Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Ketika Kesejahteraan Guru Honorer Menentukan Masa Depan Mutu Pendidikan Sekolah Negeri Kita

Ketika Kesejahteraan Guru Honorer Menentukan Masa Depan Mutu Pendidikan Sekolah Negeri Kita

3 November 2026
Menatap Sisi Gelap Arena Olahraga Dunia Saat Mental Atlet Bertaruh Demi Medali Emas

Menatap Sisi Gelap Arena Olahraga Dunia Saat Mental Atlet Bertaruh Demi Medali Emas

3 November 2026
Menanamkan Kompas Moral Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Global

Menanamkan Kompas Moral Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Global

3 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Wednesday, 4 November 2026
Trending
  • Ketika Kesejahteraan Guru Honorer Menentukan Masa Depan Mutu Pendidikan Sekolah Negeri Kita
  • Menatap Sisi Gelap Arena Olahraga Dunia Saat Mental Atlet Bertaruh Demi Medali Emas
  • Menanamkan Kompas Moral Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Global
  • Panduan Memilih Perlengkapan Pemula Hobi Fotografi Analog Seduh Kopi Hingga Memanggang Roti
  • Seni Menjaga Kesehatan Mental dan Kendali Diri di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia Digital
  • Seni Mendengar Anak Remaja Tanpa Menghakimi di Tengah Derasnya Arus Informasi
  • Evaluasi Kurikulum Nasional Terbaru 2026: Mengurai Beban Guru dan Daya Tangkap Siswa
  • Kalistenik vs Angkat Beban: Mana Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal?
  • Menanamkan Akar Moral Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Digital Global
  • Perburuan Busana Vintage: Saat Pakaian Bekas Berubah Menjadi Simbol Gaya Dan Ekspresi Diri
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Hukum»Teriakan ‘Rampok’ Mengancam, 3 Petugas Tewas dalam Perang Melawan Narkoba

Teriakan ‘Rampok’ Mengancam, 3 Petugas Tewas dalam Perang Melawan Narkoba

adm_imradm_imr9 July 20265 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kehilangan Tiga Personel Satresnarkoba Polres Katingan

Pada dini hari tanggal 2 Juli 2026, tiga personel dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng), gugur dalam menjalankan tugasnya setelah menghadapi serangan brutal dari jaringan narkoba bersenjata. Peristiwa ini terjadi saat petugas melakukan operasi penggerebekan di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Insiden tersebut berawal ketika tim polisi berhasil menangkap bandar narkoba utama bernama BIO. Namun, situasi langsung memburuk ketika jaringan pelaku memprovokasi lingkungan sekitar dengan meneriakkan kata “rampok”, yang memicu kericuhan massal. Petugas dihadang dan dikepung oleh sekelompok warga yang memiliki senjata tajam serta senjata api. Lokasi penggerebekan berada di wilayah terpencil, yang berbatasan langsung dengan jalur perairan sungai dan area hutan lebat, sehingga membuat proses penegakan hukum sangat sulit.

Tiga personel Polri yang gugur dalam kejadian ini adalah:

  • Aipda Yudhie Perdana Putra
  • Bripda Nopandri Ramadhana
  • Aiptu Sumariyanto

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, memimpin langsung prosesi pemakaman dan menyerahkan Surat Keputusan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada pihak keluarga almarhum.

Kronologi Kejadian: Teriakan “Rampok”

Menurut informasi yang diberikan oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, seluruh tahapan operasi penangkapan bandar narkoba di Katingan telah dilaksanakan secara matang dan sesuai prosedur standar operasional (SOP). Sebelum merangsek masuk ke lokasi penggerebekan, tim lapangan bahkan telah melakukan pemantauan intensif selama beberapa hari.

“Mereka tahu betul bagaimana situasi dan karakteristik yang ada di sana,” papar Iwan pada Selasa (7/7/2026). “Itu sudah dipersiapkan di satu titik, kemudian tim yang lain melakukan penindakan sesuai target berdasarkan informasi yang ada,” imbuhnya, menjelaskan keterlibatan Polwan karena salah satu buron merupakan seorang wanita.

Namun, skenario berubah ketika gembong narkoba berhasil diringkus. Jaringan pelaku seketika memprovokasi lingkungan sekitar dengan meneriakkan kata “rampok” hingga memicu kericuhan massal di desa terpencil tersebut. “Kemudian juga mengeluarkan senjata, yaitu senjata tajam dan juga senjata api panjang,” tandas Iwan.

