Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Menjembatani Jurang Antara Ijazah Perguruan Tinggi dan Realitas Dunia Kerja Industri Kreatif

    Menjembatani Jurang Antara Ijazah Perguruan Tinggi dan Realitas Dunia Kerja Industri Kreatif

    10 October 2026
    Jempol Cepat Berbuah Petaka: Bahaya Rumor Digital dan Urgensi Tabayyun di Media Sosial

    Jempol Cepat Berbuah Petaka: Bahaya Rumor Digital dan Urgensi Tabayyun di Media Sosial

    10 October 2026
    Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar

    Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar

    10 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Saturday, 10 October 2026
    Trending
    • Menjembatani Jurang Antara Ijazah Perguruan Tinggi dan Realitas Dunia Kerja Industri Kreatif
    • Jempol Cepat Berbuah Petaka: Bahaya Rumor Digital dan Urgensi Tabayyun di Media Sosial
    • Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar
    • Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi
    • Rahasia Menabung Efektif Melalui Pengelolaan Kebiasaan Kecil yang Sering Terabaikan
    • Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba Melalui Kebiasaan Sederhana Sehari-hari
    • Menagih Janji Kesejahteraan Guru Honorer demi Masa Depan Pendidikan Sekolah Negeri Indonesia
    • Seni Mengelola Stamina Bintang Eropa di Tengah Gempuran Jadwal Padat Kompetisi
    • Menanamkan Jiwa Spiritual pada Generasi Digital Tanpa Mengorbankan Masa Depan Global
    • Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Sejarah Candi Meja di Tulungagung, Situs Unik Tempat Bertapa di Goa Selomanggeng

    Sejarah Candi Meja di Tulungagung, Situs Unik Tempat Bertapa di Goa Selomanggeng

    adm_imradm_imr29 May 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Sejarah dan Keunikan Candi Meja di Tulungagung

    Candi Meja terletak di Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Situs ini memiliki bentuk yang sangat unik, menyerupai altar atau meja batu besar. Candi Meja berada dalam satu kawasan dengan Goa Selomangleng, yang juga menjadi salah satu situs sejarah penting di wilayah tersebut.

    Situs ini diduga berasal dari masa Kerajaan Majapahit dan diperkirakan pernah menjadi tempat pertapaan serta aktivitas spiritual para resi Hindu di masa lampau. Keberadaan ornamen tapak dara dan lokasi di kawasan perbukitan menjadikan Candi Meja sebagai jejak penting budaya Hindu-Buddha di wilayah Tulungagung.

    Lokasi dan Lingkungan Sekitar

    Candi Meja berada di Desa Sanggrahan atau wilayah Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu. Situs ini masih berada dalam kompleks kawasan kepurbakalaan Goa Selomangleng. Posisi Candi Meja terletak di lereng perbukitan sekitar 500 meter di atas Goa Selomangleng. Untuk mencapai lokasi candi, pengunjung harus melewati jalur menanjak menuju kawasan bukit di sekitar situs gua.

    Letak candi ini berada di lereng bagian atas bongkahan batu tempat Goa Selomangleng dibuat. Kawasan tersebut sejak lama dikenal sebagai area yang menyimpan berbagai peninggalan purbakala yang diduga berasal dari masa Kerajaan Majapahit. Lokasi yang berada di area perbukitan dan cukup jauh dari permukiman warga membuat suasana di sekitarnya terasa tenang dan terpencil.

    Bentuk Bangunan yang Unik

    Keistimewaan utama Candi Meja terletak pada bentuk bangunannya yang berbeda dibandingkan candi lain di Jawa Timur. Nama “Candi Meja” sendiri berasal dari bentuk bangunannya yang menyerupai meja atau altar batu besar. Bangunan ini tidak disusun dari tumpukan bata maupun batu andesit seperti candi Hindu-Buddha pada umumnya.

    Sebaliknya, Candi Meja dibuat langsung dari batu monolit atau batu besar utuh yang dipahat hingga membentuk altar sederhana. Bangunan candi memiliki ukuran sekitar 3 x 3 meter dengan tinggi kurang lebih 1 meter. Saat ini, bagian yang tersisa hanyalah batur atau dasar bangunan tanpa tubuh maupun atap candi sehingga tampak sederhana seperti meja batu besar di tengah kawasan perbukitan.

