Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Menjembatani Jurang Karier: Mengapa Gelar Sarjana Saja Tidak Lagi Cukup di Pasar Kerja

Menjembatani Jurang Karier: Mengapa Gelar Sarjana Saja Tidak Lagi Cukup di Pasar Kerja

6 November 2026
Menjebak Diri dalam Ambisi Olahraga Tanpa Batas dan Potensi Bahaya Overtraining

Menjebak Diri dalam Ambisi Olahraga Tanpa Batas dan Potensi Bahaya Overtraining

6 November 2026
Menanam Akar Moral Islam pada Anak Saat Gelombang Digital Global Mengikis Batas Budaya

Menanam Akar Moral Islam pada Anak Saat Gelombang Digital Global Mengikis Batas Budaya

6 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Friday, 6 November 2026
Trending
  • Menjembatani Jurang Karier: Mengapa Gelar Sarjana Saja Tidak Lagi Cukup di Pasar Kerja
  • Menjebak Diri dalam Ambisi Olahraga Tanpa Batas dan Potensi Bahaya Overtraining
  • Menanam Akar Moral Islam pada Anak Saat Gelombang Digital Global Mengikis Batas Budaya
  • Navigasi Bijak Ruang Digital Demi Menjaga Ketenangan Jiwa dan Kualitas Hidup
  • Rahasia Merawat Rambut Sehat dan Bebas Lepek di Tengah Cuaca Tropis Indonesia
  • Panduan Merawat Kesehatan Mata bagi Pekerja yang Menatap Layar Gawai Sepanjang Hari
  • Navigasi Kecerdasan Buatan di Ruang Kelas Antara Peluang Belajar dan Tantangan Kejujuran Akademik
  • Bahaya Overtraining dan Pentingnya Active Rest untuk Menjaga Performa Olahraga Berkelanjutan
  • Langkah Praktis Menjemput Keberkahan Melimpah di Tengah Padatnya Mobilitas Pekerja Urban
  • Terapi Otak Lewat Slow Hobbies: Menemukan Ketenangan Jiwa dari Merajut Hingga Tembikar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Hukum»Miris! Suami Laporkan Istri Diduga Jual Anak di Makassar

Miris! Suami Laporkan Istri Diduga Jual Anak di Makassar

adm_imradm_imr31 March 20260 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kasus Mengejutkan: Ayah Laporkan Istri ke Polisi Terkait Penjualan Anak

Kasus yang sangat mengejutkan dan memprihatinkan terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan, ketika seorang ayah harus melaporkan ibu dari anak-anaknya sendiri ke kantor polisi. Anto (40) melaporkan istrinya berinisial MT (38) ke Polrestabes Makassar terkait dugaan penjualan anak. MT diduga telah menjual tiga anak kandung dan satu keponakan dengan modus yang sangat terencana dan terorganisir.

Berikut adalah rangkuman kronologi kasus jual anak yang menggemparkan warga Makassar!

1. Anto Melaporkan MT ke Polisi

Anto yang merupakan seorang ayah dari lima anak memutuskan untuk melaporkan istrinya sendiri, MT, ke Polrestabes Makassar terkait dugaan penjualan anak yang sangat serius. Kelima anak tersebut terdiri dari tiga anak kandung hasil pernikahannya dengan MT dan dua anak sambung dari pernikahan sebelumnya.

Dalam laporannya ke kepolisian, Anto menyebutkan secara rinci anak-anak yang diduga telah dijual oleh MT. AZ (3 bulan), merupakan anak kandung yang diduga sudah dijual sejak masih dalam kandungan. AS (6), juga anak kandung yang dicurigai telah dijual karena Anto sudah tidak melihat keberadaan AS selama 2 bulan terakhir tanpa penjelasan yang jelas. AI (5), merupakan anak sambung atau anak tiri dari pernikahan MT sebelumnya yang juga diduga mengalami nasib serupa.

MT, meskipun detail mengenai identitas dan usia keponakan tersebut belum dipublikasikan secara lengkap oleh pihak kepolisian. Total ada empat anak yang menjadi korban dalam dugaan praktik perdagangan manusia yang dilakukan oleh MT.

Anto mendapat informasi bahwa AZ ditawarkan kepada calon pembeli sejak masih dalam kandungan MT dengan uang panjar atau uang muka sebesar Rp 1,8 juta.

2. Anto Diberi Tahu Ketua RT dan Pekerja

Anto yang selama ini tidak mengetahui apa yang dilakukan istrinya baru menyadari kejadian ini setelah mendapat informasi dari Syahril, ketua RT di Kelurahan Balangbaru RT 4 RW 8 dan seorang pekerja yang datang ke rumahnya. Mereka memberitahu Anto bahwa ada seseorang datang menagih uang panjar sebesar Rp 1,8 juta terkait perjanjian penyerahan bayi AZ yang telah dilahirkan MT.

