Pengangkatan Jaya Hartono sebagai Pelatih Baru Persiraja Banda Aceh
Persiraja Banda Aceh telah menunjuk Jaya Hartono sebagai pelatih kepala baru untuk menggantikan Akhyar Ilyas. Keputusan ini diambil setelah Akhyar Ilyas memutuskan untuk sementara beristirahat dari aktivitas kepelatihan karena harus fokus pada pengobatan istrinya yang sedang sakit. Penunjukan Jaya Hartono dilakukan oleh Presiden Persiraja, H. Nazaruddin Dek Gam, dan ditandai dengan penandatanganan kontrak yang dilakukan di Banda Aceh pada Selasa (3/2/2026).
Jaya Hartono akan bertanggung jawab atas Laskar Rencong mulai dari putaran ketiga Championship 2025/2026. Fase ini dinilai sebagai fase krusial dalam kompetisi musim ini, dan manajemen klub yakin bahwa pengalaman serta rekam jejak sang pelatih akan menjadi faktor penting dalam keputusan tersebut.
Rekam Jejak Jaya Hartono
Sebagai pelatih berlisensi A AFC, Jaya Hartono dikenal sebagai salah satu pelatih senior di sepak bola nasional. Ia pernah mencatatkan prestasi gemilang dengan menjuarai Liga Indonesia bersama Persik Kediri pada musim 2002/03. Selain itu, ia juga sukses membawa Persib Bandung finis di peringkat ketiga Indonesia Super League (ISL) 2008/09, sekaligus mencatatkan rekor tak terkalahkan hingga 17 pertandingan pada musim tersebut.
Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam, menyampaikan harapan agar kehadiran Jaya Hartono mampu membawa dampak positif bagi performa tim pada putaran akhir kompetisi. Menurutnya, Persiraja membutuhkan sosok pelatih yang matang secara pengalaman dan mampu mengelola tekanan pada fase penentuan.
“Putaran ketiga adalah fase paling krusial. Kita berharap coach Jaya bisa membawa Persiraja tampil lebih solid dan konsisten,” ujar Dek Gam.
Tanggung Jawab dan Persiapan
Jaya Hartono menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah sebagai pelatih kepala Persiraja. Ia menegaskan akan segera beradaptasi dengan kondisi tim serta memaksimalkan persiapan menjelang laga perdana putaran ketiga. Persiraja sendiri akan memulai putaran ketiga Championship 2025/26 dengan laga kandang menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion H. Dimurthala, Lampineung pada Sabtu, 14 Februari mendatang.
Kehadiran Jaya Hartono diharapkan dapat memberikan energi baru bagi Laskar Rencong, yang saat ini membutuhkan dukungan dan arahan yang jelas untuk meningkatkan performa mereka di kompetisi.
Perjalanan Akhyar Ilyas
Sebelumnya, pelatih kepala Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas, akan beristirahat sejenak dari aktivitas kepelatihan di Persiraja musim ini. Hal ini karena Akhyar Ilyas akan memfokuskan diri mendampingi istri berobat. Terhadap hal ini, Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam, telah memberikan izin kepada pelatih kepala Persiraja Akhyar Ilyas.
Keputusan tersebut diambil agar Akhyar Ilyas dapat fokus mendampingi sang istri yang sedang menjalani pengobatan akibat sakit keras. Dek Gam menyampaikan bahwa permohonan izin tersebut diajukan langsung oleh Akhyar Ilyas usai pertandingan Persiraja menghadapi PSPS Pekanbaru, di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu malam (31/1/2026).
“Akhyar Ilyas sudah meminta izin untuk pamit setelah pertandingan Persiraja vs PSPS tadi malam. Kita memaklumi dan mendoakan semoga istrinya Coach Akhyar diberikan kesembuhan, dan Akhyar bisa fokus merawat istri,” ujar Dek Gam, Minggu (1/2/2026).
Menurut Dek Gam, manajemen Persiraja sepenuhnya memahami kondisi yang dihadapi pelatih kepala tersebut. Ia menegaskan bahwa keluarga menjadi prioritas utama, dan klub memberikan dukungan moral penuh kepada Akhyar Ilyas beserta keluarganya.
“Situasi ini adalah kondisi kemanusiaan. Keluarga tentu lebih utama. Manajemen Persiraja memberikan izin dan dukungan penuh kepada Coach Akhyar untuk mendampingi istri selama masa pengobatan,” tambahnya.
Dek Gam juga mengajak seluruh elemen Persiraja, termasuk pemain dan suporter, untuk bersama-sama mendoakan kesembuhan istri Akhyar Ilyas serta memberikan dukungan moral kepada pelatih kepala tersebut.