    Pada bagian sisi barat terdapat anak tangga untuk naik ke atas batur, meski bagian pipi tangga kini sudah runtuh. Pada bagian dinding batur terdapat hiasan pelipit rata dan ornamen tapak dara. Motif tersebut juga ditemukan pada Candi Sawentar di Blitar yang berasal dari masa Majapahit.

    Diduga sebagai Tempat Bertapa Para Resi

    Hingga kini belum diketahui secara pasti fungsi utama Candi Meja pada masa lampau. Namun, bentuk bangunannya yang sederhana tanpa ruang utama maupun atap membuat para ahli menduga situs ini memang dirancang sebagai tempat pertapaan para resi Hindu pada masa lampau. Bentuk bangunan yang hanya berupa altar tanpa atap kemungkinan memang sengaja dibuat untuk menunjang aktivitas meditasi atau ritual keagamaan.

    Pendapat serupa juga muncul dari hasil penelitian terhadap Goa Selomangleng yang berada tidak jauh dari lokasi candi. Para peneliti menduga kawasan perbukitan di sekitar Goa Selomangleng dan Candi Meja dahulu menjadi pusat kegiatan religi pada masa Hindu-Buddha. Jarak kedua situs yang berdekatan menunjukkan kemungkinan adanya keterkaitan fungsi antara Candi Meja dan Goa Selomangleng sebagai tempat pertapaan para resi Hindu pada masa kerajaan kuno.

    Diduga Berkaitan dengan Masa Majapahit

    Keberadaan motif tapak dara pada dinding batur menjadi salah satu petunjuk bahwa Candi Meja kemungkinan dibangun pada masa Kerajaan Majapahit. Motif tersebut merupakan ciri khas yang banyak ditemukan pada bangunan candi era Majapahit. Karena itu, sejumlah ahli menduga Candi Meja dibangun pada periode tersebut.

    Namun demikian, hingga kini belum ada kepastian mengenai waktu pasti pembangunan Candi Meja. Sebagian peneliti bahkan berpendapat situs ini bisa saja telah ada sebelum masa Majapahit. Pendapat itu muncul karena lokasi Candi Meja masih berada dalam satu kawasan dengan Goa Selomangleng yang memiliki sejarah lebih tua dan diduga telah digunakan sejak masa kerajaan sebelumnya.

    Menjadi Jejak Sejarah dan Wisata Edukasi

    Kini, Candi Meja menjadi salah satu situs sejarah yang menarik untuk dikunjungi masyarakat maupun peneliti sejarah dan arkeologi. Bentuk bangunannya yang menyerupai meja batu membuat candi ini tampak unik dibandingkan candi-candi lain di Jawa Timur.

    Selain sebagai peninggalan budaya, Candi Meja juga memperlihatkan gambaran kehidupan spiritual masyarakat Hindu pada masa kerajaan kuno, terutama aktivitas pertapaan dan ritual keagamaan di kawasan perbukitan. Bersama Goa Selomangleng, situs ini menjadi bagian penting warisan sejarah Tulungagung yang masih terjaga dan terus dikenalkan kepada generasi muda sebagai jejak peradaban masa lampau.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kepala SMPN 18 Malang Diperiksa Usai Dugaan Kekerasan terhadap Siswa

    By redaksi25 September 20264,441 Views

    Waspada Modus Pembeli Borongan, Toko Sembako Adib Nyaris Jadi Sasaran Penipuan

    By redaksi12 September 20267,035 Views

    Bukan jumlah, Mazda fokus pada optimalisasi dealer yang ada

    By adm_imr26 August 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Menjembatani Jurang Antara Ijazah Perguruan Tinggi dan Realitas Dunia Kerja Industri Kreatif

    Menjembatani Jurang Antara Ijazah Perguruan Tinggi dan Realitas Dunia Kerja Industri Kreatif

    10 October 2026
    Jempol Cepat Berbuah Petaka: Bahaya Rumor Digital dan Urgensi Tabayyun di Media Sosial

    Jempol Cepat Berbuah Petaka: Bahaya Rumor Digital dan Urgensi Tabayyun di Media Sosial

    10 October 2026
    Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar

    Seni Merawat Diri Tanpa Kuras Kantong Melalui Kebiasaan Sederhana Berdampak Besar

    10 October 2026
    Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi

    Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi

    10 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?