Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Triumph Scrambler 400 XC: Mesin 39,5 Bhp dengan Gaya Klasik untuk Berkendara Off-Road!

    15 Februari 2026

    Hasil Tes Pramusim Moto2 2026 – Mario Aji Urutan ke-20, Lintasan Ditutup saat Dia Keluar

    15 Februari 2026

    Jebakan Penyerapan Padi

    15 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 15 Februari 2026
    Trending
    • Triumph Scrambler 400 XC: Mesin 39,5 Bhp dengan Gaya Klasik untuk Berkendara Off-Road!
    • Hasil Tes Pramusim Moto2 2026 – Mario Aji Urutan ke-20, Lintasan Ditutup saat Dia Keluar
    • Jebakan Penyerapan Padi
    • Infinix Note 50X 5G NFC 2026, Ponsel 5G Murah dengan Baterai Tahan Lama dan Fitur Lengkap untuk Milenial
    • Iuran Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian, SBY: Indonesia Harus Pahami Aturannya Terlebih Dahulu
    • MTN Seni Budaya Gelar 5 Pertunjukan Interdisiplin, Kemenbud: Investasi SDM Indonesia Menuju Emas 2045
    • Taksi listrik beroperasi di Bandung, tingkatkan mobilitas jelang Ramadan dan Lebaran
    • Gagal SNBP? BSI Buka Jalan Suksesmu
    • PB Gading Jaya Juara Turnamen Klub Mitra PB Djarum 2026
    • Promo Ramadan 2026: Harga Minyak Goreng Murah di Alfamart dan Indomaret Hari Ini
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Warga Kota Malang Kesal BPJS Tiba-Tiba Nonaktif, Harus Bayar Rp 150 Ribu Saat Periksa Gigi

    Warga Kota Malang Kesal BPJS Tiba-Tiba Nonaktif, Harus Bayar Rp 150 Ribu Saat Periksa Gigi

    adm_imradm_imr14 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Keluhan Warga Malang terhadap Status BPJS yang Tiba-Tiba Nonaktif

    Seorang warga Kelurahan Tunggulwulung, Kota Malang, Buadi, mengeluhkan layanan BPJS Kesehatan setelah cucunya yang berstatus peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) tiba-tiba tercatat nonaktif saat menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan. Kejadian ini menimbulkan kebingungan dan kesulitan finansial bagi keluarga.

    Buadi menceritakan bahwa cucunya mengalami sakit gigi dan harus diperiksa ke layanan kesehatan. Namun, setelah proses pemeriksaan selesai, keluarga terkejut karena sistem menunjukkan status kepesertaan BPJS cucunya tidak aktif. “Cucu saya sakit gigi, saat selesai periksa ternyata statusnya sudah nonaktif,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa selama ini semua layanan kesehatan cucunya selalu ditanggung penuh karena merupakan peserta PBI. “Biasanya tidak membayar karena PBI. Tapi kemarin karena nonaktif, ya harus bayar,” keluh Buadi.

    Biaya Perawatan yang Harus Dibayarkan

    Akibat dari status nonaktif tersebut, keluarga terpaksa membayar biaya perawatan senilai Rp 150 ribu. Hal ini menjadi beban tambahan bagi keluarga yang sebelumnya tidak pernah menghadapi situasi seperti ini.

    Buadi berharap pemerintah segera memperbaiki status kepesertaan cucunya dan menjelaskan posisi desil ekonomi keluarganya. Ia menilai perubahan status yang terjadi tanpa pemberitahuan membuat masyarakat bingung. “Keluarga anak saya itu masuk desil berapa, itu harus dijelaskan. Mereka juga nggak tahu kenapa bisa nonaktif,” ujarnya.

    Menurut Buadi, keluarga anaknya kini sudah memiliki Kartu Keluarga (KK) terpisah. Mantaninya bekerja sebagai ojek online, sehingga ia berharap kondisi ekonomi tersebut dapat dipertimbangkan dalam penentuan kelayakan PBI. “Dengan kondisi seperti itu saya berharap bisa segera dibantu karena kebutuhan kesehatan sangat diperlukan,” jelasnya.

    Langkah yang Dilakukan oleh Pemerintah

    Buadi juga mengaku telah melaporkan kejadian ini kepada salah satu anggota DPRD Kota Malang agar segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. “Semoga ini bisa segera diatasi,” pungkasnya.

    Kasus ini menambah daftar keluhan masyarakat terkait status BPJS nonaktif, yang sebelumnya juga sedang ditangani Pemkot Malang melalui proses verifikasi dan validasi data peserta. Pemerintah memastikan peserta yang masih layak sebagai PBI dapat direaktivasi setelah melalui pengecekan administrasi.

    Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso menjelaskan penonaktifan berdasar SK Kemensos 3/HUK/2026. Erik mengatakan dinas terkait sedang koordinasi untuk mengatasi status non aktif. “Sedang kami diskusikan antara Dinsos dan Dinkes untuk langkah cepat reaktivasi data yang belum termasuk diaktivasi Kemensos 9 Februari 2026,” paparnya.

    Erik menambahkan, sambil proses reaktivasi, bagi warga yang butuh layanan tetap dilakukan oleh Dinsos P3P2KB, persetujuan Pusdatin Kemensos, lalu aktivasi BPJS Kesehatan.

    Tantangan dan Kebutuhan Masyarakat

    Permasalahan ini menunjukkan pentingnya transparansi dan komunikasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga membutuhkan penjelasan yang jelas mengenai alasan penonaktifan status kepesertaan BPJS serta mekanisme pengajuan ulang.

    Banyak warga merasa tidak siap dengan perubahan status yang tiba-tiba, terutama ketika mereka bergantung pada layanan kesehatan yang gratis. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih besar dari pihak terkait untuk memastikan bahwa setiap keluarga yang layak menerima bantuan iuran BPJS tetap mendapat perlindungan kesehatan yang layak.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Sejarah Kota Blitar: Dari Legenda Majapahit ke Kota Proklamator

    By adm_imr15 Februari 20260 Views

    4 Jadwal Kereta Yogyakarta–Malang Paling Stabil, Pilihan Favorit Penumpang Hemat

    By adm_imr14 Februari 20261 Views

    Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 Pasuruan, Jawa Timur Lengkap 30 Hari

    By adm_imr14 Februari 20263 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Triumph Scrambler 400 XC: Mesin 39,5 Bhp dengan Gaya Klasik untuk Berkendara Off-Road!

    15 Februari 2026

    Hasil Tes Pramusim Moto2 2026 – Mario Aji Urutan ke-20, Lintasan Ditutup saat Dia Keluar

    15 Februari 2026

    Jebakan Penyerapan Padi

    15 Februari 2026

    Infinix Note 50X 5G NFC 2026, Ponsel 5G Murah dengan Baterai Tahan Lama dan Fitur Lengkap untuk Milenial

    15 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?