Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pengelolaan Sampah Jadi Listrik Dibangun di Malang, Dekat Pintu Tol Pakis

    2 April 2026

    Wawako Muhammadin Jelaskan Aturan Antre di SPBU Singkawang

    1 April 2026

    Satlantas Polres Tuban catat lonjakan kecelakaan mudik Lebaran 2026, naik 88 persen

    1 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 2 April 2026
    Trending
    • Pengelolaan Sampah Jadi Listrik Dibangun di Malang, Dekat Pintu Tol Pakis
    • Wawako Muhammadin Jelaskan Aturan Antre di SPBU Singkawang
    • Satlantas Polres Tuban catat lonjakan kecelakaan mudik Lebaran 2026, naik 88 persen
    • Rahman Torana Diterima di Oxford University
    • Kasus Video Profil Amsal Sitepu: Markup atau Kebiasaan Birokrasi?
    • Masih Banyak SPPG di Kota Malang Belum Miliki SLHS
    • Panduan Qadha Puasa Ramadan: Hukum, Waktu, Niat, dan Doa
    • Api di Dalam atau Angin dari Luar? Memahami Motivasi Internal dan Eksternal
    • Promo Indomaret: Dua Wall’s Cornetto Hanya Rp17.000 Hari Ini
    • Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria Final FIFA Series 2026, Kick Off Pukul 20.00 WIB
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hiburan»Ribuan warga Jepara antusias saksikan arak-arakan kerbau bule selama 1,1 km, Arini terpukau

    Ribuan warga Jepara antusias saksikan arak-arakan kerbau bule selama 1,1 km, Arini terpukau

    adm_imradm_imr1 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tradisi Pesta Lomban Larungan Kepala Kerbau Kembali Digelar di Kabupaten Jepara

    Tradisi budaya yang khas dan unik kembali hadir di Kabupaten Jepara. Pesta Lomban Larungan Kepala Kerbau, yang biasanya digelar pada momentum Lebaran Ketupat (Syawal) 1447 H/2026, akan berlangsung besok, Sabtu (28/3/2026). Tradisi ini memiliki makna penting dalam kehidupan masyarakat pesisir Jepara.

    Tahun ini, kerbau yang dipilih sebagai sesajen larungan adalah kerbau jenis bule dengan berat lebih dari 350 kilogram. Harga kerbau tersebut mencapai Rp 50 juta, yang dibeli dari petinggi di Kabupaten Jepara. Sebelum pelaksanaan Pesta Lomban dimulai, kerbau tersebut diarak sejauh 1,1 kilometer dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Jobokuto pada Jumat (27/3/2026).

    TPI Ujungbatu mulai dipadati oleh ribuan warga sejak pukul 06.00 WIB. Selain aktivitas jual beli ikan hasil tangkapan nelayan, TPI tersebut disulap seperti lokasi festival. Masyarakat antusias menyaksikan arak-arakan kerbau yang dilepas dan diarak mengelilingi perkampungan penduduk hingga titik finish di RPH Jobokuto.

    Sepanjang jalan dengan jarak tempuh sekitar 1,1 kilometer, masyarakat memadati jalanan untuk melihat sosok kerbau yang akan diambil kepalanya sebagai sesajen pelarungan. Apalagi kerbau yang dipilih tahun ini merupakan jenis kerbau bule yang gagah dan bersih. Salah satu warga, Arini Khoiriyah (35), terlihat antusias mengabadikan arak-arakan dengan gadgetnya. Dia datang bersama anaknya sengaja untuk melihat langsung bagaimana festival arak-arakan kerbau Pesta Lomban tahun ini digelar.

    Arini mengatakan bahwa arak-arakan ini sempat vakum dalam beberapa tahun terakhir, namun kini kembali dihidupkan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara. “Dengar-dengar kerbaunya beda dari tahun-tahun sebelumnya, katanya kerbau bule. Dan ternyata benar, warnanya lebih cerah seperti kerbau Eropa, bersih dan terlihat gagah,” ujarnya.

