Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Arteta Bahagia, Arsenal Kalahkan Coventry, Tzolis Jadi Sorotan

    22 Agustus 2026

    Thailand Menarik Perhatian Pelajar Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Diperkuat

    22 Agustus 2026

    3 Bintang Film Spider-Man: Ada yang Cinlok Hingga Menikah!

    22 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 22 Agustus 2026
    Trending
    • Arteta Bahagia, Arsenal Kalahkan Coventry, Tzolis Jadi Sorotan
    • Thailand Menarik Perhatian Pelajar Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Diperkuat
    • 3 Bintang Film Spider-Man: Ada yang Cinlok Hingga Menikah!
    • 158 Sekolah di Tulungagung Belum Miliki Kepala Tetap, Proses Pengisian Tertunda
    • Dampak Karhutla, Disdik Berau Siapkan Belajar di Rumah
    • Terbongkar alasan Ruben Onsu jadi tersangka, unggahan terbaru Sarwendah jadi perhatian
    • Pemimpin DPRK Dogiyai Minta Pembentukan HAM Khusus Papua
    • Jadwal Kapal Pelni Tidar hingga 10 September 2026: Rute Maumere, Larantuka, Lewoleba, Kupang
    • Politeknik Negeri Kupang Perbarui Kurikulum Berbasis OBE untuk Tingkatkan Kompetensi Lulusan
    • Pengumuman Rekrutmen Relawan MotoGP 2026 di NTB, Cek 9 Posisi yang Dibutuhkan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Trump: Tidak Ada Lagi Negosiasi dengan Iran, Selat Hormuz Kembali Terbuka

    Trump: Tidak Ada Lagi Negosiasi dengan Iran, Selat Hormuz Kembali Terbuka

    adm_imradm_imr22 Agustus 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kondisi Tegang di Selat Hormuz

    Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan bahwa tidak ada pembicaraan atau komunikasi yang sedang berlangsung antara Washington dan Iran. Pernyataan ini disampaikan melalui platform Truth Social pada Rabu (19/8/2026), di tengah meningkatnya ketegangan terkait perang dan kondisi Selat Hormuz.

    Trump mengklaim bahwa negosiasi antara AS dan Iran telah dibatalkan. Menurutnya, tidak ada lagi pembicaraan dengan Republik Islam Iran setelah nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MOU) selama 60 hari antara Washington dan Teheran berakhir pada Senin. Ia juga menyatakan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap Iran masih diberlakukan sepenuhnya.

    “Tidak ada pembicaraan atau percakapan yang sedang berlangsung, atau dijadwalkan, dengan Republik Islam Iran,” tulis Trump dalam pernyataannya.

    Selain itu, Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz kini telah terbuka dan dapat dilalui kapal. Ia bahkan mengklaim seluruh ranjau laut di jalur strategis tersebut telah disingkirkan atau diledakkan.

    “Selat Hormuz terbuka dan beroperasi. Semua ranjau air telah disingkirkan atau diledakkan,” ujarnya.

    Penyangkalan dari Iran

    Pernyataan Trump mengenai kondisi Selat Hormuz langsung mendapat bantahan dari Iran. Teheran menegaskan bahwa jalur pelayaran strategis tersebut belum sepenuhnya dibuka. Iran menyatakan Selat Hormuz akan tetap ditutup sampai AS memenuhi sejumlah persyaratan yang sebelumnya tercantum dalam MOU.

    Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia karena menjadi jalur utama pengiriman minyak dari kawasan Teluk Persia menuju pasar internasional. Karena itu, ketegangan di kawasan tersebut dapat berdampak terhadap keamanan pelayaran dan harga energi global.

    Di tengah pernyataan Trump mengenai tidak adanya negosiasi, muncul pula informasi berbeda dari utusan Timur Tengah, Jared Kushner. Kushner membantah bahwa pembicaraan telah dihentikan. Menurutnya, diskusi antara pihak-pihak yang terlibat justru berlangsung semakin intens.

    Insiden Kapal Diserang di Dekat Oman

    Situasi di sekitar Selat Hormuz juga semakin tegang setelah sebuah kapal yang berlayar di dekat Oman dilaporkan terkena serangan. Menurut Pusat Informasi Maritim Gabungan, seorang anggota awak kapal tewas dalam insiden tersebut pada Selasa. UK Maritime Trade Operations (UKMTO) juga melaporkan sebuah kapal dihantam proyektil yang belum diketahui jenisnya. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian ruang mesin kapal. Seorang awak kapal juga dilaporkan mengalami cedera.

