Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Permohonan Maaf Terbuka

    19 Juni 2026

    Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya

    13 Juni 2026

    Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan

    13 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 19 Juni 2026
    Trending
    • Permohonan Maaf Terbuka
    • Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya
    • Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan
    • Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?
    • Pelanggaran yang Dicari Polisi dalam Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya Tiba-Tiba Ditunda
    • Renungan Katolik: Kekayaan di Mata Allah, Senin 8 Juni 2026
    • 5 Alasan Orang Kelelahan Akibat Gangguan Tidur
    • Asal Usul Tengkleng: Dari Gembreng Jadi Masakan Khas Solo
    • Jaga Keamanan Saat Liburan: 5 Tips Solo Travel Pertama untuk Wanita
    • Harga dan Buyback Emas Pegadaian 8 Juni 2026: Galeri 24, Antam, UBS
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»RKAB Tetap, PTBA Targetkan Produksi 50 Juta Ton Batu Bara pada 2026

    RKAB Tetap, PTBA Targetkan Produksi 50 Juta Ton Batu Bara pada 2026

    adm_imradm_imr10 April 20268 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Target Produksi Batu Bara PTBA pada 2026



    PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menetapkan target produksi batu bara sebesar sekitar 50 juta ton pada tahun 2026, meningkat 5,93% dibandingkan realisasi produksi pada 2025 yang mencapai 47,2 juta ton. Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menyatakan bahwa target ini ditetapkan setelah perseroan mendapatkan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 dari pemerintah tanpa adanya pengurangan volume produksi dari yang sebelumnya diajukan.

    Dengan disetujui RKAB tersebut, PTBA memiliki dasar kuat untuk memperkuat kinerjanya pada 2026. Arsal mengungkapkan bahwa perusahaan tetap optimistis menghadapi tahun depan. “Memasuki 2026 kami tetap optimistis. Berdasarkan RKAB pada 2026, kami menargetkan volume sekitar 50 juta ton,” ujarnya.

    Target kinerja yang lebih baik pada 2026 diharapkan dapat dicapai melalui peningkatan efisiensi serta optimalisasi portofolio bisnis berkelanjutan dengan menjaga fundamental yang kuat dan strategi adaptif berkelanjutan.

    Peningkatan Produksi dan Penjualan

    PTBA berhasil meningkatkan volume produksi batu bara sebesar 9% secara tahunan menjadi 47,2 juta ton. Kenaikan produksi ini juga diikuti oleh pertumbuhan volume penjualan sebesar 6% menjadi 45,4 juta ton. Capaian positif ini mencerminkan keberhasilan strategi adaptif perusahaan dalam menjaga kesinambungan pasokan energi, baik untuk pasar domestik maupun internasional.

    Seiring dengan peningkatan produksi, volume angkutan batu bara juga mengalami kenaikan sebesar 6% dari 38,2 juta ton menjadi 40,4 juta ton sepanjang 2025.

    Strategi Pasar Domestik dan Ekspor

    Dari sisi pasar, PTBA tetap mengutamakan kebutuhan dalam negeri dengan alokasi 54% dari total penjualan untuk pasar domestik. Peran ini menegaskan posisi perseroan sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung ketahanan energi nasional.

    Di sisi lain, ekspansi ke pasar global terus diperkuat. PTBA mencatatkan porsi ekspor sebesar 46% sebagai bagian dari strategi diversifikasi pasar untuk meningkatkan daya saing di tingkat internasional.

    Selain mempertahankan pangsa pasar di kawasan Asia seperti Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina, perseroan juga mulai menjajaki pasar baru di Eropa. “PTBA juga berhasil melakukan penetrasi pasar baru ke benua Eropa, yakni ke Spanyol dan Rumania,” kata Arsal.

    Kinerja Keuangan pada 2025

    Di tengah tantangan harga batu bara, kinerja keuangan PTBA pada 2025 mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,93 triliun, turun 42,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,1 triliun. Penurunan ini terjadi di tengah melemahnya harga batu bara global.

    Perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp6,08 triliun dengan margin 14% sepanjang 2025. Meski laba tertekan, PTBA mencatat perbaikan profitabilitas secara kuartalan yang didorong oleh optimalisasi portofolio ekspor serta efisiensi biaya.

    Performa Operasional dan Efisiensi

    Dari sisi operasional, kinerja perusahaan tetap solid. Produksi batu bara tumbuh 9% secara tahunan, diikuti peningkatan penjualan sebesar 6%. Namun demikian, harga jual rata-rata (average selling price/ASP) turun 6% secara tahunan seiring penurunan harga batu bara acuan global. Newcastle Coal Index melemah hingga 22%, sementara Indonesia Coal Index-3 turun 16%.

    Sepanjang 2025, PTBA membukukan pendapatan sebesar Rp42,65 triliun, naik 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, beban pokok pendapatan juga meningkat 5% menjadi Rp36,39 triliun, seiring dengan kenaikan volume operasional.

    Meski demikian, efisiensi tetap terlihat dari penurunan stripping ratio menjadi 6,07 kali dari sebelumnya 6,23 kali. Selain itu, volume angkutan batu bara juga meningkat 6% dari 38,2 juta ton menjadi 40,4 juta ton.

    Langkah Ke Depan

    Dengan kinerja tersebut, PTBA tetap akan menjaga ketahanan energi nasional, terutama melalui pasokan ke pasar domestik yang mencapai lebih dari separuh total penjualan. Ke depan, perseroan akan terus mengkombinasikan strategi efisiensi biaya dengan ekspansi pasar global guna menjaga kinerja di tengah volatilitas harga komoditas.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Permohonan Maaf Terbuka

    By redaksi19 Juni 202613 Views

    Penerimaan Siswa Baru, Disdik Kota Batu Tambah Kuota ASN untuk Guru Pendamping Khusus

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    Anomali Harga Cabai dan Ayam di Malang, Bawang dan Tepung Beras Naik

    By adm_imr13 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Permohonan Maaf Terbuka

    19 Juni 2026

    Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya

    13 Juni 2026

    Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan

    13 Juni 2026

    Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?

    13 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?