    Arini berhasil mengabadikan kerbau bule tersebut yang diarak oleh bupati, wakil bupati, jajaran forkopimda Jepara, dan para pejabat di Kabupaten Jepara. Bagi dia, melihat langsung proses arak-arakan kerbau sudah cukup menjawab rasa penasarannya terkait sosok hewan kerbau yang akan dijadikan larungan pada Pesta Lomban tahun ini.

    Semangat Baru dalam Tradisi Budaya

    Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menuturkan bahwa Kirab Kerbau Pesta Lomban bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bagian penting dari identitas budaya masyarakat di pesisir Jepara. Tradisi ini sarat makna dan menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat pesisir Jepara yang kembali dihidupkan.

    Kerbau bule yang dipilih dalam kirab tahun ini memiliki filosofi tersendiri. Artinya, ada hal baru dan semangat baru bagi pemerintah daerah bersama masyarakat Jepara untuk bangkit dan lebih makmur lagi. Utamanya bagi nelayan-nelayan di Kabupaten Jepara.

    Mas Wiwit menyebut kirab budaya ini juga sebagai simbol keterbukaan dan kejujuran kepada masyarakat. Bahwa kerbau yang akan dilarung adalah utuh, bukan hanya kepalanya. Meski dalam pelaksanaan pelarungan Pesta Lomban, hanya kepala kerbau yang dilarung ke laut. Sementara dagingnya dimasak untuk dimakan bersama.

    “Ini sekaligus menjawab pemahaman yang berkembang di masyarakat, serta menjaga nilai-nilai kepercayaan yang diwariskan leluhur secara turun-temurun,” jelasnya.

    Kembali Hadir sebagai Simbol Kebersamaan

    Diketahui bahwa Kirab Kerbu Pesta Lomban terakhir kali digelar pada 2019 lalu. Kini kembali diadakan sebagai semangat baru bahwa masyarakat Jepara antusias melestarikan setiap budaya yang dimiliki agar tidak hilang. Mas Wiwit berkomitmen untuk terus mengembangkan tradisi ini agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Termasuk magnet bagi wisatawan agar menghidupkan pariwisata di Kabupaten Jepara.

    “Mari jaga bersama setiap tradisi yang ada dengan penuh kesadaran, kebersamaan, dan nilai-nilai luhur agar tetap lestari dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” katanya.

    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Ali Hidayat, menambahkan, tradisi Kirab Kerbau Pesta Lomban adalah wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rizki dari laut. Sekaligus doa agar masyarakat Jepara, khususnya para nelayan, selalu diberikan keselamatan dan keberkahan. Serta memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum.

    Setelah kerbau diarak, kemudian dilakukan pemotongan di RPH. Kepala kerbau dijadikan sebagai sesajen dalam tradisi pelarungan Pesta Lomban. Sedangkan daging kerbau dimasak pindang kerbau untuk dimakan bersama-sama saat pagelaran wayang Jumat malam di TPI Ujungbatu.

    “Hari ini kirab kerbau berlangsung lancar, dan semoga besok pelarungan Tradisi Lomban juga lancar,” harap dia.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Renungan Katolik Harian: Kasih Tanpa Batas 30 Maret 2026

    By adm_imr1 April 20260 Views

    Kalender Liturgi Katolik Hari Ini: Minggu Suci 30 Maret 2026

    By adm_imr1 April 20262 Views

    Harga Emas Antam Hari Ini Senin 30 Maret 2026: Rp2.837.000 per Gram, Cek UBS dan Galeri24

    By adm_imr1 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pengelolaan Sampah Jadi Listrik Dibangun di Malang, Dekat Pintu Tol Pakis

    2 April 2026

    Wawako Muhammadin Jelaskan Aturan Antre di SPBU Singkawang

    1 April 2026

    Satlantas Polres Tuban catat lonjakan kecelakaan mudik Lebaran 2026, naik 88 persen

    1 April 2026

    Rahman Torana Diterima di Oxford University

    1 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?