Karena kalah jumlah secara signifikan dan mendapat serangan bertubi-tubi, petugas terpaksa mengambil keputusan taktis untuk mundur ke arah Sungai Katingan. Pada saat terjun ke sungai itu mereka sempat menepi dan berkumpul kembali. Di situ terlihat ada beberapa yang luka. “Tetapi ternyata serangan itu terus dilakukan oleh para pelaku sehingga anggota kami memutuskan untuk terjun lagi ke sungai,” sambungnya.

Dalam pelarian di arus sungai tersebut, satu personel tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara itu, dua anggota lainnya sempat disandera dan diamankan oleh jaringan narkoba sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Hingga saat ini, polisi baru berhasil mengamankan tiga pelaku penyerangan, sementara sisanya masih dalam pemburuan. “Saya sampaikan kepada para pelaku yang belum tertangkap, saya perintahkan untuk segera menyerahkan diri saja kepada kepolisian,” tegas Kapolda Kalteng.

Sosok Gembong Narkoba BIO: Residivis Berbahaya

Berdasarkan data yang dihimpun Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), sosok BIO yang menjadi pemantik insiden ini bukanlah pemain baru. Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, mengungkapkan bahwa BIO merupakan residivis kambuhan yang memang menjadi target operasi (TO) utama pihak kepolisian.

Uniknya, jaringan narkoba yang dikendalikan oleh BIO ini memiliki benteng pertahanan yang kuat karena dikelola oleh orang-orang yang masih memiliki ikatan hubungan keluarga. “Ini jaringan penting dalam narkoba. Soal statusnya gembong, bos, dan sebagainya biarkan nanti teman-teman penegakan hukum yang akan mengumumkan. Tapi ini jaringan penting dalam konteks narkoba,” ucap Choirul Anam di Mapolda Kalteng, Selasa (7/7/2026).

Kompolnas juga bergerak cepat mengumpulkan keterangan dari kepala desa hingga warga sekitar. Hasilnya, terkuak bahwa keluarga dan jaringan pelaku penyerangan polisi ini memiliki rekam jejak sosial yang sangat buruk serta kerap mengintimidasi lingkungan tempat tinggal mereka. “Ternyata menurut warga sekitar memang memiliki rekam sejarah sosial yang kurang baik. Banyak komplain terhadap keluarga tersebut,” lanjutnya, mencontohkan aksi pelaku yang pernah mendatangi rumah warga sambil menenteng senjata tajam hingga membuat ketakutan.

Melihat dampak fatal yang ditimbulkan, Kompolnas mendesak agar penyidik menjerat seluruh pelaku yang terlibat dengan pasal berlapis demi memberikan efek jera yang maksimal bagi para perintang penyidikan (obstruction of justice). “Kami pesan kepada penyidik untuk melakukan penegakan hukum semaksimal mungkin dengan pasal yang paling berat. Pemberantasan narkoba merupakan program prioritas nasional sehingga tindakan terhadap pelaku harus memberikan efek jera,” tandas Choirul Anam.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

Diduga Skandal Cinta Terlarang. Perselingkuhan Oknum Guru SD dan Pegawai Bank BUMN Terbongkar

By redaksi10 October 20262,147 Views

Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

By redaksi8 October 202613,131 Views

Gembong narkoba Basri ditangkap, punya aset kapal-apartemen

By adm_imr25 August 20262 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Ketika Kesejahteraan Guru Honorer Menentukan Masa Depan Mutu Pendidikan Sekolah Negeri Kita

Ketika Kesejahteraan Guru Honorer Menentukan Masa Depan Mutu Pendidikan Sekolah Negeri Kita

3 November 2026
Menatap Sisi Gelap Arena Olahraga Dunia Saat Mental Atlet Bertaruh Demi Medali Emas

Menatap Sisi Gelap Arena Olahraga Dunia Saat Mental Atlet Bertaruh Demi Medali Emas

3 November 2026
Menanamkan Kompas Moral Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Global

Menanamkan Kompas Moral Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Global

3 November 2026
Panduan Memilih Perlengkapan Pemula Hobi Fotografi Analog Seduh Kopi Hingga Memanggang Roti

Panduan Memilih Perlengkapan Pemula Hobi Fotografi Analog Seduh Kopi Hingga Memanggang Roti

3 November 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?