Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    25 ide caption lucu hari pertama sekolah 2026, bikin tertawa

    2 April 2026

    Kejutan Bungong Jeumpa dari Flaska Band, Musik Foklor Menggugah Surabaya

    2 April 2026

    Cara Melaporkan Emas Batangan di SPT Tahunan Coretax dengan Aman

    2 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Kamis, 2 April 2026
    Trending
    • 25 ide caption lucu hari pertama sekolah 2026, bikin tertawa
    • Kejutan Bungong Jeumpa dari Flaska Band, Musik Foklor Menggugah Surabaya
    • Cara Melaporkan Emas Batangan di SPT Tahunan Coretax dengan Aman
    • Pemuda Nyaris Kehilangan Nyawa Akibat Jawaban di Hati, Terkena Tebasan Pedang
    • Prakiraan Cuaca Malang-Batu Jatim 30 Maret 2026: Mayoritas Berawan
    • Prof. Antonia: Deteksi Dini Penyakit Jantung Melalui Kalsifikasi Koroner
    • 5 Jenis Kopi Aman untuk Lambung Sensitif, Wajib Diketahui!
    • Jadwal Timnas Indonesia vs Bulgaria di SCTV-Indosiar, Kickoff Pagi Ini
    • Mulan Jameela Jadi Korban Hoaks, Dituduh Hina Guru, Ahmad Dhani Tantang Pengunggah Video
    • Bus Wisata Gratis Jakarta 2026, Cara Unik Jelajahi Ibu Kota
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Syawal 1447 H: Bolehkah Puasa Sunnah di Hari Sabtu? Ini Penjelasannya

    Syawal 1447 H: Bolehkah Puasa Sunnah di Hari Sabtu? Ini Penjelasannya

    adm_imradm_imr2 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Ramadan dan Keistimewaan Bulan Syawal

    Setelah bulan Ramadan berlalu, kesan yang ditinggalkannya masih terasa dalam jiwa umat Islam. Bulan ini tidak hanya menjadi momen untuk menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi ajang pengujian ketakwaan seorang hamba kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam kehidupan umat Islam, Ramadan memiliki peran penting karena ia merupakan bulan ujian dan kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan.

    Bulan Syawal, yang merupakan bulan kesepuluh dalam kalender Hijriyah, memiliki keistimewaan tersendiri. Di bulan ini, umat Islam diberi kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka mampu mempertahankan dan meningkatkan iman mereka, seperti yang telah dilakukan selama Ramadan. Selain itu, Syawal juga menjadi bulan awal dari tiga bulan sebelum Dzulhijjah, di mana beberapa amalan haji dapat dimulai. Periode haji disebut juga dengan Asyhur Al-Hajj atau bulan-bulan haji.

    Salah satu amalan yang dianjurkan setelah Idul Fitri adalah puasa Syawal. Puasa ini biasanya dilakukan selama enam hari. Namun, banyak orang yang bertanya apakah puasa Syawal boleh dimulai pada hari Sabtu dan bagaimana hukumnya.

    Hukum Puasa Syawal yang Dimulai dari Hari Sabtu

    Puasa Syawal merupakan puasa sunnah yang dikerjakan di bulan Syawal. Puasa ini bisa dilakukan mulai dari tanggal 2 Syawal hingga akhir bulan. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Ayyub Al-Anshari, Rasulullah SAW bersabda:

    “Barang siapa berpuasa Ramadan lalu melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal maka itu setara dengan puasa sepanjang tahun.”

    Dalam pengerjaannya, puasa Syawal bisa dilakukan secara berurutan. Namun, sebagian ulama berpendapat bahwa puasa Syawal diperbolehkan dikerjakan secara berpisah atau selang-seling.

    Beberapa kitab fiqih menyebutkan bahwa hari Sabtu termasuk dalam hari-hari yang dimakruhkan untuk berpuasa sunnah. Hukum makruh ini berlaku jika seseorang hanya berpuasa di hari Sabtu tanpa didahului hari sebelumnya dan dilanjutkan di hari berikutnya. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

    “Janganlah kalian berpuasa pada hari Sabtu, kecuali puasa yang diwajibkan kepada kalian. Seandainya seseorang di antara kalian tidak mendapatkan apa-apa kecuali kulit anggur atau dahan kayu (untuk makan), maka hendaknya dia memakannya.”

    Pendapat ulama kontemporer seperti Syekh Yusuf Al-Qardhawi menyatakan bahwa puasa di hari Sabtu saja adalah makruh jika tidak disertai puasa di hari lainnya. Hal ini dikarenakan Sabtu merupakan hari raya umat Yahudi, sehingga umat Islam tidak boleh mengagungkan hari tersebut seperti mereka.

    Puasa Syawal dengan Cara Terpisah-pisah

    Menurut Sayyid Abdullah al-Hadrami, puasa Syawal tidak harus dilakukan secara terus-menerus. Boleh dilakukan secara terpisah-pisah, asalkan semua puasa dilakukan di dalam bulan Syawal. Dalam kitabnya, beliau menyatakan:

    “Apakah disyaratkan dalam puasa Syawal untuk terus-menerus? Jawaban: sesungguhnya tidak disyaratkan dalam puasa Syawal untuk terus-menerus, dan cukup bagimu untuk puasa enam hari dari bulan Syawal sekalipun terpisah-pisah, sepanjang semua puasa tersebut dilakukan di dalam bulan ini (Syawal).”

    Dari penjelasan di atas, puasa Syawal bisa dilakukan dengan dua cara:

    1. Secara terus-menerus, misalnya dari tanggal 2 hingga 7 Syawal tanpa henti.
    2. Secara terpisah, misalnya tanggal 2 Syawal puasa, esoknya tidak, dan di tanggal 4 Syawal kembali puasa, begitu juga seterusnya.

    Kedua cara ini sama-sama mendapatkan kesunnahan puasa pada bulan tersebut. Yang lebih utama adalah dengan cara puasa terus-menerus selama 6 hari. Jika tidak bisa, maka tetap dianjurkan untuk puasa dengan cara terpisah.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kumpulan soal PAI kelas 5 SD lengkap kunci jawaban, ujian akhir semester kurikulum merdeka

    By adm_imr2 April 20262 Views

    Niat Puasa Syawal dan Ayyamul Bidh, Hukum Menggabungkannya

    By adm_imr2 April 20260 Views

    Sholawat Ansawiyah: Manfaat dan Keutamaannya saat Diamalkan

    By adm_imr2 April 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    25 ide caption lucu hari pertama sekolah 2026, bikin tertawa

    2 April 2026

    Kejutan Bungong Jeumpa dari Flaska Band, Musik Foklor Menggugah Surabaya

    2 April 2026

    Cara Melaporkan Emas Batangan di SPT Tahunan Coretax dengan Aman

    2 April 2026

    Pemuda Nyaris Kehilangan Nyawa Akibat Jawaban di Hati, Terkena Tebasan Pedang

    2 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?