Persib Bandung dan Persebaya Surabaya Bermain Imbang 2-2
Pertandingan antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan BRI Super League 2025-2026 berakhir dengan skor imbang 2-2. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, pada Senin malam, 2 Maret 2026, menjadi momen penting bagi kedua tim.
Pelatih Persib Tidak Buka Sesuai Wawancara
Setelah pertandingan selesai, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak tidak membuka sesi tanya jawab dengan awak media. Ia masuk ke ruang konferensi pers bersama pemainnya, Frans Putros, dan seorang penerjemah. Meski menyampaikan rasa hormat kepada semua yang hadir, termasuk para jurnalis, Bojan memilih untuk tidak memberikan komentar terkait wasit atau jalannya pertandingan.
“Saya tidak bisa bicara mengenai wasit. Mengenai jalannya pertandingan, saya tidak bisa bicara apa-apa,” ujar Bojan sambil berdiri dan pamit meninggalkan ruangan. Sebelum pergi, ia menoleh pada wartawan sambil memberi gestur meminta maaf.
Sebelum pertandingan, Bojan sempat mendapat kartu kuning dari wasit Eko Saputra karena dianggap melancarkan protes terlalu keras. Ia kesal karena wasit tidak menghukum pemain Persebaya yang dinilainya melanggar secara kasar.
Performa Persib di Babak Pertama
Di babak pertama, Persib lebih mendominasi permainan. Maung Bandung tampil rapi dan taktis. Namun, mereka justru tertinggal lebih dulu lewat penalti kapten Persebaya Bruno Moreira pada menit ke-44. Wasit memutuskan menunjuk titik putih setelah mengecek VAR insiden pelanggaran pemain Persib kepada Bruno di kotak penalti. Eksekusi Bruno gagal dibendung kiper Persib Teja Paku Alam.

Pesepak bola Persebaya Surabaya Bruno Moreira (kiri) berusaha melewati adangan pesepak bola Persib Bandung Federico Barba pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, 2 Maret 2026. Antara/Rizal Hanafi
Persib Menyamakan Kedudukan
Memasuki babak kedua, permainan makin ketat karena kedua tim sama-sama bermain terbuka. Serangan datang silih berganti. Persib mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan dari luar kotak penalti Luciano Guaycochea menit ke-51. Persib berbalik unggul 1-2 setelah pemain pengganti Andrew Jung mencetak gol.
Tertinggal 1-2, pelatih Persebaya melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memainkan Toni Firmansyah. Biasa berposisi sebagai gelandang bertahan, Toni diplot sebagai pemain sayap dalam laga itu. Namun justru berkat umpan silang Toni dari sektor sayap itulah tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat tendangan Francisco Rivera pada menit ke-83.
Gol Rivera disambut sukacita 30 ribu Bonek dan Bonita yang menyaksikan langsung ke stadion. Tetapi sampai akhir pertandingan tidak ada lagi gol tercipta.
Posisi Klasemen Sementara
Hasil imbang itu tak mempengaruhi posisi Persib di puncak klasemen sementara dengan nilai 54 hasil dari 23 kali pertandingan. Persib ditempel Persija Jakarta di posisi kedua dengan 50 poin hasil dari jumlah pertandingan yang sama. Sementara itu, Persebaya yang meraih satu poin dari hasil seri itu, berada di urutan kelima klasemen dengan mengemas 39 poin hasil 24 kali bertanding.
Tanggapan Pelatih Persebaya
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares berterima kasih pada suporter yang datang. Menurut dia, kehadiran 29 ribu Bonek dan Bonita fantastik karena membawa atmosfer pertandingan mendukung tim berjuluk Bajul Ijo itu di dalam maupun di luar pertandingan.
Tavares berujar tak bisa menurunkan skuad terbaiknya karena beberapa pemain inti mengalami cedera. Misalnya Malik Risaldi, Bruno Paraiba dan Mihailo Perovic. Sehingga ia terpaksa memasang pemain yang masih bugar di posisi yang tak semestinya, termasuk Toni Firmansyah yang digeser menjadi pemain sayap.
“Saya memuji para pemain Persebaya mempunyai attitude yang bagus. Gol pertama Persib fantastik. Namun gol kedua Persebaya juga tak kalah bagus, saya pikir ini skor yang adil,” kata Tavares.
Komentar Toni Firmansyah
Toni Firmansyah mengatakan selalu siap ditempatkan di posisi mana saja oleh pelatih. Bila di posisinya barunya sebagai sayap ia bisa memberi umpan pada Rivera untuk mencetak gol, Toni bersyukur. “Tapi bila disuruh memilih main di sayap ataukah gelandang bertahan, saya enjoy di gelandang bertahan,” kata pemain muda tersebut.

Pesepak bola Persebaya Surabaya Gali Freitas (kiri) menendang bola dan berusaha dihalau pesepak bola Persib Bandung Eliano Reijnders pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, 2 Maret 2026. Antara/Rizal Hanafi