    Sumber keamanan maritim yang dikutip Reuters mengidentifikasi kapal tersebut sebagai Minoan Dignity, kapal pengangkut barang curah berbendera Liberia. Insiden ini menambah kekhawatiran terhadap keselamatan kapal-kapal komersial yang melintas di sekitar Selat Hormuz dan perairan Oman.

    UEA Tuduh Iran Luncurkan Rudal

    Ketegangan juga terjadi antara Iran dan Uni Emirat Arab (UEA). Pemerintah UEA menuduh Iran meluncurkan dua rudal balistik ke arah wilayahnya. Dalam pernyataannya, UEA mengatakan salah satu rudal jatuh di wilayah perairan teritorial negara tersebut. Sebelumnya, warga UEA menerima peringatan melalui telepon untuk menuju tempat aman di dalam bangunan yang terlindungi karena adanya potensi ancaman rudal.

    Peringatan tersebut disampaikan sekitar dua jam sebelum pemerintah UEA mengeluarkan pernyataan terkait dugaan serangan. Namun, Iran membantah tuduhan tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyebut tuduhan yang disampaikan UEA tidak berdasar.

    Ancaman Trump terhadap Oman

    Di tengah situasi tersebut, Trump juga dilaporkan mengeluarkan ancaman terhadap Oman. Menurut Fox News, Trump mengancam akan melakukan serangan besar terhadap Oman apabila negara tersebut dianggap menghalangi upaya negosiasi terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Oman sebelumnya memainkan peran penting dalam upaya diplomasi antara AS dan Iran.

    Iran bahkan mengatakan hampir mencapai kesepakatan dengan Oman untuk memastikan adanya jalur aman bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz. Namun, perbedaan sikap antara Washington dan Teheran membuat upaya tersebut masih menghadapi ketidakpastian.

    Klaim Trump tentang Komunikasi dengan IRGC

    Sebelumnya, Trump juga mengklaim AS memiliki jalur komunikasi rahasia dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC. Trump mengatakan dirinya tidak terburu-buru untuk mengakhiri perang dan membantah bahwa kebijakan pemerintahannya dipengaruhi oleh pemilihan umum paruh waktu AS yang akan berlangsung pada November.

    “Mereka pemain poker yang bagus, tapi mereka semakin tua. Saya tidak punya jadwal waktu. Saya tidak terburu-buru,” kata Trump.

    Namun, klaim mengenai adanya komunikasi rahasia antara AS dan IRGC kembali dibantah oleh pihak militer Iran. Seorang juru bicara yang dikutip Tasnim News, media yang memiliki hubungan dengan IRGC, mengatakan tidak ada pembicaraan antara pejabat IRGC dan pemerintah AS. Pihak IRGC menyebut klaim Trump mengenai komunikasi tersebut sebagai tuduhan yang tidak benar.

    Dengan adanya pernyataan yang saling bertentangan tersebut, kondisi hubungan AS dan Iran masih berada dalam situasi yang tidak menentu. Di satu sisi, Trump menyatakan tidak ada lagi pembicaraan dengan Iran dan blokade laut tetap diberlakukan. Di sisi lain, pejabat yang terlibat dalam diplomasi kawasan menyebut komunikasi masih berlangsung secara intens.

    Sementara itu, insiden serangan terhadap kapal dan dugaan peluncuran rudal semakin meningkatkan kekhawatiran mengenai keamanan di sekitar Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan energi paling strategis di dunia.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Thailand Menarik Perhatian Pelajar Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Diperkuat

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views

    Esmail Baghaei: Laporan Serangan ke UEA Tidak Beralasan, Waspadai Operasi Bendera Palsu

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views

    Trump Sebut Selat Hormuz Wilayah AS, Tegaskan Tidak Ada Dialog dengan Iran

    By adm_imr22 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Arteta Bahagia, Arsenal Kalahkan Coventry, Tzolis Jadi Sorotan

    22 Agustus 2026

    Thailand Menarik Perhatian Pelajar Indonesia, Kerja Sama Pendidikan Diperkuat

    22 Agustus 2026

    3 Bintang Film Spider-Man: Ada yang Cinlok Hingga Menikah!

    22 Agustus 2026

    158 Sekolah di Tulungagung Belum Miliki Kepala Tetap, Proses Pengisian Tertunda

    22 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?