Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Sholawat Thoriqoh: Tulisan Latin dan Terjemahan

    8 Mei 2026

    Jika Ingin Tampak Lebih Muda dalam 30 Hari, Tinggalkan 6 Kebiasaan Ini!

    8 Mei 2026

    Jangan Salah! 7 Cara Menyimpan Mentega Agar Awet

    8 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 8 Mei 2026
    Trending
    • Sholawat Thoriqoh: Tulisan Latin dan Terjemahan
    • Jika Ingin Tampak Lebih Muda dalam 30 Hari, Tinggalkan 6 Kebiasaan Ini!
    • Jangan Salah! 7 Cara Menyimpan Mentega Agar Awet
    • Orang yang pandai mendengarkan sering kali menerapkan 8 cara berpikir ini menurut psikologi
    • Mobil listrik terbaik 2026, harga mulai Rp100 juta, jangkauan 300 km
    • 10 destinasi keluarga hemat di Sentul yang seru dan instagenik
    • Aturan Ganjil Genap di Jakarta Hari Ini, Senin 4 Mei 2026
    • Akun Instagram Ahmad Dhani Menghilang, Isu Kekhawatiran Muncul
    • Game sepak bola virtual Android dengan mod DFL 26 FIFA 16 resmi dirilis, hadirkan fitur premium
    • Mobil Armada 5 Tahun: Pakai atau Jual? Ini Cara Hitungnya Agar Tidak Rugi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Polisi Periksa Pemilik Gedung Terkait Kematian 4 Pekerja di Jagakarsa

    Polisi Periksa Pemilik Gedung Terkait Kematian 4 Pekerja di Jagakarsa

    adm_imradm_imr9 April 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penyelidikan Kecelakaan Kerja yang Menewaskan Empat Pekerja Bangunan di Jagakarsa

    Polisi sedang melakukan penyelidikan terkait kecelakaan kerja yang menewaskan empat pekerja bangunan di kawasan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kejadian ini terjadi setelah para korban diminta untuk menguras glonteng atau tempat penampungan air di basement proyek tersebut. Diduga, adanya gas berbahaya menyebabkan mereka kehilangan kesadaran dan akhirnya meninggal dunia.

    Identitas Korban dan Proses Pemeriksaan

    Empat korban yang meninggal dalam kejadian ini adalah Yana Nugraha (32), Mawi (62), Tatang Sonjaya (63), dan Muhammad Fauzi (19). Polisi telah menetapkan rencana pemeriksaan terhadap pemilik gedung dan mandor proyek, yang akan dilaksanakan dalam pekan ini. Kompol Nurma Dewi, Kapolsek Jagakarsa, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut.

    Kronologi Kecelakaan

    Kejadian bermula pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, ketika mandor proyek memerintahkan beberapa pekerja untuk menguras glonteng di basement. Glonteng tersebut memiliki ukuran panjang enam meter dengan kedalaman tiga meter, yang dibagi menjadi dua bagian. Saat pekerja mulai bekerja, tiba-tiba para korban terjatuh dan terperosok ke dalam glonteng.

    Beberapa rekan kerja mencoba memberikan pertolongan dengan turun ke bawah glonteng. Namun, saat evakuasi, saksi merasakan hawa panas di sekitar glonteng. Diduga, ada gas berbahaya yang terperangkap di dalam penampungan air tersebut. Gas ini disebut menjadi penyebab para korban kehilangan kesadaran hingga akhirnya meninggal dunia.

    Keempat korban sempat dibawa ke RS Pasar Rebo untuk mendapatkan pertolongan pertama, tetapi nyawa mereka tidak tertolong. Dokter UGD RS Pasar Rebo menyatakan bahwa para korban telah meninggal dunia.

    Penyelidikan dan Pengumpulan Bukti

    Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada unsur pidana dalam kejadian ini. Mereka tengah mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV sebagai bukti tambahan. Kompol Nurma Dewi menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pencarian terhadap saksi-saksi dan CCTV.

    Sementara itu, AKP Chepy Rusmanto, Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, menyampaikan kronologi serta langkah-langkah penyelidikan yang sedang dilakukan. Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus ini.

    Kondisi Proyek Gedung

    Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan bahwa tidak ada aktivitas konstruksi maupun lalu lalang pekerja di area proyek. Proyek gedung setinggi delapan lantai itu tampak terbengkalai dengan struktur bertulang yang belum rampung. Kolom-kolom beton terbuka tanpa dinding penutup, serta jaring pengaman yang robek di beberapa bagian, menunjukkan bahwa proyek ini tidak aktif dalam waktu dekat.

    Di bagian depan proyek, pagar pembatas dari lembaran seng bergelombang dan triplek menutup rapat area dasar proyek dari pandangan pengguna jalan. Permukaan pagar dipenuhi coretan grafiti dan noda karat, memberi kesan kumuh di tengah kawasan komersial yang padat.

    Sebuah spanduk kuning bertuliskan “DIJUAL” dengan nomor kontak terpasang mencolok pada pagar tersebut, mempertegas bahwa lahan dan bangunan itu kini tengah dipasarkan. Di balik pagar, tampak tumpukan material sisa dan rangka perancah yang masih berdiri, namun tidak digunakan.

    Meski berada di jalur protokol yang ramai, area proyek justru terlihat sepi. Hanya sesekali terlihat satu orang penjaga berjalan mondar-mandir di dalam kawasan, tanpa aktivitas lain yang berarti. Warga setempat mengaku tidak melihat aktivitas sejak insiden terjadi. “Sejak kemarin kejadian itu, langsung sepi. Biasanya ada saja pekerja keluar-masuk, sekarang enggak ada sama sekali,” ujar Ipan (45), pengemudi ojek pangkalan di sekitar lokasi.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Video viral bandar membara di hotel masih dicari, meski berisiko bahaya

    By adm_imr5 Mei 20261 Views

    Korban KA Argo Bromo Anggrek vs KRL, 14 Tewas dan 84 Luka di 9 Rumah Sakit

    By adm_imr5 Mei 20261 Views

    4 informasi terkini kecelakaan kereta di Bekasi Timur: penyebab dan korban

    By adm_imr5 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sholawat Thoriqoh: Tulisan Latin dan Terjemahan

    8 Mei 2026

    Jika Ingin Tampak Lebih Muda dalam 30 Hari, Tinggalkan 6 Kebiasaan Ini!

    8 Mei 2026

    Jangan Salah! 7 Cara Menyimpan Mentega Agar Awet

    8 Mei 2026

    Orang yang pandai mendengarkan sering kali menerapkan 8 cara berpikir ini menurut psikologi

    8 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?