Penanaman Pohon Tabebuya di Kawasan Soekarno-Hatta
Di sepanjang jalan di Kawasan Soekarno-Hatta, kota Malang akan mengalami perubahan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang dengan menanam puluhan pohon tabebuya sebagai upaya untuk mengembalikan fungsi ruang terbuka hijau (RTH) setelah pembangunan drainase.
“Kami sudah melakukan penanaman pohon tabebuya sebanyak 40 pohon di kawasan Soekarno-Hatta sejak kemarin dan ini adalah tahap awal,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang.
Raymon menjelaskan bahwa setelah penanaman 40 pohon tabebuya di Soekarno-Hatta selesai, pihaknya akan melanjutkan dengan menanam pohon lainnya dengan jumlah yang lebih besar di sejumlah titik. Berdasarkan rencana yang telah disusun, jumlah pohon tabebuya yang ditanam di sepanjang kawasan Soekarno-Hatta mencapai 250 pohon.
Lokasi penanaman ratusan pohon tersebut masih dalam tahap pemetaan, tetapi yang pasti lokasinya tetap berada di kawasan Soekarno-Hatta. “Jadi, sisanya akan kami tanam di lokasi yang strategis,” ucap dia.
Sebagai informasi, di kawasan Soekarno-Hatta sempat dibangun sistem drainase untuk penanggulangan banjir. Proyek tersebut mengharuskan pohon yang telah tertanam ditebang. Oleh karena itu, penanaman pohon tabebuya menjadi solusi dari Pemkot Malang untuk mengembalikan fungsi ruang terbuka hijau ke kondisi semula, sehingga upaya penanggulangan banjir bisa berjalan beriringan antara pembangunan dengan pelestarian lingkungan.
Alasan Memilih Pohon Tabebuya
Raymon menjelaskan alasan dipilihnya pohon tabebuya karena memiliki manfaat meningkatkan kadar oksigen dan dikenal memiliki daya serap air yang baik sehingga cocok apabila ditanam di kawasan RTH, apalagi posisinya berada di dekat drainase.
Selain sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan, pohon tabebuya juga memiliki manfaat dalam upaya meningkatkan sisi estetika kota. Salah satunya karena memiliki ragam warna daun, seperti kuning, merah muda, putih, hingga ungu.
“Tabebuya inikan berdaun lebar, daunnya bagus, dan saat berbunga warnanya juga seragam,” tutur dia.
Manfaat Pohon Tabebuya
Pohon tabebuya tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga estetika. Daunnya yang lebar dan berwarna-warni membuat kawasan Soekarno-Hatta lebih indah dan nyaman untuk dilihat. Selain itu, bunga tabebuya yang mekar pada musim tertentu dapat menambah keindahan kota.
Pohon ini juga sangat efektif dalam menyerap air, sehingga membantu mencegah genangan air dan mempercepat proses penyerapan air ke dalam tanah. Dengan demikian, pohon tabebuya menjadi pilihan yang tepat untuk ditanam di area yang dekat dengan drainase.
Tantangan dan Solusi
Meskipun ada tantangan dalam proses penanaman pohon tabebuya, seperti pemetaan lokasi dan pengaturan waktu, DLH Kota Malang tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini. Dengan adanya penanaman pohon tabebuya, diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan memperbaiki kondisi ruang terbuka hijau di kawasan Soekarno-Hatta.
Proses penanaman pohon ini juga menjadi contoh bagaimana pembangunan infrastruktur dapat dilakukan secara berkelanjutan tanpa mengorbankan lingkungan. Dengan demikian, kota Malang akan semakin hijau dan nyaman untuk ditinggali.