Setelah mendengar informasi tersebut, Anto langsung melakukan pengecekan dan mencari tahu keberadaan anak-anaknya yang lain, dan barulah ia menyadari bahwa AS sudah tidak terlihat selama 2 bulan dan anak-anak lainnya juga dalam kondisi yang mencurigakan. Kejadian ini membuat Anto langsung mengambil tindakan tegas dengan melaporkan MT ke pihak berwajib dengan dibantu oleh pemerintah setempat, kepolisian, dan Babinsa.

3. Kronologi Syahril Mengusir Penagih Uang Panjar

Kronologi terungkapnya kasus ini dimulai ketika Syahril sedang tertidur dan tiba-tiba mendengar keributan di luar rumahnya. Syahril keluar untuk melihat apa yang terjadi dan menemukan seseorang yang sedang membuat keributan sambil meminta uang dengan nada yang keras. Syahril yang bingung langsung bertanya uang apa yang dimaksud oleh orang tersebut. Orang tersebut menjawab bahwa itu adalah uang panjar perjanjian anak sebesar Rp 1,8 juta yang sudah diberikan kepada MT untuk pembelian bayi yang telah dilahirkan.

Mendengar penjelasan yang sangat mengejutkan tersebut, Syahril langsung mengusir orang tersebut dan mengancam akan melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian jika ia tidak segera pergi. Orang yang menagih uang panjar tersebut langsung pergi meninggalkan lokasi setelah mendapat ancaman dari Syahril. Kejadian penagihan uang panjar ini terjadi sekitar satu bulan setelah MT melahirkan bayi AZ. Syahril akhirnya mengetahui bahwa bayi tersebut adalah anak dari Anto dan MT karena tidak lama kemudian ia pernah melihat MT bertengkar dengan mertuanya di depan rumah.

4. MT Melarikan Diri ke Polewali

MT diketahui meninggalkan rumah dan kota Makassar tak lama setelah kasus penjualan anak ini mencuat ke permukaan dan menjadi pembicaraan warga setempat. Berdasarkan informasi yang diterima oleh kepolisian dan keluarga, MT diduga kuat melarikan diri menuju daerah Polewali Mandar atau yang disingkat Polman di Sulawesi Barat. Hingga saat ini, MT belum bisa dihubungi melalui telepon atau media komunikasi lainnya, dan keberadaannya masih menjadi misteri.

Pihak kepolisian telah memasukkan MT ke dalam daftar pencarian orang atau DPO dan terus melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku sesegera mungkin.

5. Polisi dan UPTD PPA Kejar MT dan Lacak Keberadaan Anak

Pihak Polrestabes Makassar saat ini sedang melakukan upaya maksimal untuk menangkap MT yang masih buron dan melarikan diri. Polisi melakukan koordinasi intensif dengan Unit Pelayanan Terpadu Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak atau UPTD PPA Makassar untuk menangani kasus ini secara komprehensif.

Selain pengejaran terhadap pelaku, fokus utama tim gabungan adalah menelusuri keberadaan anak-anak yang diduga telah dijual oleh MT agar mereka bisa diselamatkan dan dikembalikan kepada keluarga atau ditempatkan di tempat yang aman. Anto sebagai ayah dari anak-anak korban sangat berharap agar anak-anaknya bisa segera ditemukan dan kembali dalam keadaan sehat serta selamat.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perdagangan anak masih terjadi di Indonesia dan bisa dilakukan bahkan oleh orangtua kandung sendiri. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan pengejaran pelaku yang masih buron. Semoga anak-anak yang menjadi korban bisa segera ditemukan dan diselamatkan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar

By redaksi10 October 20262,147 Views

Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

By redaksi8 October 202613,135 Views

Gembong narkoba Basri ditangkap, punya aset kapal-apartemen

By adm_imr25 August 20262 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Menjembatani Jurang Karier: Mengapa Gelar Sarjana Saja Tidak Lagi Cukup di Pasar Kerja

Menjembatani Jurang Karier: Mengapa Gelar Sarjana Saja Tidak Lagi Cukup di Pasar Kerja

6 November 2026
Menjebak Diri dalam Ambisi Olahraga Tanpa Batas dan Potensi Bahaya Overtraining

Menjebak Diri dalam Ambisi Olahraga Tanpa Batas dan Potensi Bahaya Overtraining

6 November 2026
Menanam Akar Moral Islam pada Anak Saat Gelombang Digital Global Mengikis Batas Budaya

Menanam Akar Moral Islam pada Anak Saat Gelombang Digital Global Mengikis Batas Budaya

6 November 2026
Navigasi Bijak Ruang Digital Demi Menjaga Ketenangan Jiwa dan Kualitas Hidup

Navigasi Bijak Ruang Digital Demi Menjaga Ketenangan Jiwa dan Kualitas Hidup

6 November 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?