Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

    8 October 2026
    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    8 October 2026
    Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban

    Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban

    8 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Thursday, 8 October 2026
    Trending
    • Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!
    • Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
    • Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban
    • Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui
    • Bahaya Overtraining dan Pentingnya Pemulihan Aktif Bagi Kebugaran Tubuh Jangka Panjang
    • Seni Merawat Silaturahmi di Tengah Padatnya Jadwal Pekerjaan Kaum Urban
    • Keajaiban Rempah Nusantara: Rahasia Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Vitalitas Harian
    • Kemewahan Bursa Transfer Sepak Bola Dunia Kini Tunduk pada Aturan Transparansi Keuangan
    • Strategi Elegan Mengelola Stres Kerja Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental dan Produktivitas Anda
    • Menanam Akar Jiwa Islam pada Anak di Tengah Derasnya Gelombang Informasi Global
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Tradisi Pawai Obor Jodipan Menghidupkan Malam Takbiran Kota Malang

    Tradisi Pawai Obor Jodipan Menghidupkan Malam Takbiran Kota Malang

    adm_imradm_imr29 March 202610 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tradisi Pawai Obor di Jodipan Wetan, Malang

    Semarak perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah terasa kental di kampung Jodipan Wetan, Kota Malang, pada Jumat (20/3/2026). Warga setempat merayakannya dengan tradisi pawai obor yang menjadi bagian dari kegiatan tahunan menjelang hari raya. Kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat ikatan kebersamaan antar warga.

    Pawai obor ini dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Mereka berjalan sambil membawa obor yang menyala dan mengumandangkan takbir. Suasana religius semakin terasa dengan adanya gema takbir yang berkumandang sepanjang perjalanan. Tidak hanya itu, suara petasan sesekali terdengar, menambah kemeriahan malam takbiran.

    Kegiatan ini dimulai sejak selepas salat Isya, ketika warga berkumpul di titik awal pemberangkatan, yaitu di poros Jalan Jodipan Wetan Gang 1. Dengan membawa obor yang menyala, mereka berkeliling kampung sambil melantunkan takbir. Anak-anak tampak sangat antusias mengikuti pawai tersebut, meskipun harus membawa obor yang menyala. Mereka tetap dalam pengawasan orang dewasa agar tetap aman selama proses pawai berlangsung.

    Tradisi pawai obor ini telah menjadi rutinitas tahunan bagi warga Jodipan Wetan. Bahkan, banyak dari mereka yang menantikan momen ini setiap tahun. Menurut salah satu warga setempat, Muhammad Farid, pawai obor bukan hanya sekadar upacara, tetapi juga menjadi bentuk syiar dan sarana untuk menciptakan kebahagiaan di tengah masyarakat.

    “Setiap tahun pasti ada, dan anak-anak selalu paling semangat. Ini sudah jadi tradisi yang kami jaga bersama,” ujar Farid.

    Selain itu, pawai obor juga menjadi momen penting bagi warga yang tinggal di luar kota. Dana yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan pawai tahun ini sekitar Rp 10 juta, yang berasal dari iuran sukarela warga dan para perantau yang masih peduli terhadap kampung halamannya.

    “Anggaran sekitar Rp 10 juta, dari iuran teman-teman dan warga. Termasuk warga yang sudah di luar, tapi masih antusias ikut berkontribusi,” tambahnya.

    Pawai obor ini tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga menjadi simbol kuat kebersamaan warga dalam menyambut Idul Fitri. Melalui tradisi ini, nilai gotong royong dan kekompakan tetap terjaga, bahkan di tengah perkembangan kota yang semakin pesat.

    Beberapa titik kunci dalam pawai obor antara lain:

    • Awal Pawai: Pawai dimulai dari poros Jalan Jodipan Wetan Gang 1 setelah salat Isya.
    • Perjalanan: Peserta berjalan sambil membawa obor dan mengumandangkan takbir.
    • Puncak Perayaan: Saat rombongan melintasi depan Masjid Roisiyah, petasan dan kembang api dinyalakan.
    • Penutup: Pawai diakhiri dengan kembali ke Jalan Jodipan Wetan Gang 1, yang artinya kembali ke dalam kampung.

    Tujuan utama dari pawai obor adalah untuk mempererat kebersamaan warga sekaligus menghadirkan kebahagiaan di tengah masyarakat. “Ya intinya supaya warga Jodipan ini semakin guyub rukun dan bisa membahagiakan orang-orang di kampung,” ujar Farid.

    Tradisi ini membuktikan bahwa meskipun dunia modern semakin cepat berubah, nilai-nilai kebersamaan dan kerja sama tetap hidup dalam masyarakat. Pawai obor menjadi bukti nyata bahwa budaya lokal masih terjaga dan dilestarikan oleh generasi muda.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kepala SMPN 18 Malang Diperiksa Usai Dugaan Kekerasan terhadap Siswa

    By redaksi25 September 20264,441 Views

    Waspada Modus Pembeli Borongan, Toko Sembako Adib Nyaris Jadi Sasaran Penipuan

    By redaksi12 September 20267,034 Views

    Bukan jumlah, Mazda fokus pada optimalisasi dealer yang ada

    By adm_imr26 August 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Awalnya Dikira Selingkuh, Pengakuan Pegawai Taman Krida Budaya Ini Justru Bikin Syok!

    8 October 2026
    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    Menanamkan Nilai Islam pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

    8 October 2026
    Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban

    Seni Berburu Busana Vintage: Saat Thrifting Bertransformasi Menjadi Identitas dan Gaya Hidup Urban

    8 October 2026
    Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui

    Trik Sederhana Mengajarkan Literasi Keuangan Pada Anak Sejak Dini Tanpa Terkesan Menggurui

    8 October 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 February 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 June 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?