Sinergi PLN UIP Sulawesi dan Pemkab Talaud dalam Pembangunan Kelistrikan
PLN UIP Sulawesi terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dalam upaya pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan. Salah satu proyek yang sedang dijalankan adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Talaud berkapasitas 2 x 3 MW. Proyek ini menjadi bagian dari rencana jangka menengah dan panjang PLN untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik secara berkelanjutan.
Pertemuan koordinasi antara PLN UIP Sulawesi dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud digelar di Kantor PLN UIP Sulawesi, Makassar, pada Senin (19/01). Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah-langkah dan memperkuat komunikasi antara pihak PLN dan pemerintah daerah. General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menjelaskan bahwa pengembangan sistem kelistrikan di wilayah kepulauan merupakan prioritas utama dalam perencanaan PLN.
Dalam pelaksanaannya, PLN selalu menerapkan prinsip kehati-hatian melalui berbagai kajian teknis dan persiapan administratif. Proses ini mencakup aspek teknis, administratif, serta keamanan. “PLN secara berkelanjutan melakukan koordinasi dan evaluasi bersama para pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan seluruh aspek pendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan,” ujar Wisnu.
Ia menambahkan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah sangat penting dalam menciptakan kondisi yang kondusif bagi pengelolaan dan pengembangan sistem kelistrikan. Komunikasi intensif antarinstansi diharapkan dapat mendukung proses yang tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, manfaat pembangunan kelistrikan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat Kepulauan Talaud.
Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, hadir langsung dalam pertemuan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, dan Kepala Kejaksaan Negeri. Ia menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud terhadap upaya pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayahnya.
“Pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan PLN sesuai dengan kewenangan masing-masing, termasuk dalam hal perizinan, pengamanan, dan dukungan lainnya, agar proses pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Welly.
PLN juga menyampaikan bahwa sejumlah langkah persiapan administratif terus dilakukan, termasuk koordinasi dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Jajaran Forkopimda yang hadir turut menyatakan kesiapan untuk mendukung dan mengawal program pembangunan kelistrikan demi kepentingan masyarakat Kepulauan Talaud. Melalui penguatan sinergi antara PLN dan Pemerintah Daerah, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah kepulauan diharapkan dapat terus berproses secara terukur dan berkesinambungan.
Langkah-Langkah Pengembangan Infrastruktur Kelistrikan
Perencanaan Jangka Menengah dan Panjang
PLN UIP Sulawesi merancang pengembangan sistem kelistrikan di wilayah kepulauan secara terintegrasi. Hal ini mencakup pengembangan PLTU Talaud yang berkapasitas 2 x 3 MW.Koordinasi dengan Pemangku Kepentingan
PLN senantiasa melakukan koordinasi dan evaluasi bersama para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, untuk memastikan kesiapan seluruh aspek pendukung pembangunan infrastruktur.Kajian Teknis dan Administratif
Seluruh proses pembangunan kelistrikan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Kajian teknis dan persiapan administratif dilakukan secara menyeluruh.Koordinasi dengan Kejaksaan Agung
PLN melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.Dukungan dari Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud siap berkolaborasi dengan PLN dalam hal perizinan, pengamanan, dan dukungan lainnya.







