Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    7 desain rumah 5×7 meter di desa yang bikin hunian kecil terasa luas, modern, dan nyaman

    13 Maret 2026

    Cek Kalender 2025: Tanggal Jawa Minggu Wage 8 Maret 2026 Lengkap Neptu, Pasaran, Weton

    13 Maret 2026

    Borneo FC Hancurkan Persebaya 5-1, Pesut Etam Jauhi Persib di Puncak Klasemen

    13 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 13 Maret 2026
    Trending
    • 7 desain rumah 5×7 meter di desa yang bikin hunian kecil terasa luas, modern, dan nyaman
    • Cek Kalender 2025: Tanggal Jawa Minggu Wage 8 Maret 2026 Lengkap Neptu, Pasaran, Weton
    • Borneo FC Hancurkan Persebaya 5-1, Pesut Etam Jauhi Persib di Puncak Klasemen
    • Delpedro Dibebaskan, Komnas HAM Ingatkan Polri Jangan Tindas Pengkritik
    • 5 Tips untuk Latihan Kardio yang Efektif saat Berjalan Kaki
    • Kabar Terbaru: Serangan Dahsyat Iran vs Amerika-Israel di Dubai dan Kilang Minyak Haifa
    • Iran: Kestabilan Global dan Dampak Ekonomi di Tanah Air
    • 32 Balok Timah Disita di Polda Bangka Belitung, Ini Fakta Terbaru
    • 7 Amalan Sunnah Setelah Sahur yang Sering Terlewat, Pahalanya Menggapai Langit
    • 8 rekomendasi pelembap minyak untuk kulit berminyak ibu hamil
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»Warga Kota Malang Kesal BPJS Tiba-Tiba Nonaktif, Harus Bayar Rp 150 Ribu Saat Periksa Gigi

    Warga Kota Malang Kesal BPJS Tiba-Tiba Nonaktif, Harus Bayar Rp 150 Ribu Saat Periksa Gigi

    adm_imradm_imr14 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Keluhan Warga Malang terhadap Status BPJS yang Tiba-Tiba Nonaktif

    Seorang warga Kelurahan Tunggulwulung, Kota Malang, Buadi, mengeluhkan layanan BPJS Kesehatan setelah cucunya yang berstatus peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) tiba-tiba tercatat nonaktif saat menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan. Kejadian ini menimbulkan kebingungan dan kesulitan finansial bagi keluarga.

    Buadi menceritakan bahwa cucunya mengalami sakit gigi dan harus diperiksa ke layanan kesehatan. Namun, setelah proses pemeriksaan selesai, keluarga terkejut karena sistem menunjukkan status kepesertaan BPJS cucunya tidak aktif. “Cucu saya sakit gigi, saat selesai periksa ternyata statusnya sudah nonaktif,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa selama ini semua layanan kesehatan cucunya selalu ditanggung penuh karena merupakan peserta PBI. “Biasanya tidak membayar karena PBI. Tapi kemarin karena nonaktif, ya harus bayar,” keluh Buadi.

    Biaya Perawatan yang Harus Dibayarkan

    Akibat dari status nonaktif tersebut, keluarga terpaksa membayar biaya perawatan senilai Rp 150 ribu. Hal ini menjadi beban tambahan bagi keluarga yang sebelumnya tidak pernah menghadapi situasi seperti ini.

    Buadi berharap pemerintah segera memperbaiki status kepesertaan cucunya dan menjelaskan posisi desil ekonomi keluarganya. Ia menilai perubahan status yang terjadi tanpa pemberitahuan membuat masyarakat bingung. “Keluarga anak saya itu masuk desil berapa, itu harus dijelaskan. Mereka juga nggak tahu kenapa bisa nonaktif,” ujarnya.

    Menurut Buadi, keluarga anaknya kini sudah memiliki Kartu Keluarga (KK) terpisah. Mantaninya bekerja sebagai ojek online, sehingga ia berharap kondisi ekonomi tersebut dapat dipertimbangkan dalam penentuan kelayakan PBI. “Dengan kondisi seperti itu saya berharap bisa segera dibantu karena kebutuhan kesehatan sangat diperlukan,” jelasnya.

    Langkah yang Dilakukan oleh Pemerintah

    Buadi juga mengaku telah melaporkan kejadian ini kepada salah satu anggota DPRD Kota Malang agar segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. “Semoga ini bisa segera diatasi,” pungkasnya.

    Kasus ini menambah daftar keluhan masyarakat terkait status BPJS nonaktif, yang sebelumnya juga sedang ditangani Pemkot Malang melalui proses verifikasi dan validasi data peserta. Pemerintah memastikan peserta yang masih layak sebagai PBI dapat direaktivasi setelah melalui pengecekan administrasi.

    Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso menjelaskan penonaktifan berdasar SK Kemensos 3/HUK/2026. Erik mengatakan dinas terkait sedang koordinasi untuk mengatasi status non aktif. “Sedang kami diskusikan antara Dinsos dan Dinkes untuk langkah cepat reaktivasi data yang belum termasuk diaktivasi Kemensos 9 Februari 2026,” paparnya.

    Erik menambahkan, sambil proses reaktivasi, bagi warga yang butuh layanan tetap dilakukan oleh Dinsos P3P2KB, persetujuan Pusdatin Kemensos, lalu aktivasi BPJS Kesehatan.

    Tantangan dan Kebutuhan Masyarakat

    Permasalahan ini menunjukkan pentingnya transparansi dan komunikasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga membutuhkan penjelasan yang jelas mengenai alasan penonaktifan status kepesertaan BPJS serta mekanisme pengajuan ulang.

    Banyak warga merasa tidak siap dengan perubahan status yang tiba-tiba, terutama ketika mereka bergantung pada layanan kesehatan yang gratis. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih besar dari pihak terkait untuk memastikan bahwa setiap keluarga yang layak menerima bantuan iuran BPJS tetap mendapat perlindungan kesehatan yang layak.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Menteri Agama Nasaruddin Umar Berkeliling Jatim, Sosialisasi Pembentukan Ditjen Pesantren di Pasuruan

    By adm_imr13 Maret 20261 Views

    Menteri Agama Nasaruddin Umar Berkunjung ke Pesantren di Pasuruan untuk Sosialisasi Rencana Ditjen Pesantren

    By adm_imr12 Maret 20261 Views

    Dampak Perang Iran-Israel-AS dan Tutupan Selat Hormuz Sampai Malang, Warga Antre Isi Bensin Penuh

    By adm_imr12 Maret 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    7 desain rumah 5×7 meter di desa yang bikin hunian kecil terasa luas, modern, dan nyaman

    13 Maret 2026

    Cek Kalender 2025: Tanggal Jawa Minggu Wage 8 Maret 2026 Lengkap Neptu, Pasaran, Weton

    13 Maret 2026

    Borneo FC Hancurkan Persebaya 5-1, Pesut Etam Jauhi Persib di Puncak Klasemen

    13 Maret 2026

    Delpedro Dibebaskan, Komnas HAM Ingatkan Polri Jangan Tindas Pengkritik

    13 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?