Khamenei: 10 Pernyataan yang Bentuk Arah Iran Global

    6 April 2026

    5 Tips Membangun Pergaulan Sehat ala Dr. Tirta

    6 April 2026

    Media asing laporkan 2 prajurit TNI gugur di Lebanon akibat serangan Israel, total jadi 3 orang

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?